1 JANGAN MENYERAH
( DINA KD )
" Aku mencintaimu,Pak masumi " hampir sepelan angin
yang berdesir seakan kalah oleh debur ombak yang mengalun tiada berhenti
" aku benar benar mencintai anda " katanya lagi sambil memandang lelaki
dihadapannya yang tampak kabur karena tirai air mata yang mengalir "
bersama atau tidak ,ada atau tidak tak kan mengubah perasaanku pada anda
,jadi ......aku mohon ...jangan ucapkan kata berpisah .....karena aku
bisa mati "
“ pergilah ke Izu ,Nona akan bertemu dengan
seseorang yang anda cari “ kata pria itu pelan ,menatap Maya yang Nampak
pucat . Maya membeliakkan matanya yang sembab . “ Apa yang anda cari
ada di Izu ,mungkin ini kesempatan terakhir anda untuk bertemu
dengannya “kata Hijiri sekali lagi “ Tidakkah anda ingin bertemu Mawar
Ungu “
***************
Udara malam yang dingin menyambut Maya di Izu
malam ini ,Angin mengibarkan rambut Maya, Ia mempercepat langkah kakinya
. Langkah kakinya terhenti ketika melihat pria yang dicintainya
memandang langit malam yang suram . Kesedihannya Nampak diseluruh
tubuhnya ,seakan hanya angin yang mampu meredamkan gejolak yang terjadi
di jiwanya .
udara malam menusuk hingga ke relung hati ,Maya
memandang pantai yang gelap ,ia menatap langit yang kelam ,angin
mengeringkan air mata yang sedari tadi mengalir . Maya mendesah " Angin
....tak bisakah kau sampaikan perasanku " setetes air mengenai wajahnya
yang sarat kesedihan "hujan ........turunkan air mengalirkan perasaanku
padanya " . Tiba tiba ia mendengar suara langkah kaki .Walau dalam
gelapnya malam ia mengenalinya bayangan yang mendekat " waktu ......
Tak bisakah membantuku …….bisakah kamu melindungi perasaannya ,pria yang
lebih penting bahkan dari hidupku .karna aku tak ingin mengucapkan kata
kata perpisahan dengannya "
“ Mungil ………” kata Masumi , Melihat wanita yang
dicintai berdiri di depannya ,hati Masumi seperti tercabik cabik .
Wanita dihadapannya adalah wanita yang ia damba lebih dari apa pun .
Hatinya seakan terbelah antara tanggung jawab atau……..wanita di
hadapannya .
Air mata Maya kembali mengalir .Sekali lagi ia
melihat kearah laut yang kelam. “ mawar ungu …….. anda tahu aku berjanji
padanya untuk menjadi bidadari merah terhebat . Apa anda tahu selama
ini aku bertahan karena mawar ungu . Aku tak peduli dunia berkata apa
tentangku selama mawar ungu mempercayaiku, tak peduli kesempatan aku
hanya 1 % atau 50 % atau 100 % selama dia mempercayainya ,aku akan
berjuang ,aku akan melawan ,aku akan bertahan ….hanya untuknya .
Masumi yang memandang laut tersenyum getir “ kamu
mengatahuinya …… kau mengatahuinya ……apa hijiri yang memberi tahumu “
katanya lagi . Maya mengembangkan senyum walau air matanya masih saja
mengalir “ tanpa diberitahu pun aku sudah tahu bahwa anda lah Mawar Ungu
“ Untuk pertama kali di malam itu senyum Maya mengembang “ tak perlu
menjadi jenius untuk mengatahui andalah Mawar Ungu “
“ hahahahaha ……” Masumi tertawa ,tapi sejurus kemudian entah
kenapa tawa itu berubah menjadi keheningan .Keduanya memandang lautan
yang diiringi nyanyian debur ombak yang entah kenapa seakan menyampaikan
kesedihan mereka .
“ Mungil ….. maafkan aku. Aku benar benar minta maaf ….. aku
……aku …..” Masumi tak bisa meneruskannya ,kali ini air mata Pak masumi
runtuh . tangannya mengepal berusaha menahan kesedihan yang membuncah di
dadanya . Tak tahu bagaimana caranya menyampaikan perasaannya .
Keputusannya kali ini tidak hanya melukai wanita yang dia cintai tapi
melukai hatinya .” hanya ……. Lupakan saja aku “ lanjutnya pelan .
keheningan kembali menyelimuti keduanya .
“ Pak masumi selama di perjalanan ke Izu ,aku memikirkannya
…… kenangan apa yang beharga terjadi sepanjang hidupku . Apakah anda
tahu kenangan berharga milikku dipenuhi oleh anda atau berkat anda .
Jadi bagaimana aku bisa melupakan anda …… bisakah anda melupakanku ? “
Masumi menghela nafasnya panjang “ kamu tahu jawabnya Maya
,walau pun aku bisa mengatakan sebaliknya tapi …….sejujurnya ……… aku tak
kan bisa melupakanmu “ Masumi memejamkan matanya ,tangannya kembali
mengepal sembari menguatkan dirinya " Aku mencintaimu,Pak masumi "
hampir sepelan angin yang berdesir seakan kalah oleh debur ombak yang
mengalun tiada berhenti " aku benar benar mencintai anda " katanya lagi
sambil memandang lelaki dihadapannya yang tampak kabur karena tirai air
mata yang mengalir " bersama atau tidak ,ada atau tidak tak kan mengubah
perasaanku pada anda ,jadi ......aku mohon ...jangan ucapkan kata
berpisah .....karena aku bisa mati "
“ Maya ……..” kata Masumi ,tapi kata katanya tertahan ,seakan
baru menyadari keadaan Maya , gadis itu Nampak gemetar dari ujung kaki
hingga rambutnya ,walaupun gelap Masumi yakin wajah gadis yang dicintai
pucat pasi ,dipeluknya gadis itu , kehangatan dan wangi Maya
menyelimutinya ,dan entah bagaimana bisa menenangkan perasaannya yang
terombang ambing yang mengendap dalam hatinya .Gadis dalam pelukannya
yang ia cintai tapi apa yang harus dilakukan pada Shiori . Rasa bersalah
yang membuat memilih keputusan ini .Tapi sekarang saat Maya
dipelukannya ,merasakan kehangatan .kesedihan dan air mata Maya . Ia tak
yakin sanggup menjalankan pilihannya .
“Apa yang harus aku lakukan Mungil , laki laki macam apa aku
ini bila aku meninggal kan Shiori ,ia sakit gara gara aku “ kata Masumi .
Maya mendongakkan wajahnya “ lalu wanita macam aku ini bila mengatahui
pria dicintainya menuju jurang kehancuran tanpa mencegahnya “ .
Dipeluknya pria yang dicintai itu semakin erat menikmati moment ini .”
Aku tak pernah meminta anda meninggalkannya , aku juga tidak meminta
untuk memilihku saat ini . Aku hanya minta …… jangan menyerah ……aku
mohon …jangan menyerah . Tak peduli berapa lama yang anda butuhkan ,aku
akan tetap menanti “
“Mungil …..” kata Masumi pelan ,ia tak bisa mengatakan apa
apa . Gadis dalam pelukannya begitu mencintainya ,begitu mempercayainya .
Perasaan Masumi melambung , walau Masumi mengatahui perasaan Shiori
tapi Masumi malah menganggapnya sebagai beban tapi berbeda dengan Maya ,
Ia seakan melayang ke langit ke tujuh .
Ia memandang wajah gadis yang dipeluknya dan entah siapa yang
memulai wajah mereka semakin mendekat . Lalu Masumi mencium gadis itu
,dan keberadaan mereka berdua seakan menghilang dalam hangatnya pelukan.
Maya tak yakin bagaimana wajahnya yang terasa panas ,ia masih
mencengkram jas Masumi ,tangannya masih gemetar . Tapi hal yang
membuatnya sedikit bersyukur tangan masami tak kalah gemetar .Sedangkan
wajahnya masih tersembunyi didada Masumi . Ia dapat merasakan bibir
Masumi yang menempel di puncak kepalanya . Menyadarinya dan mengingat
bibir masumi membuatnya Maya gemetar kembali.
Masumi mempererat pelukannya ,saat menyadari Maya gemetar “
dingin ……” Tanya nya pelan ,Maya hanya menggeleng pelan . “ Maya ……aku
merasa tak adil jika memintamu menunggu tapi …..aku tak akan menyerah
…..selama kamu nenungguku ….aku tak akan menyerah ….. aku akan berjuang ,
Badai ini mungkin lama dan berliku tapi aku akan memintamu sekali lagi
untuk mempercayaiku .” Maya melonggarkan pelukannya ,dan memandaang
Masumi dan tersenyum manis “aku mempercayai anda ,aku selalu mempercayai
anda ,apa anda tahu aku perna menyadari sejak kapan menyukai anda ,apa
sejak kita berperahu di taman di musim panas itu ,atau saat anda di
planetarium malam itu atau …….. saat anda membantuku mencarikan tempat
dudukku di gedung itu ,tapi yang membuatku kuat kali ini bukan itu
…..yang membuatku bertahan kali ini …..” tiba tiba Maya mengerutkan
dahinya seakan akan berpikir dan sekali lagi menyembunyikan wajahnya di
dada masumi dan berbisik “ mengetahui perasaan anda yang belum pernah
anda ungkapkan “
“ ahh …..” kata Masumi pelan . Saat ia menyadari bahwa dia
belum mengungkapkan perasaannya . Dan entah kenapa wajah Masumi memerah ,
ia menjauhkan badan Maya ,ia mendongakkan wajah Maya yang sudah seperti
tomat masak “aku mencintaimu Maya Kitajima , aku benar benar
mencintaimu sekarang dan selamanya “
Maya memeluk Masumi kembali ,ia merasakan kebahagiaan yang
luar biasa tak peduli apa yang terjadi hari esok . hari ini Masumi
miliknya dan kebahagiaan dan moment ini adalah miliknya dan tak seorang
pun yang bisa merebutnya . Entah itu Shiori atau bahkan Eisuke .
( the End )
Fiction about me
story.....in My Mind
Rabu, 29 Mei 2013
Senin, 16 Juli 2012
The Owner of my Heart
Note : cerita disaat Maya & Masumi sesaat dan setelah pelayaran semalam Astoria
" Ah...pulau " kata Masumi ketika Astoria mendekati sebuah daratan , " Kita sudah diujung pelayaran kita akan kembali pulang " Masumi menunjuk ke arah daratan " itu semenanjung Izu " kata Masumi kemudian kepada Maya yang berdiri di dekatnya ,Masumi memandang daratan dan bercerita " Di pesisir pulau itu ada 'tempat persembunyianku ' " Maya terkejut dan bertanya " tempat persembunyian ?" .
Masumi tersenyum sambil meneruskan ceritanya " tempat persembunyianku adalah sebuah villa , tempat dimana aku bisa bebas ,hanya beberapa penduduk lokal yang tahu ,bahkan ayah medkipun ada beberapa pengecualian " kata Masumi . Maya memucat " Nona Shiori " ketika Masumi bahwa ada yang tahu tempat persenbunyian Masumi dan entah kenapa hal itu membuat Maya cemburu mengetahui bahwa Shiori ( si mak lampir berjambul ....>< ) mengetahui beberapa hal mengenai Masumi yang bahkan olehnya tidak diketahui .Hal itu membuat Maya terdiam .
Masumi menyadari Maya yang tiba tiba membisu dan bertanya " ada apa ? " tanyanya ke maya ,Maya segera menjawab '" tidak apa apa " lalu berusaha mengalihkan perhatian Masumi dengan bertanya "Villa itu tempatnya seperti apa "birunya laut terpantul di lautan pasific ......aku datang ke sana pada hari Minggu atau kapan pun saat aku ingin mendinginkan kepalaku .Berjalan telanjang di atas pasir putih hingga berbunyi ,pasirnya terasa agak dingin ....sangat menyenangkan berjalan diatasnya "
Maya mendengarkan dengan asyiknya sesekali menimpali ,maya mengamati wajah masumi yang nampak lain dari biasanya ,tak lagi ada kesan dingin malah Masumi nampak santai .Tiba tiba Masumi bertanya "Kapan kapan maukah kau kesana denganku ?" Maya begitu terkejut sehingga ia hanya memandang masumi sambil berpikir 'Eh ...Barusan pak masumi Bilang apa ? '
Tapi Maya hanya melihat Masumi yang sedikit tersipu yang seakan ucapan yang ia keluarkan tidak
disengaja (keprucut bahasa jawanya ,>< bahasa Indonesia nya apa ya ) .Masumi tersipu dengan tangan menutup mulutnya " Ah .....Tidak lupakan saja " kata Masumi yang masih canggung ,tapi kemudian Ia malah terkejut ketika Maya menjawab " Bolehkah ?" kata Maya " Ke tempat yang sangat penting bagi Pak Masumi ,bolehkan ?" tanyanya sekali lagi " Saya ingin berjalan diatas pasir putih ,melihat kepiting yang menyemburkan busa dan melihat bintang bintang dari teras " lanjutnya sambil tersenyum .
Masumi masih nampak tersipu ketika bertanya " apakah kau tidak keberatan ? Karena hanya ada aku sendiri ...." Maya terdiam dengan wajah memerah seperti tomat dalam hatinya dia berpikir ' Pak Masumi sendiri ! Hanya berdua saja dengannya di villa itu ",hatinya semakin berdebar saat iya menyadari sesuatu 'Pastinya aku tidak pulang malam itu ? Pasti ...... malam itu ......', Maya tidak berani membayangkannya ,setelah terdiam beberapa saat"Baiklah,sayapun akan datang sendiri pak Masumi .
Masumi tertegun karena terkjut dan gembira ,ia memandang Maya lekat lekat diamati wajah kekasihnya yang bersemu merah lalu dengan suara setengah berbisik" Benarkah ?Tidak apa apa ? kata Masumi seolah meyakinkan dirinya sendiri " ya ,Pak masumi " kata Maya pelan sambil memandang Pak Masumi . Seakan akan terhipnotis mereka saling memandang dalam diam seakan merajut kata tanpa suara " Aku adalah dirimu yang satunya .......dirimu adalah diriku yang satunya ........"
Para penumpang mulai bangun dan beranjak menuju ke restauran ,tapi Maya dan Masumi tidak beranjak dari dek .Mereka menyadari pelayaran hampir berakhir walaupun ingin ,mereka sadar untuk berduaan kembali seperti ini di masa mendatang pasti sulit .Mereka berdua tetap di dek yang sepi dari pengunjung "sungguh aneh ya .......bersamamu aku merasa bebas ,aku merasa bisa melakukan apa pun tanpa berbohong." Maya mendengarkannya " Usia kita berbeda 11 tahun,tumbuh dan besar di lingkungan yang berbeda ......tapi kenapa aku merasa nyaman ? Aku sendiri tidak mempercayainya ...." lanjut Pak Masumi . Maya tiba tiba menggeserkan badannya ,merapat ke tubuh Masumi dengan wajah kembali bersemu merah ,dan ternyata wajah Masumi juga tak kalah merahnya .Masumi meraih pundak Maya dan merangkulnya .Sama seperti Maya ,Masumi pun ingin waktu berhenti .
Masumi tersenyum sambil meneruskan ceritanya " tempat persembunyianku adalah sebuah villa , tempat dimana aku bisa bebas ,hanya beberapa penduduk lokal yang tahu ,bahkan ayah medkipun ada beberapa pengecualian " kata Masumi . Maya memucat " Nona Shiori " ketika Masumi bahwa ada yang tahu tempat persenbunyian Masumi dan entah kenapa hal itu membuat Maya cemburu mengetahui bahwa Shiori ( si mak lampir berjambul ....>< ) mengetahui beberapa hal mengenai Masumi yang bahkan olehnya tidak diketahui .Hal itu membuat Maya terdiam .
Masumi menyadari Maya yang tiba tiba membisu dan bertanya " ada apa ? " tanyanya ke maya ,Maya segera menjawab '" tidak apa apa " lalu berusaha mengalihkan perhatian Masumi dengan bertanya "Villa itu tempatnya seperti apa "birunya laut terpantul di lautan pasific ......aku datang ke sana pada hari Minggu atau kapan pun saat aku ingin mendinginkan kepalaku .Berjalan telanjang di atas pasir putih hingga berbunyi ,pasirnya terasa agak dingin ....sangat menyenangkan berjalan diatasnya "
Maya mendengarkan dengan asyiknya sesekali menimpali ,maya mengamati wajah masumi yang nampak lain dari biasanya ,tak lagi ada kesan dingin malah Masumi nampak santai .Tiba tiba Masumi bertanya "Kapan kapan maukah kau kesana denganku ?" Maya begitu terkejut sehingga ia hanya memandang masumi sambil berpikir 'Eh ...Barusan pak masumi Bilang apa ? '
Tapi Maya hanya melihat Masumi yang sedikit tersipu yang seakan ucapan yang ia keluarkan tidak
disengaja (keprucut bahasa jawanya ,>< bahasa Indonesia nya apa ya ) .Masumi tersipu dengan tangan menutup mulutnya " Ah .....Tidak lupakan saja " kata Masumi yang masih canggung ,tapi kemudian Ia malah terkejut ketika Maya menjawab " Bolehkah ?" kata Maya " Ke tempat yang sangat penting bagi Pak Masumi ,bolehkan ?" tanyanya sekali lagi " Saya ingin berjalan diatas pasir putih ,melihat kepiting yang menyemburkan busa dan melihat bintang bintang dari teras " lanjutnya sambil tersenyum .
Masumi masih nampak tersipu ketika bertanya " apakah kau tidak keberatan ? Karena hanya ada aku sendiri ...." Maya terdiam dengan wajah memerah seperti tomat dalam hatinya dia berpikir ' Pak Masumi sendiri ! Hanya berdua saja dengannya di villa itu ",hatinya semakin berdebar saat iya menyadari sesuatu 'Pastinya aku tidak pulang malam itu ? Pasti ...... malam itu ......', Maya tidak berani membayangkannya ,setelah terdiam beberapa saat"Baiklah,sayapun akan datang sendiri pak Masumi .
Masumi tertegun karena terkjut dan gembira ,ia memandang Maya lekat lekat diamati wajah kekasihnya yang bersemu merah lalu dengan suara setengah berbisik" Benarkah ?Tidak apa apa ? kata Masumi seolah meyakinkan dirinya sendiri " ya ,Pak masumi " kata Maya pelan sambil memandang Pak Masumi . Seakan akan terhipnotis mereka saling memandang dalam diam seakan merajut kata tanpa suara " Aku adalah dirimu yang satunya .......dirimu adalah diriku yang satunya ........"
Para penumpang mulai bangun dan beranjak menuju ke restauran ,tapi Maya dan Masumi tidak beranjak dari dek .Mereka menyadari pelayaran hampir berakhir walaupun ingin ,mereka sadar untuk berduaan kembali seperti ini di masa mendatang pasti sulit .Mereka berdua tetap di dek yang sepi dari pengunjung "sungguh aneh ya .......bersamamu aku merasa bebas ,aku merasa bisa melakukan apa pun tanpa berbohong." Maya mendengarkannya " Usia kita berbeda 11 tahun,tumbuh dan besar di lingkungan yang berbeda ......tapi kenapa aku merasa nyaman ? Aku sendiri tidak mempercayainya ...." lanjut Pak Masumi . Maya tiba tiba menggeserkan badannya ,merapat ke tubuh Masumi dengan wajah kembali bersemu merah ,dan ternyata wajah Masumi juga tak kalah merahnya .Masumi meraih pundak Maya dan merangkulnya .Sama seperti Maya ,Masumi pun ingin waktu berhenti .
************************
Maya memandang keluar dari jendela kamar ,Rei sedang pulang ke rumah orang tuanya ,malam ini Maya sendirian di apertementnya yang kecil ,bukan karena Rei pergi ia merasa kesepian tapi karena ia tidak bisa bertemu dengan Masumi .Maya merasa gelisah rasa rindu di dada rasanya tak tertahan tanpa terasa dua butir air mata jatuh dari matanya .
Banyak yang terjadi Koji yang kecelakaan sedangkan pentas uji coba Bidadari Merah sebentar lagi ,tapi Koji sendiri memang pantang menyerah dalam beberapa hari ia mulai berlatih walau pun Maya tahu bahwa kaki kiri dan badannya pasti sakit semua .Dan karena kecelakaan itu Koji seperti memahami sesuatu tentang Isshin yang membuat Isshin nya semakin sempurna .
Maya memandang langit ,sepertinya langit pun tidak berpihak dengannya ,karena tak satu bintang terlihat ,dalam gundah Maya menutup jendela sambil berharap semoga ia memimpikan kembali Masumi dan dirinya di atas kapal Astoria,seperti yang terjadi hampir setiap malam
*****************
Besok hari terpenting buat Maya ,akhirnya ia akan menjadi Bidadari Merah ,ia berada lapangan kosong yang akan digunakan sebagai tempat pementasan . 'Khas Bu Mayuko ' desah Maya ,Maya dapat menebak bahwa hingga hari pementasan besok para pemain tak kan pernah tau apa seperti apa setting yang akan digunakan .
Maya tersenyum ketika melihat Ayumi dan Bu Utako berbincang bincang diujung ,Maya berjalan ke arah mereka dan menyapa keduanya .Maya dan Ayumi tidak nampak seperti bersaing ,malah seperti sahabat lama yang bertemu dan mengobrol . Beberapa kali tawa mereka keluar membuat paparazi dan wartawan tampak sibuk megabadikan moment tersebut.
Berbeda dengan bintang utama yang nampak akrab ,Koji dan pak Korunuma nampak berhadapan dengan Pak Onodera dan bintang veteran Akeme Kei yang nampak sedikit meremehkan Koji yang masih berjalan dengan sedikit pincang ." Eh ...nak ,kamu yakin bisa memerankan Isshin dengan kakimu seperti itu ?" dengan nada mengejek Akeme kei bertanya pada Koji .
Dasar koji bukannya merasa diejek iya malah tersenyum yang menambah ketampanan wajahnya ,bahkan beberapa artis dari pihak Onodera tampak terpesona dan mendesah tanpa sadar.Membuat Akeme Kei sedikit sadar dari segi fisik dia kalah dengan Koji dan sebagus apa pun ia berakting ia tidak dapat membangun cemestri dengan Ayumi yang notabene seumuran dengan putrinya ( udah tuwir sie ....jadi Ayumi rada males ......mungkin wajah akeme harus ditempeli foto Hammil ,biar Ayumi semangat ) . " Jangan kuatir Pak Akeme ,saya malah dalam kondisi prima untuk memainkan Isshin ,sebaliknya bapak jangan lupa minum obat kuat agar tidak kelelahan " kata Koji sambil memamerkan senyum terbaiknya .Pak Korunuma mengubah suara tawanya menjadi batuk batuk ketika melihat kedua orang yang ada di depannya melotot.Tanpa berkata apa apa keduanya beranjak menjauh.
Begitu mereka menghilang Pak korunuma memukul kepala Koji dengan Naskah yang dibawanya 'PLAK' .Dan Koji hanya bisa mengaduh sambil memegang kepalanya yang kena pukul " Apa yang kamu lakukan ,bagaimana juga kamu harus menghormati mereka karena mereka lebih tua dan mereka adalah seniormu !!"
"Jadi maksud bapak ,aku harus diam saja ,aku yakin bila diberi kesempatan ,mereka kan menghina habis habisan sepanjang pertemuan ,ini sepanjang siang atau bahkan sampe besok " kata Koji membela diri .Kemudian ia mencondongkan badan dan berbisik "Bukannya bapak yang tertawa tadi ? " Pak korunuma hanya bisa mendengus dan menarik Koji menuju tempat konfrensi press yang mulai dipadati orang orang .
****************
note : ^^ mohon maaf untuk adegan pementasan sengaja saya skip .....terusterang nggak berani dialog yang penuh makna bisa hancur kalo yang nulis jadi harap makhlum.
Suasana di sekitar panggung masih sunyi .Para penonton masih terhipnotis dengan Bidadari Merah Ayumi yang sempurna menurut penonton .Bidadari Merah Ayumi nampak hidup karena keluwesan Ayumi dalam bergerak ,keangunan dan kecantikan Ayumi dan teknik yang dikuasai Ayumi benar benar hebat . Ayumi memang 'berakting' dengan sempurna sebagai Bidadari Merah . Terlihat Pak Onodera yang nampak puas dan ia merasa yakin dengan Ayumi dan Akeme akan memenangkan hak pementasan Bidadari Merah.
Maya bersiap ,Ia sudah menggunakan kostum Bidadri Merah , ia membiarkan dirinya menatap cermin " Aku bidadari Merah .....Isshin adalah Belahan jiwaku .......Mawar Ungu .....Pak Masumi ......lihatlah ....hari ini aku menjadi Bidadari Merah khusus untuk anda " sambil melangkah menuju panggung.
*********Maya di panggung **********
Kembali suasana sunyi bila tadi para penonton terhipnotis ,kali ini tidak hanya terhipnotis tapi juga sedih adegan diman Isshin menebang pohon plum yang merupakan jiwa dari sang kekasih menguras emosi penonton ,banyak yang menangis hingga tersedu sedu .Beda dengan Ayumi walau kesedihan tersampaikan tapi tak sedalam yang ditampilkan oleh Koji dan Maya .Cinta yang tak bersatu karena ada hal yang lebih penting ,mengorbankan diri untuk yang lain membuat penonton bersedih.
Ayumi yang menonton ( mendengar karena matanya sakit/buta ) kembali merasa terkejut 'Maya setiap kali .....aku selalu merasa kalah olehmu 'pikirnya .Tapi Ayumi tetap tersenyum dan bertepuk tangan ketika para penonton akhirnya sadar dan bertepuk tangan sengan riuh .
Masumi bertepuk tangan matanya nampak berbinar bangga terhadap Maya yang begitu menakjubkan saat memerankan Bidadari Merah. Maya nampak sangat cantik.Tidak hanya itu ia juga nampak anggun setiap kali ia bergerak seperti pohon plum yang bergoyang tertiup angin .Bahkan penonton seakan dapat mencium harumnya bunga plum setiap kali Maya bergerak .
Masumi sedikit cemburu karenaKoji dan Maya berakting seperti sepasang kekasih yang benar2 jatuh cinta Beberapa kali Maya tersenyum ke arah penonton dan Masumi berharap senyum itu untuk dirinya
Di ujung ,tampak Shiori duduk dengan muka pucat pasi dan tangan terkepal ,di salah satu tangannya masih terbungkus dengan perban . Ia dapat melihat reaksi Masumi dari tempat ia duduk .Dan tadi ia juga melihat betapa sempurnanya akting Maya .Membuat ia semakin membenci gadis bertubuh mungil itu .Apalagi ia juga tahu ,beberapa kali kakeknya mendesak agar pernikahan segera dilangsungkan dan beberapa kali pula Masumi menolaknya .Dan Shiori yakin hal itu pasti karena Maya . " ini tak boleh dibiarkan " kata Shiori dalam hati " aku harus mencari cara agar Masumi menjauhi gadis itu " Ia berjalan kluar dengan lesu .
( bersambung )
Senin, 18 Juni 2012
BUffy episode 1 season 1 Welcome to Hellmouth
Buffy episode 1 season 1 Welcome to Hellmouth
inget serial ini ....^^
download :disini
Sabtu, 14 April 2012
The owner of My heart 5 end
Masumi melihat Maya yang tertidur dipelukannya di sofa panjang apartement Maya . Mereka seakan melepas rindu ,mereka bertengkar sebanyak mereka berciuman .Masumi mencium dahi Maya .Gadis itu hanya bergerak sebentar mencari posisi nyaman dan melanjutkan tidurnya ,kelohatan sekali bahwa Maya terasa lelah ,tak tega Masumi menggendong Maya dan membawanya ke kamar Maya. Ia meletakkan Maya di tempat tidur ,melepas alas kaki gadis itu dan menyelimutinya .Masumi melakukan dengan hati hati agar Maya tidak terbangun . Dinyalakan lampu disamping tempat tidur Maya dan melihat Maya masih tertidur dengan nyenyaknya .Masumi menghela nafas ,ia membiarkan dirinya memperhatikan Maya sepuasnya .Masumi tiba tiba tertawa pelan membayangkan apa komentar lawan bisnis dan pegawainya bila melihatnya sekarang ,memperhatikan gadis yang lebih muda 11 tahun darinya yang sedang tidur tanpa berdaya, “ ah Mungil ,kau benar benar menyihirku “ kata pria itu sambil mengecup bibir kekasihnya itu .
Sejam kemudian ia meninggalkan apartement Maya ,besok ia akan menhadap ke rumah keluarga Takamiya untuk membatalkan pertunangannya dengan Shiori. Ia menghela nafas panjang ,udara malam yang menyejukkan ternyata tidak bisa mengenyahkan gelisah di hati pria itu “ Hmmm ….nampaknya badai akan kembali menerjang “ kata Masumi sambil masuk ke dalam mobil dan melaju di kegelapan malam.
******************************
Seminggu kemudian, Di keluarga Takamiya ………………..
Ayah Shiori nampak mondar mandir di depan kamar anaknya ,dan nampak marah kerena hampir seminggu ini Shiori mengurung dirinya dikamar ,apa lagi Shiori hampir hampir bisa dikatakan tidak makan . Dan yang membuatnya murka walau telah berkali kali Masumi telah ditelepon .Tak sekalipun Masumi datang setelah mengutarakan keinginannya untuk membatalkan pertunangan dengan putrinya . “ Tak seorang pun boleh memperlakukan anakku seperti ini , tak seorangpun “ katanya sambil meninggalkan rumah keluarga Takimaya.
Kakek Shiori menghela nafas mendengar cucunya tak mau keluar dari kamar dan bahkan tidak mau makan . Ia menoleh ke arah pelayan setia nya dan bertanya “ Bagaimana menurut pendapatmu Tama , aku sudah bicara dengan Eisuke Hayami ,dan lebih mengejutkan lagi ternyata bahkan Eisuke tidak mengetahui rencana pembatalan pertunangan dari Masumi putranya, aku sudah mendengar kabar bahwa hubungan mereka memang tidak dekat ,apalgi setelah kematian ibunya”
“ Kelihatannya Tuan Muda Hayami tidak lagi menuruti kemauan ayahnya . Yang saya takutkan tuan Muda Masumi bukan orang bodoh ,pasti beliau punya rencana bila kita tidak mengabulkannya ,Tuan Besar “
“ Sebenarnya aku juga berpikiran yang sama ,kurasa lebih baik kita hati hati ,suruh orang untuk menyelidiki hal ini dengan jelas ,dan juga kirim orang untuk mengawasi Masumi
“ Nyonya , ada paket untuk anda ,kata seorang pelayan sambil menyerahkan sebuah amplop besar kepada ibunda Shiori . Nyonya itu hanya mengangguk ,mengucapkan ucapan terimakasih dengan suara pelan , Wanita paruh baya ini sedang resah memikirkan putri satu satunya .Berkali kali ia mencoba membujuk Shiori untuk keluar dari kamar atau makan tapi putrinya hanya diam dan menangis . Ia sampai hilang akal membujuknya .
***********************
Kediaman Bu Mayuko ……………
Maya masuk ke kediaman Villa Bu Mayuko di luar kota Tokyo. Maya yakin para pengurus persatuan drama telah memberitahu Bu Mayuko bahwa Daito merupakan penyelenggara drama Bidadari merah dan Maya sebagai pemegang hak Bidadari Merah telah memberikan persetujuannya .Untuk selanjutnya Maya menjadi Artis Daito .
Maya menarik nafas sebelum masuk ke dalam kamar Bu Mayuko yang berhadapan dengan kebun . Maya terkesiap karena wajah Bu Mayuko tampak pucat dan sedikit lebih kurus. “ Bu …..Mauko …….apa anda sa…..kit? “ tanya Maya dengan wajah khwatir .
Bu Mayuko tersenyum ,Maya bisa melihat Bu Mayuko lebih tenang dan entah kenapa Maya bisa merasakan suasana damai . ” aku tidak apa apa ,Maya “ . Ia memandang Maya sesaat lalu bertanya “ sebaliknya aku merasa kamu gelisah ,Maya ,apakah kegelisahanmu karena Daito yang menjadi penyelenggara Bidadari Marah atau karena hal lain ? “ tanya Bu Mayuko .
“ Ehm …..begitu …lah apa anda marah karena Daito yang menyelenggarakannya ? tanya Maya pelan . “ Tidak “ jawab Bu Mayuko .Maya yang dari tadi menunduk terkejut dan mengangkat wajahnya “ eh …benarkah “ tanya Maya terkejut . “ Karena yang menyelenggarakan bukanlah Eisuke tapi Masumi “ kata Bu Mayuko “ kau sedikit terlambat Maya ,Masumi Hayami baru saja pu ………….” Tapi ia tidak meneruskan ucapannya ketika Maya langsung beranjak ,dan seakan ingin mengejar “ ….. lang sekitar satu jam yang lalu “ lanjut Bu Mayuko kemudian .
“ Eh …” kata Maya ,ia kembali duduk dengan wajah memerah . Bu Mayuko menghela nafas dan “ kamu tidak pernah berubah Maya .Jadi ada apa dengan kalian berdua .Tadi saat aku menyebutmu ,Masumi bertingkah sepertimu .Jika itu dirimu aku tidak aneh tapi Masumi Hayami hmmmm…….dia memang bertingkah aneh semenjak bertandang ke kampung Bidadari Merah .”
“ Kami ….kami ….saling menyukai “ kata Maya berbisik , bahkan Bu Mayuko hampir tidak mendengar “ APA ? “ tanya lagi sambil tak percaya “ kami saling menyukai “ kata Maya lebih keras . Sesaat hanya kesunyian yang ada , Maya menundukkan wajah dalam hati ia berpikir gurunya itu akan marah ,tapi betapa terkejutnya ia ketika mendengar Bu Mayuko malah tertawa “ HA….ha…ha …haa ,aduh aku tak pernah menyangka ,kalian seperti kucing dan anjing ….hahahahahaha ……”
“ Apa anda tak marah Bu “ tanya Maya pelan ,” Tidak “ kata Bu Mayuko tersenyum selintas wajah Ichiren melintas di pelapuk matanya . Tersenyum lembut “ pantas ….kamu kelihatan cantik Maya ,ternyata sedang jatuh cinta ….hahahahahahaha” kata Bu Mayuko .Tapi sentyum itu menghilang ketika menyadari sesuatu “ ta…pi bukankah Masumi memiliki tunangan ? Gadis dari keluarga Takimiya “ Maya menganngguk “iya …..Masumi dijodohkan dengannya ,dan sekarang ia berusaha membatalkannya “ kata Maya pelan.
Bu Mayuko mengerutkan wajah “ keluarga takimaya bukan orang sembarangan Maya ,di kemudian hari kamu harus lebih berhati hati “ katanya pada murid kesayangannya itu . Maya mengamati gurunya dan menyadari keseriusan gurunya .
Maya hanya sebentar ,setengah jam kemudian Maya sudah meninggalkan kediaman Bu Mayuko . Genzo sedang membereskan sajian di atas meja ketika Bu Mayuko berbicara “ Apakah kamu mendengarnya Genzo ? Maya jatuh cinta dengan Masumi Hayami “katanya kepada pelayannya yang setia . Genzo tersenyum “ saya tak kan percaya ,bila Maya tidak mengatakannya sendiri “ .Sekali lagi Bu Mayuko tertawa dan kemudian berkata “ aku percaya Masumi akan menjaga Maya dengan baik “ Tapi kemudian teringat seseorang wajahnya nampak mengeras “ Genzo telpon seseorang untukku ,aku ingin bicara dengannya .” Genzo langsung bertanya “Anda ingin berbicara dengan siapa ,Nyonya ? “ Bu mayuko menghela nafas sebelum menjawab “ Eisuke Hayami “. Membuat pelayan setianya tertegun dengan membawa baki di tangannya .
*************************
Kediaman Keluarga Hiyami ………………….
Eisuke Hayami memandang kolam ikan koi kesayangannya dari balik jendela kamar . Nampak tukang kebun merapikan taman dan membersihkannya. Ia teringat masa lalunya . Teringat pula kenapa ia tertarik pada Masumi kecil yang berhasil membersihkan kolam ikan tanpa sedikitpun mengotori tangannya .
Kemudian ia teringat ibu Masumi,ia menghela nafas . Wanita itu tak pernah membantahnya sekalipun . Walaupun ia tahu wanita itu selalu cemas .Beberapa kali ia menangis dalam diam tiap kali ia melihat perlakuan keluarganya terhadap dirinya dan Masumi . Kemudian kaca memantulkan bayangan Kimono Bidadari Merah yang menghias kamarnya , ujung lengannya masih gosong ,bekas terbakar. Eisuke mendesah waktu itu ia merasa lega karena kimono itu selamat dari api ,bahkan ia tak peduli wanita yang menjadi istrinya mati atau tidak .
Tapi sekarang semenjak ia bertengkar dengan Masumi. Wanita itu muncul di mimpinya .Seperti dulu dia hanya diam tapi matanya menyorotkan tuduhan dan perasaan benci .Dulu itu tak menganggunya tapi sekarang Eisuke merasa gelisah .
“ Tuan “ kata Asa pelayan setianya ,” ada telpon untuk anda “ katanya . Eisuke melihat ada perasaan gugup dan heran diwajah pembantunya itu . “ Jika itu Masumi aku tak mau bicara dengannya sampai ia setuju menikah dengan Shiori “ kata Eisuke ,tapi Asa diam ,hingga pria tua itu menatap pembantunya itu “ Bukan tuan Muda Masumi ,tuan ,tapi ……..” pelayan itu tampak ragu “ siapa ? “ tanya Eisuke mengerutkan alisnya “ Nyonya Mayuko “ kata Asa pelan . Tapi itu seperti Halilintar bagi Eisuke “ APA!!!! ” teriak Eisuke terkejut .
Kantor Masumi ………….
Masumi tersenyum lega . Ia menandatangani perjanjian dengan perusahaan korea dan perusahaan Amerika .Dan untuk tiga tahun kedepan Daito akan tetap aman walaupun keluarga Takamiya menarik inventasinya . Ia melihat amplop besar kiriman dari Hijiri . Tersenyum ketika mengatahui kalau itu adalah laporan keuangan perusahaan Takamiya . Masumi mengerutkan alisnya semakin dalam ketika menangkap kejanggalan kejanggalan dalam laporan tersebut . Jelas ada yang menggunakan uang perusahaan dan menyamarkannya sebagai pengeluaran perusahaan ,dan dilihat dari jumlah yang digelapkan tak mungkin dilakukan oleh pegawai perusahaan biasa. Lebih terkejut lagi beberapa pengeluaran tersebut digunakan untuk proyek yang dikerjakan dengan Daito “ Hmmm …………. Rupanya mau mencari kambing Hitam “ gumam Masumi . Ia meraih telpon ,” Mizuki bawa kemari laporan keuangan kerjasama Daito dan Takamiya dan juga seteko kopi “ Masumi menghela nafas “ banyak yang harus dikerjakan “
*******************************************
Wanita itu tampak membuka amplop ,beberapa foto nampak terjatuh saat ia membukanya.Diambilnya foto tersebut dan langsung mengerutkan dahi “ gadis ini nampak biasa biasa saja ,kenapa bisa membuat masumi bertekuk lutut ?” katanya dengan heran ketika melihat wajah Maya Kitajima . Ibunda Shiori nampak terkesiap ketika melihat foto Maya saat berperan sebagai Bidadari merah.Gadis itu tidak hanya mempesona tapi juga cantik seperti bidadari turun dari langit. Ia membanting foto itu ke meja dan meraih laporan tentang Maya Kitajima
Maya Kitajima
Lahir : 20 Febuary 19xx
Pendidikan : lulusan SMA Hitotsuboshi tahun 19xx
………………………..
Kemudian ia membaca keterangan tentang Maya bagaimana ia merintis kariernya sebagai pemain drama ,kemudian tentang dikucilkannya ia dari dunia drama karena ia tertangkap mabuk dengan genk motor . Dan kemudian diketahui hanya jebakan untuk menjatuhkan Maya yang dilakukan oleh Norie Otobe .Dan ia mendapat balasan setimpal karena ia kemudian dijatuhkan oleh Artis berbakat Ayumi Hikamewa dalam drama “ Potret Karmila “ dan Daito pun tidak tinggal diam Norie Otabe tak kan bisa kembali menjadi artis di mana pun dan sampai kapan pun.Daito dengan kekuasaannya memastikan hal itu Norie Otabe tidak hanya di black list oleh Daito tapi semua agency dan yang bergerak di bidang yang sama dengan Daito jika melanggar berarti menjadi musuh Daito .
Sekali lagi Nyonya Muda Takamiya itu mengerutkan dahi . Jelas sekali Masumi Hayami peduli dengan gadis itu sejak lama . Ia membaca laporan itu kembali dimana Maya Kitajima sempat vakum dari dunia drama Nasional ( Jepang ) . Tapi membuat gebrakan lewat perannya “ Puck “ lewat drama “ Mimpi di Tengah Musim Panas “ membuat panggung Orion sepi dari penonton . Dijelaskan pula bahwa Maya Kitajima menang mutlak dalam audisi 2 putri dan
bermain dengan saingannya Ayumi Himekawa dan drama itu sukses besar. Drama itu membuka kesempatan bagi Maya Kitajima untuk merintis kariernya di bidang drama .Ia menerima peran sebagai “ Jaen “ di drama “ Gadis Srigala “ Walaupun beberapa pihak berusaha mengagalkan pentas ini akhirnya Pentas ini berhasil diselenggarakan dan menyabet hampir semua katogori di ajang penghargaan nasional dan membuka peluang maya sebagai calon Bidadari Merah yang kemungkinannya hanya 1 %.
Selanjutnya ia membaca dalam diam. Makin membaca laporan itu ia semakin mengerutkan dahi mengetahui kepedulian Masumi pada gadis itu . Ia membuka lembaran selanjutnya dan terpaku ketika melihat foto yang ada disana yang terpampang disana .Foto orang tua Maya .
“Tak mungkin ……ini benar benar tak mungkin jadi Maya adalah anaknya , Seharusnya aku sudah menduganya mereka memiliki nama keluarga yang sama “. Kertas itu berjatuhan di lantai .Tapi Wanita itu tak menghiraukannya . Tangannya yang gemetar itu memegang dahinya “ ini benar benar tak mungkin “ katanya seperti kaset rusak dan air mata mulai mengalir di matanya .
“ Nyonya …..nyonya “ kata pelayan dibalik pintu . Ibunda Shiori terkejut dan membereskan dokument itudan menyembunyikan di laci , Ia mengusap air matanya dan membuka pintu “ ada apa ? “ katanya sambil melihat pelayannya panik . “ Nona …..nyonya ,dia marah marah di kamarnya, Nyonya .Semua barang barang dilempar “
Sekali lagi wanita paruh baya yang masih menampilkan kecantikannya itu mendesah dan bergegas ke kamar putrinya
“ Aku tak peduli bagaimana caranya ,gadis ini ………..” kata pria berjas itu sambil melemparkan sebuah foto diatas meja “ tidak boleh menganggu kehidupan putriku lagi “ kata pria paruh baya itu menahan geram “bunuh gadis itu …….”
******************************
Restaurant ini tampak tenang hanya beberapa orang di dalamnya . Seperti biasa Bu Mayuko mengenakan baju hitamnya sedang meninum teh di depan pria tua yang nampak gugup . ‘Pesona wanita itu masih mempengaruhiku ‘ kata Eisuke dalam hati. Ia berdehem sebelum berbicara “ Aku yakin anda mengundangku kesini bukan untuk menikmati teh jadi katakan ada apa ?”
Bu Mayuko tersenyum simpul “ Seperti biasa Eisuke selalu langsung ke pokok masalah ,baiklah ,aku ingin bertemu denganmu karena ingin menanyakan sesuatu “ Eisuke mengerutkan alis putihnya dan bertanya “ tentang apa ?”Bu mayuko menatap tajam “ Apa yang kamu lakukan bila putramu menolak menikahi gadis pilihanmu?”
Eisuke tak bisa menyembunyikan perasaan terkejutnya “ Ap….a? “ ia melihat wajah Bu Mayuko semakin dingin tanpa menyisakan kehangatan sedikitpun “ Jangan katakan kamu tidak mengatahui alasan mengapa Masumi menolak gadis itu ?”. Kali ini Eisuke balas menatap tajam “ Apa maksudmu ? “ Bu Mayuko tertawa pelan dan menjawab “ Bila kamu berani menyentuh sehelai rambut dari Maya .aku akan menggunakan kekuatan terakhirku dan saat itu orang yang pertama kali pergi adalah Masumi Hayami dan anda dapat menghitung mundur kehancuran Daito “
Eisuke semakin menatap tajam Bu Mayuko yang malah tersenyum “ Apakah anda berpikir aku akan membiarkan setelah apa yang anda lakukan terhadapku juga Ichiren ? Satu satunya alasan aku tidak melakukan apa pun karena Masumi berbeda denganmu . Kamu mungkin membuatnya dingin dan gila kerja,tapi kamu gagal membuatnya “ tak berperasaan “ seperti dirimu “
Kata “tak berperasaan’ itu menohok pria tua itu, dulu ia tak pernah peduli orang berbicara tantangnya ,tapi mendengar wanita ini membicarakannya langsung di depannya membuat hatinya seperti tertusuk belati .
“Aku tak kan membiarkan Maya melewati jalan yang sama denganku ,Jadi ingat ini pelindung Maya bukan hanya aku ,tapi juga Masumi Hayami dan aku akan pastikan pengurus persatuan drama akan di pihak Maya dan juga beberapa pemegang sahammu akan membela Masumi Hayami “ Katanya sambil bangkit dari kursi dan tanpa berkata apa apa ia meninggalkan restouran itu .
**************************
Masumi menyelesaikan pekerjaannya dan mengeluh ketika rasa penat menyerangnya . Dipejamkan matanya sambil menyandarkan dirinya ke kursi kesayangannya . Malah bayangan Maya yang muncul ,tersenyum manja padanya. Rasa rindu kembali muncul ,ingin sekali ia pergi ke apartement Maya tapi tak mungkin . Karena Masumi tahu bahwa beberapa orang mengawasi kegiatannya dengan ketat . Yang tidak diketahui orang tersebut Masumi sudah mengatahui bahwa ia dibuntuti . Untuk sementara ia membiarkannya . pintu diketuk dan tanpa menunggu jawaban Mizuki sang sekretaris masuk “ Bapak memanggil saya ?” tanya.Masumi “ Copy semua berkas ini menjadi 2 dan kirimkan salah satunya ke Rumah . Pastikan ayah sendiri yang menerimanya “
*************
“ PERGI !!!! Tinggalkan aku sendiri “ kata Shiori kepada pelayannya sambil melempar sebuah vas bunga. Untung sang pelayan cukup gesit menghindar ,sehingga menghantam sisi pintu kamar tepat saat itu Nyonya Takamiya masuk .Kedua pelayan yang ada di dalam dan yang mengikuti nyonya itu serempak terkejut “ Nyo …nya ,Anda tidak apa apa ?” kata pelayan tersebut sambil mendekati wanita tersebut . Tapi nyonya itu hanya tersenyum menenangkan pelayannya “ Aku tidak apa apa ,bisa kalian tinggalkan kami berdua saja ?”
Ia mendekati putrinya ,yang langsung terdiam ketika menyadari bahwa ia hampir saja mencelakai ibunya ,ia merengkuh anaknya dalam pelukannya “ anakku ,ibu rindu dengan Shiori yang lama ,walau ia memiliki tubuh yang lemah tapi ia memiliki hati yang kuat “,kemudian dengan lembutnya ia menghapus air mata yang keluar dari mata anaknya ,seakan tak menyadari bahwa air matanya sendiri telah runtuh “ ibu “ kata Shiori dengan lemah dan tak lama kemudian Ia menangis dan memeluk ibunya lebih erat seakan ingin mengutarakan rasa putus asa dan kesedihannya yang mengendap didadanya.
Seakan teriris hatinya melihat anaknya menangis pilu seperti ini “ ceritakan pada ibu ,nak . Apa yang membuatmu sedih ,apa yang membuatmu menderita ,apa yang membuat mu gundah? Lalu Shiori menceritakan semuanya.
Shiori menceritakan semuanya bagaimana ia mencintai Masumi , bagaimana ia tidak sengaja mengetahui bahwa Masumi Hayami adalah Mawar Ungu . Seseorang yang menjadi pelindung Maya dan penggemar berat nya. Bagaimana ia menjebak Maya Kitajima agar jelek dimata Masumi tapi semua malah menjadi bumerang baginya . setelah menceritakan pada ibunya ,Shiori merasa sedikit lega .Tapi kemudian ia menyadari bahwa ibunya diam membisu . Betapa terkejutnya Shiori ketika melihat wajah ibunya pucat “ IBU “ pangginya kemudian .
Wanita yang dipanggil ibu itu memandang putrinya ,air mata jatuh lalu dengan pelan ia berkata “ Shiori ,ibu tahu ini bukan saat yang tepat ,tapi maukah kamu berjanji pada ibu ? katanya pelan.
“Ibu ingin aku berjanji apa ?” tanya Shiori . Lalu dengan tegas wanita itu berkata “ jangan jalani hidup seperti Ibu “ Shiori nampak terkejut sambil membeliakkan matanya yang bengkak karena menangis “ I …bu !”
“Seandainya ibu tahu ,Masumi mecintai wanita lain . Ibu tak kan pernah merestui pertunangan ini . “ Kata kata ibunya seperti halilintar yang menyambarnya “ IBU ! “ kata Shiori terkejut .
Wanita itu tersenyum sedih “ Dulu ibu seperti dirimu . Mencintai pria yang dijodohkan padaku .Ayahmu…… ,dulu ibu menganggapnya pria paling sempurna ,tampan ,dari keluarga terkemuka dan juga kaya . Karenanya ibu setuju menikah dengannya , yang ibu tak pernah ketahui sebelumnya adalah ayahmu memiliki kekasih yang dicintainya tapi tidak direstui oleh keluarga Takamiya . Ia terpaksa menikahi ibu atau dia kehilangan warisannya “
Ibunda Shiori menerawang mengingat masa lalunya “ Awalnya ibu merasa bahagia ,kami saling berusaha mencintai ,berusaha dan terus berusaha hingga kami lelah.”
Ia mengusap air mata “ Lalu aku mengatahui ,ayahmu tetap berhubungan dengan wanita itu . Ibu benar benar merasa marah dan sakit hati . Jadi melakukan sesuatu , Ibu berhasil menjebak keluarga wanita itu . Ibu setuju membebaskan ayahnya dari penjara asal ia setuju menikahi pria lain .Dan demi menyelamatkan ayahnya ia pun setuju “
Shiori menahan nafas ,tak pernah sekali pun ia menduga ibunya yang lembut mampu berbuat seperti itu “ lalu apa yang terjadi ,Bu “ kata Shiori “ wanita itu menikah .Tapi di malam pengantin Ia bunuh diri dengan melompat dari hotel tempat resepsi pernikahan diadakan dengan cincin pemberian ayahmu “
Ia menatap anaknya “ Ia memilih mati daripada dimiliki pria lain” Shiori menggenggam tangan ibunya yang terasa dingin “ Kemudian ayahmu tahu apa yang kulakukan . Ibu takkan lupa ,tatapan mata ayahmu menjadi penuh kebencian , Ia memandang ibu seperti monster yang paling menjijikan . Dan sejak saat itu ayahmu membenci Ibu “
“ Shiori ,Ibu mohon ,jangan jalani hidup seperti ibu .Seumur hidup hanya mengejar bayangan .” Shiori meneteskan air mata .walau ibunya selalu tersenyum tapi Shiori tahu semenjak ia mengerti dunia , Ibunya tak pernah bahagia “ Tapi bu ,aku mencintainya ,aku benar benar mencintainya “ kata Shiori tersedu.
Wanita itu membiarkan putrinya menumpahkan kesedihannya “ Tapi Masumi ,dia tidak mencintaimu ,nak ? Kamu harus bisa menerima kenyataan itu ? Aku tahu pasti sakit sekarang . Tapi akan jauh lebih sakit bila kalian menikah nanti dan segalanya tak berjalan seperti harapanmu . Ibu tahu rasanya ,ibu menjalaninya tiap detik .Percayalah nak ,kamu tak kan ingin menjalaninya “
“ Lagipula walau kamu kehilangan Masumi ,kamu masih punya ibu ,ayah dan kakek . Sedangkan gadis itu jika ia kehilangan Masumi ,dia memiliki siapa ? Bukan kah kamu sendiri yang bilang kalau Masumi pelindung gadis itu ? Apakah kamu tega mengambil satu satunya yang dimiliki gadis itu ?
Air mata Shiori masih saja turun . Tapi ia mulai mengerti bahwa cepat atau lambat ia akan kehilangan Masumi .Dan semakin lama ia melepaskannya semakin besar luka yang dirasakannya .
Tanpa dketahui ,diluar seseorang mendengarkannya . Pria tua itu menyandarkan tubuhnya ke dinding . Saat ia muda ia menggunakan segala cara untuk memperluas kekayaan dan kekuasaan perusahaan . Termasuk putra putranya . Ia menjodohkannya dengan kawan kawan bisnisnya yang menurutnya bisa membantu perusahaannya . Tanpa memikirkan perasaan putranya . Kini mendengar pengakuan menantunya . Ia seperti tertimpa batu besar . Lalu seperti orang yang kalah ,ia menjauh dari kamar cucunya .
***********************
Eisuke kembali ke rumahnya dalam keadaan membisu .Tak seorangpun berani menganggunya .Sampai ia melihat Mizuki datang membawa amplop berukuran besar . Ia bisa mendengar Mizuki berdebat dengan Asa .” Biarkan Mizuki masuk ,Asa ?”
Mizuki masuk dan memberi hormat pada Tuan Eisuke “ Tuan Eisuke “ sapa Mizuki . Pria tua itu hanya mengangguk dan bertanya “ ada apa ?” katanya pelan .” Tuan Masumi ingin anda memiliki ini ,Tuan .” Lalu ia menyerahkan dokument tersebut ke Pak Asa yang berdiri di samping Eisuke. “ Dokument apa ini ? “ Tanya Eisuke . “ Dokument keuangan dan perkembangan proyek kerjasama antara Takamiya dan Daito “ jawab Mizuki
Eisuke mengerutkan alis “ Walau pihak Takamiya ingin Masumi yang memegang proyek ini , aku memberikan kesempatan pada ponakan aku untuk menjalankan proyek ini . Jadi kenapa Masumi yang memberikan laporan ?”
“ Menurut saya lebih baik ,anda membaca laporan ini sebelum terlambat ?” kata Mizuki dengan pelan namun tegas. Membuat kerutan di wajah keriput Eisuke makin dalam.
****************************
5 hari kemudian ……..
“Cut “ kata sutradara iklan itu dengan puas “ Bagus ,Maya ,syuting sudah berakhir terimakasih untuk semuanya .”Yang langsung disambut tepuk tangan seluruh kru dan pemain yang terlibat di iklan ini . Maya tersenyum dan ikut bertepuk tangan . Ia mulai beranjak ke ruah ganti ketika Maria datang dengan mengerutkan alis “ Maya ,maaf aku tak bisa menemanimu pulang ,Pak Sutradara ingin mengatur jadwal pengambilan untuk besok. “ Maya tersenyum “ iya tidak apa apa tapi nanti kamu pulang dengan siapa ? Apa lebih baik aku menunggumu ??. Maria langsung menggeleng ,Maya memang tidak seperti artis lain yang pernah ia tangani , Maria sampai terkejut pada awalnya ,Maya ternyata begitu polos,mudah percaya ,ceroboh tapi berhati baik . Tak pernah sekalipun Maya menyuruhnya dengan kasar tak peduli seberapa capek atau jengkelnya Maya . Ia selalu minta tolong daripada memberi perintah ,padahal ia merupakan artis Utama dari Daito ,setelah bergabung dengan perusahaan tsb. Padahal kebanyakan artis selalu lebih menganngap asisten menajer sebagai pelayan “ Tidak perlu Maya ,anda harus pulang dan beristirahat besok jadwalnya padat ,aku sudah menyimpan jadwal untuk besok di tas anda.
Maya memasuki mobil sambil menyapa sang sopir Pak Shanau yang masih muda ,perangainya sopan dan ceria ,ia memiliki istri dan anaknya yang masih berusia 9 bulan ,di dasbord ada foto istri dan anaknya sedang tertawa.” Pulang ke Tokyo ,Nona Maya “ Maya mengangguk “iya ,langsung pulang ke apertement saja ya pak ? “ kata Maya sambil membayangkan berendam di air panas untuk mengurangi pegal pegal ditubuhnya .
Maya mulai terkantuk kantuk ketika melewati jalan yang berliku ,disebelah kanan tebing ,sedangkan disebelah kiri nampak jurang ,sambil serengah mengantuk Maya menikmati pemandangan yang tersedia di sekitarnya . Saat itu ia melihat Pak Shanau nampak sedikit waspada .
” ada apa ,Pak ?” ,baru selesai Maya berbicara nampak mobil model jeep Wrangler yang besar menabrak bumper belakang Mobil “ AHHHK” Maya berteriak kaget . Pak Shanau berusaha mengendalikan mobil ,ia menambah kecepatan tapi jelas mobil Jeep itu tidak membiarkannya . Ia juga menambah kecepatan . Jeep itu berusaha menabrak sisi belakang Mobil . Tapi Pak Shanau Tidak membiarkannya “Nona ,lebih baik anda menelpon polisi ,juga Pak Hijiri “ kata Pak Shanau dengan konsentrasi penuh ia mengendalikan Mobil .
Tampak beberapa kali mobil itu oleng ditabrak dari belakabf dengan Mobil besar itu . “ Maya mengeluarkan HP nya dan menghubungi polisi “ Sial tidak ada sinyal “ kata Maya panik ,” Nona ,di bawah jok saya ,ada sebuah tas ambil ,disana ada telpon satelit , tekan 1 ,itu nomor darurat “ Maya langsung berusaha menarik Tas itu <tapi sulit karena mobil yang ditumpangi beberapa kali oleng ke kiri dan kekanan , Membuatnya kesulitan merah tas itu .
Sementara itu ………………
Kantor Daito ……………
Masumi seperti biasa sibuk dengan setumpuk dokument. Ketika Mizuki memberi tahu bahwa Nona Shiori Takamiya datang . Masumi terkejut dan was was . Ini pertama kalinya mereka bertemu setelah Masumi mengutarakan keinginannya memutuskan pertunangan ini .
Perasaan bersalah melanda Masumi . Shiori tetap rapi dan cantik . Tapi jelas ia nampak lebih kurus dari biasanya, dan matanya masih sedikit bengkak , memang sekilas orang tak kan melihatnya . “ Masumi “ katanya ketika Masuk ke ruangan tersebut “ Shiori …….. “ katanya pelan . Sesaat keduanya terdiam dan nampak canggung . “ Boleh aku duduk ? “ tanya Shiori kemudian “ eh …iya silahkan “ Masumi menepis rasa canggung yanga ada ,ia tersenyum dan bertanya “ apa kamu ingin minum sesuatu ? “ tanya Masumi seraya duduk di belakang meja yang berukuran besar itu .
“ A….da yang ingin aku bicarakan ?” kata Shiori sedikit ragu . Masumi mengangguk ,”Maafkan aku Shiori ,jika tentang pertunangan .Keputusan aku sudah bulat ,Aku …..kita tidak bisa melanjutkannya “ kata Masumi pelan namun Tegas .
Shiori tersenyum “ Aku tahu …………….. karena itu aku ke sini “ Masumi nampak terkejut “ A…pa ?” Untuk pertama kalinya Shiori menatap Masumi sejak masuk ke ruangan ini . Ada luka terbayang di mata Shiori membuat Masumi semakin merasa bersalah “ Aku setuju kita membatalkan pertunangan ini dengan 1 syarat “ Masumi menatap Shiori dengan waspada “ A…pa syaratnya ? “ Tanya Masumi .
Shiori mencoba tersenyum “ Tak perlu memasang tampang seperti itu ,Masumi ,aku tidak meminta sesuatu yang aneh “ Masumi membalas senyum itu dan “ Maaf ,apa syaratnya ?” tanyanya lagi “ Beri aku sedikit harga diri Masumi .Biarkan pembatalan pertunangan ini berasal dari keluarga Takamiya bukan keluarga Hayami . Aku yang membatalkan pertunangan ini “
“ Setuju ……” kata Masumi pelan setelah terdiam beberapa saat ia bertanya kembali “Hanya itu ? Bolehkah aku bertanya kenapa kamu setuju pembatalan pertunangan ? “ . Shiori mengambil nafas dalam “ Mungkin suatu hari nanti ….. aku akan menyesali keputusan ini ,tapi aku tahu ….. kamu tak kan pernah menyesali keputusan ini “ .
Kembali kesunyian melanda keduanya “ kau benar ,Shiori . Aku tak kan pernah menyesal membatalkan pertunangan ini , tapi …….. aku ingin kamu tahu aku menyesal telah melukaimu ,sungguh “
Tanpa disadari Shiori meneteskan air mata . Ia menatap Masumi dan berkata “jika aku mengatakan tidak menyesal ,jika aku mengatakan sedih dan kecewa, jika aku mengatakan tidak sakit hati aku pasti bohong . Tapi ……. Aku tidak bodoh jika kita meneruskannya ,akan banyak orang yang terluka dan mungkin yang paling terluka adalah aku .”
Kembali keduanya terdiam . Kemudian Shiori mulai beranjak dari tempat duduknya “ aku rasa aku harus kembali ,mengenai hal yang lainnya , biar keluarga Takamiya dan Hayami yang merundingkannya .” Tanpa menunggu jawaban Shiori melangkah keluar tapi saat ia membuka pintu kantor ,Shiori menoleh air matanya menghiasi di kedua pipinya dan berkata “ Selamat tinggal Masumi Hayami “ katanya dengan tersenyum lalu tanpa menoleh lagi ia meninggalkan kantor tersebut .
Shiori berada di depan lift ketika Masumi merngejarnya “ Shiori Tunggu “ , Masumi setengah berlari di tangannya ada sebuah amplop berukuran besar . “ Berikan ini kepada kakek ,Shiori “ Shiori menerima dan bertanya “ Apa ini ? “ tanya wanita bersanggul itu pelan , “ Ucapan terimakasih karena kamu setuju tentang……….. “ Masumi ragu mengucapkannya . Shiori hanya berkata “ …ohh “ katanya .Tepat saat itu pintu lift terbuka . Saat pintu lift hendak menutup Masumi menahannya “ sekali lagi maafkan aku ,Shiori dan semoga dengan dokument itu ayahmu bisa selamat “ katanya pelan. Kemudian dengan berlahan pintu lift itu mulai menutup . Terdengar bunyi Ting pelan ketika lift tertutup rapat “ selamat tinggal ,Shiori “ katanya pelan. Tanpa beranjak dari depan lift.
*********************************
Sekali lagi Maya berusaha meraih tas itu ,gagal ,karena tubuhnya terlempar ke arah sebaliknya . Tapi Maya tetap berusaha ,akhirnya ia berhasil meraih tas itu > Dibukanya tas itu . Lalu setelah ia menaikan antena , Maya langsung menekan angka 1 . Terdengar nada tunggu pada deringan kedua ada yang mengangkat tapi belum sempat Maya bicara mobil jeep itu berhasil menabrak mobil membuat kehilangan kendali dan berputar di jalan “ AKHHHHH “ teriak Maya ketika mobil tersebut masuk ke dalam jurang .
Hijiri yang mengangkat telpon tersebut mengenali suara Maya ,tapi setelah terdengar bunyi tabrakan dan teriakan Maya . tidak terdengar suara apa apa lagi . Hijiri langsung memerintahkan anak buahnya untuk melacak mobil tersebut dari GPS dan memberikan laporan kepada Masumi .
Masumi baru saja menyelesaikan rapat ketika Hijiri menelpon “ APAAAAAA ?” teriak Masumi . Beberapa saat Masumi tidak bisa mengeluarkan suara . Membuat cemas Mizuki yang berada di dekatnya . Ia langsung meraih Hp dan Pak Masumi yang limbung . “ Halo “ kata Mizuki ,ketika terdengar suara memanggil Pak Masumi dari ujung telpon . hijiri mengerutkan alis “ ini siapa ? “ tanyanya ketika bukan Masumi yang menjawab “ Saya sekretaris Pak Masumi , Pak masumi ………..sedikit …….banyak ……..shock “ kata Mizuki ketika melihat wajah bossnya pucat . “ ada apa ?” katanya pelan “ Maya hilang .kelihatannya kecelakaan mobil “ Hijiri . Mizuki terkesiap dan bertanya “ APAAAA, lalu bagaimana keadaan Maya ,lalu siapa an……….? “ belum selesai Mizuki bertanya Masumi merebut hanphone tersebut dan mengeluarkan beberapa perintah . “ Mizuki ,siapkan helicopter “Mizuki hanya mengangguk dan mengangkat telpon .
Mizuki menghubungi Rei dan kawan kawan Maya lainnya .Bu Mayuko yang mendapat berita tentang Maya mendapat serangan jantung . Dan dilarikan ke Rumah sakit . Membuat suasana semakin tegang karena Bu Mayuko belum juga sadar .padahal dokter telah berusaha semaksimal mungkin .
Masumi mengkoordinasi dengan polisi untuk mencari Maya ,sedikit sulit karena tebing tersebut cukup curam dan dalam ,dan dipenuhi oleh tumbuhan lebat . Lebih lebih cuaca tak mendukung dan hari mulai beranjak malam membuat perasaan Masumi makin kacau . Tidak hanya itu Masumi meminta Hijiri memanggil semua bantuan yang bisa digunakan untuk mencari Maya .
*************
Kediaman Keluarga Takamiya …………..
Shiori memasuki kamar kakeknya ,ia melihat kakeknya nampak melamun “ kakek “ panggilnya pelan .Betapa terkejutnya Shiori ketika melihat kakeknya menangis “ Kakek ,anda kenapa ? apakah ada yang sakit ?” tanya Shiori panik . Tapi kakek tua itu malah merangkul cucunya “ kakek tidak apa apa ,………………….. Maafkan kakek ,Shiori ,tak pernah aku menyangka bahwa malah aku yang melukaimu “ Tapi Shiori malah tersenyum dan menghapus air mata dari wajah keriput itu “ Jangan kakek ,aku mohon jangan menangis ,walau mungkin saat ini aku belum bisa terlalu menerimanya ,belum rela melepaskan Masumi ,tapi aku tahu ini yang terbaik ,bukan salah kakek ,bukan salah Masumi . Jadi aku mohon kakek jangan sedih , Saat ini Shiori hanya bisa bersandar pada kakek ,mendapat kekuatan dari kakek .Jika kakek menangis hati Shiori akan semakin sedih ,jadi aku mohon jangan menangis “ Tapi Shiori juga menangis . Ia kembali memeluk kakeknya dan mengeluarkan kesedihannya disana .
Setelah beberapa saat ,air mata keduanya menyurut . Kemudian ia teringat amplop pemberian Masumi “ ah iya ,kakek “ katanya sambil melepaskan pelukan kakeknya . Ia menyerahkan amplop tersebut . “ apa ini ?” kata kakek itu bertanya pada cucunya “ dari Masumi ,Ia bilang semoga dengan ini bisa menyelamatkan ayah “ . Kakek Shiori mengerutkan alisnya ketika mendengar penjelasan dari cucunya itu . Ia mulai akan membuka amplop itu ketika telpon berdering . Diangkatnya telpon tersebut “ Apa Masumi pergi untuk mencari Maya Kitajima yang hilang “
Shiori membeliakkan mata ketika mendengar kabar itu “ Tidak ada “ kata kakek Shiori “ itu bukan urusan kita jangan ikut campur “ katanya ke anak buahnya yang mengikuti Masumi. “ Hentikan saja , tidak perlu lagi mengikuti Masumi lagi “ katanya kemudian .
Shiori meninggalkan kamar kakeknya dengan perasaan kalut . Dalam hati ia mempertanyakan apakah kecelakaan ini murni kecelakaan atau ada orang ingin mencelakakan Maya.
Ia melewati kamar kedua orangtuanya . ketika mendengar orangtuanya betengkar . Shiori mendesah keduanya memang tak pernah akur sampai nama Maya dan dirinya disebut . Shiori langsung berhenti berjalan . Ia mendengarkan “ Kamu membenciku karena aku penyebab kekasihmu mati ,tapi kamu melakukannya kepada orang lain ,APA YANG KAMU PIKIRKAN ? “ kata wanita itu menatap suaminya dengan pandangan tak mengerti “ Apa kamu ingin Masumi semakin membenci Shiori ? “ katanya lagi sambil mondar mandir di dalam kamar . Laki laki di depannya langsung menjawab “ Aku memang berharap perempuan itu mati .Tapi kejadian ini bukan aku yang memerintahkannya .Aku memang berniat menghabisinya .Tapi aku membatalkannya “katanya dengan pelan .
Saat ia menyadari posisi Maya . Laki laki itu teringat Nariko kekasihnya dulu .Maya berada di posisi yang sama . Ia merasakan betapa putus asanya saat itu . Tidak bisa bersama dengan orang yang dicintainya malah harus menikah dengan wanita lain . Hingga detik ini ,disudut hatinya terdalam masih tersimpan kenangan indah bersama kekasihnya . Ia melupakan wanita yang dicintainya dengan berjudi .
Walau ia merasa jengkel dengan Masumi karena menyakiti putrinya tapi dalam hatinya ,Ia mengagumi Masumi .Seandainya aku dulu berani seperti itu. Hal itu yang selalu melintas di kepalanya . “ Bukan aku yang melakukan “ katanya lagi saat melihat wajah tak percaya pada wanita yang menjadi istrinya itu .
HP di sakunya berdering “Ada apa ? “ kata ayah Shiori ketika mengetahui “ APA , Ada yang menggunakan namaku untuk mengambil uang perusahaan ?” .” Kamu ada dimana ? “ tanyanya ke anak buahnya . “ Baik temui aku di kantor “
“ Aku harus pergi “ katanya sambil mengambil jas dan tas kerjanya . Shiori langsung bersembunyi . Entah kenapa dia sembunyi . Ia hanya merasa lebih baik seperti itu . Dan tanpa menunggu jawaban laki laki itu keluar dari kamar .
Wanita itu meraih Hp nya dan memutar sebuah nomor “ Kamu sudah mendengar apa yang terjadi “ kata wanita itu pelan “Cari gadis itu sampai ketemu .Aku ingin gadis itu selamat tak peduli berapa biaya yang aku keluarkan . Maya Kitajima harus selamat “ lalu ia menutup telpon. Saat itu lah Shiori masuk ,matanya mencerminkan perasaan hatinya lalu dengan bingung ia bertanya pada ibunya “ Kenapa Maya Kitajima penting bagi ibu ? kenapa Ibu ingin Maya selamat ? “
Tapi wanita itu hanya tersenyum “ apa yang kamu bicarakan nak ? Kamu hanya salah mendengar “ Tapi Shiori tidak melepaskan ibunya “ IBU ,aku masih tahan bila Masumi sibuk mengurus Maya ,tapi IBU adalah ibuku kenapa ibu peduli padanya , JELASKAN PADAKU BU ? “ Shiori dipenuhi oleh amarah .
Wanita itu memandang anaknya , seakan tahu ini waktunya membuka rahasia lainnya . Rahasia yang membuatnya merasa bersalah sepanjang sisa hidupnya “Karena aku telah membunuh ayah Maya Kitajima “ Jawaban yang tak disangka sangka itu membuat Shiori terkejut “ A…PA ?”
Maya mengerang ketika seseorang mengguncang
tubuhnya “ augh “ kata Maya pelan,dan membuka mata .Mobil yang ditumpanginya
terbalik . “ Nona “ kata seseorang sambil berusaha menariknya kluar dari mobil
. Samar samar Maya teringat apa yang terjadi .Saat
itu ia menekan angka 1 dan ia menoleh ke arah belakang tepat saat mobil
tersebut menabraknya dan seakan di slowmotion . Maya bisa melihat mobil itu
berputar putar sebelum akhirnya jatuh masuk ke jurang .
Dibantu
Pak Shanau ,Maya berhasil keluar . Saat itu Maya menyadari kaki kiri Pak sanau
Terluka demikian kepalanya mengeluarkan darah . Maya menggerakkan tangan
kirinya yang nampaknya terluka “ Augh” ketika mencoba menggerakkannya.
“
Nona ,anda tidak apa apa ?” kata Shanau pelan . “Selain tangan kiriku dan
kepalaku ,aku baik baik saja “ dengan dibantu Pak Shanau Maya berusaha duduk
.Ia menyandarkan diri ke pohon. Ia melihat Pak Shanau dengan kaki terseret
mencari sesuatu di dalam mobil . Maya memejamkan mata ketika rasa pusing di
kepalanya menyerang .
Pak
Shanau nampak mengutak ngatik sesuatu yang diambilnya dari bawah mobil . Tak Lama kemudian alat itu berkedap kedip .
Pak Shanau tampak puas “ apa itu Pak shanau ?” tanya Maya . “ alat ini agar
kita ditemukan ,Nona “ katanya ,kemudian kembali ia mencari sesuatu di mobil
.Ia menemukan apa yang dicari tapi sayang antena telpon satelit itu patah .
Masumi
dan Hijiri mengikuti dua anggota SAR yang mencari Maya . Sejak Maya
menghilang Masumi belum berhenti . Mereka berhenti ketika jalan bercabang .
Akhirnya mereka berpencar .
Tiba
tiba dari alat yang dipegang Hijiri berbunyi pelan . hijiri langsung menoleh ke
arah tuannya dan berkata “ alat GPS nya
kembali menyala “ Masumi langsung
mendekati Hijiri dan mereka nampak semangat karena lokasi Maya tidak jauh dari
tempat mereka .
Masumi
langsung menghubungi petugas SAR . Dan memberitahu lokasi Maya dan menyiapkan
bantuan yang diperlukan sementara Masumi dan Hijiri menuju ke TKP ( jadi inget OVJ deh >< )
.
*****************************
Shiori
memandang wajah ibunya dengan terkejut . Tanpa diminta lagi ibunya bercerita “
Malam itu ayahmu mengetaui perbuatan ibu kepada kekasihnya . Kami bertengkar
hebat . Ibu pergi ke Hotel milik Pamanmu di Yokohama .Ibu ingin melupakan yang
terjadi jadi ibu minum minuman keras . Ibu melakukannya bahkan hingga pagi hari
. Entah kenapa setelah semalaman minum ,ibu malah ingin kembali ke Tokyo “ kata ibunya pelan
. Air matanya jatuh “ Saat itu jalanan masih sepi ,tapi karena ibu mabuk ,ibu
tidak terlalu menguasai mobil .”
Wanita
itu berhenti beberapa saat suaranya menjadi parau “ Aku tak melihatnya sampai
semuanya terlambat . Pria itu berdiri menunggu Bus. Ia sedang membaca sebuah
kartu dan ditangan lainnya memegang sebuah dasi .Dan aku menabraknya tanpa
ampun “
“Kartu
yang dipegangnya melayang jatuh di kaca depan” kata Ibu shiori pelan , “Selamat
Hari Ayah ,Aku yang selalu mencintaimu ,putrimu Maya” Air matanya makin deras
“tulisan khas anak kecil ,dan aku membunuh ayahnya “ Shiori begitu terkejut ,ia
memeluk ibunya.
“Aku
yang membuat Maya Kitajima yatim piatu “ katanya pelan “ Apakah kamu tahu
bagaimana ibu Maya meninggal ? “ Shiori menggeleng “TBC akut ditambah dengan daya
tahan yang kurang karena tidak memiliki gizi yang cukup “
“
Setelah kematian Suaminya ,Mereka kehilangan rumah ,Jadi ia bekerja di sebuah
restoran Mie dan tinggal diatas loteng yang lembab . Jika aku tidak membunuh
suaminya Ibu Maya takkan meninggal “
“
itu tak benar ,Bu ,itu bukan salah ibu ,itu Takdir “ kata Shiori yang ikut
meneteskan air mata.” Ta….pi bagaimana ibu ……..?” Shiori tidak mampu
melanjutkannya “ kenapa ibu tidak dipenjara ?” kata ibunya melanjutkan
perkataan anaknya “ Koneksi ,Ibu membayar seseorang untuk bertanggung jawab dan
di penjara .Dengan bantuan keluarga ibu berhasil menghindari penjara “
*************
Rumah sakit ……………….
Bu
mayuko merasa terbangun di suatu tempat yang indah ,akhirnya ia mengenali
tempat ini ,lembah plum .Tempat di mana ia menghabiskan watu dalam pengungsian
masa perang . Ia berjalan cahaya sangat terang di depan , memunculkan sesosok
bayangan . Saat ia mengangkat tangannya baru ia menyadari sosok dirinya
bukanlah Mayuko tua tapi sosok masa muda yang penuh dengan kecantikan .
Sesosok
bayangan itu akhirnya sampai di depan Bu Mayuko . Akhirnya ia bisa melihat Ichiren yang mendekati .Mayuko tersenyum dan
memeluknya yang dibalas dengan hangat oleh Ichiren. “ Aku selalu merindukanmu
Ichiren “ katanya pelan . Tapi Ichiren hanya diam .
Baru
disadari oleh Mayuko ternyata di belakang ada dua sosok wanita . Betapa
terkejutnya ketika bu Mayuko mengenalinya sebagai Haru Kitajima ibunda Maya .
Ibu Haru berbeda dengan yang diingatnya nampak muda ,dengan bibir tersenyum
dengan mata berbinar . Bila seperti ini beliau begitu mirip dengan Maya Dan dia datang dengan sesosok wanita lainnya yang tidak dikenalinya
.
“Terimakasih
telah menjaga anakku “ katanya dengan suara bergaung seakan datang dari tempat
yang jauh “ Tapi bukan sekarang waktunya
anda datang ke mari . “ katanya lagi.
Ichiren
memegang lengan Mayuko ,dan memandanginya seakan tak rela melepaskannya “
Mereka benar tinggal satu tugas yang belum kamu selesaikan ,sedikit lagi dan
kita tak kan pernah berpisah lagi “ kata Ichiren yang bersuara sama seperti Ibu
haru .
“Lindungi
mereka ,hanya anda yang bisa “ kata wanita lain yang berwajah penuh
kelembutan,sama seperti Bu Haru di bibirnya penuh senyum “ pastikan mereka
bersama “
Ichiren
tersenyum “ Waktunya untuk kembali Mayuko “ lalu seakan terdorong Bu Mayuko
terjatuh dalam pusaran yang gelap menjauh dari tempat yang tenang dan terang
tadi .
Bu Mayuko terbangun dengan nafas tersegal ,
para dokter berlari menghampiri dirinya . Bu Mayuko memandang
sekelilingnya menyadari bahwa ia berada
di Rumah sakit. Maya dan Pak Shanau mendengar suara langkah kaki mendekat . Mereka langsung merasa girang .
Mereka berdua hampir saja berteriak seandainya salah satu mereka yang mendekat
berbicara “ Ingat ,bunuh gadis itu ,jangan sampai meninggalkan jejak .Mereka
berdua sudah mengalami kecelakaan pasti telah terluka . Tapi pastikan jangan
meninggalkan jejak “
Maya
dan Pak Shanau terbeliak karena terkejut
. Lalu keduanya malah bersembunyi Pak
Shanau berbisik “ Nona,kita tak bisa begini ,kita harus lari ,jika kita disini
. Mereka bisa menemukan kita “ Maya menangguk “ Bagaimana dengan bapak , kaki
bapak luka ? “ kata Maya juga berbisik .
“
Saya masih bisa ,ingat begitu aku menyuruh anda lari . Anda harus lari sekuat
tenaga “ katanya pelan . Maya mengangguk . “ Lihat ….itu mobilnya “ kata salah
satu orang tersebut . Maya merasakan dadanya berdegup kencang seakan seperti
gemuruh. “ Siap ….. “kata Pak Shanau . “ sekarang “ Keduanya berlari ketika
ketiga orang tersebut sibuk memeriksa rongsokan mobil “ ITU MEREKA “ salah satu
dari ketiga orang tersebut “ Maya berlari dengan cepat ,tapi kemudian “ AKH
…..” Pak shanau terjatuh . Darah menetes makin deras dari luka di kakinya .
“
LARI ….,NONA LARI “ kata Pak Shanau . Ia tak lagi berusaha lari , Malah
mengambil dahan pohon yang cukup besar . Sedangkan ketiga orang makin mendekat
“ ta…..pi “ kata Maya Ragu .
“
Lari NONA “ kata Pak Shanau sambil mengayunkan dahan kepada para pengejarnya .
Maya yang ragu kembali berlari beberapa kali ia melihat Pak Shanau yang
sekarang dikeroyok tiga orang.
Maya
menjerit ketika seseorang memegang bahunya ,menangkap Maya yang hampir terjatuh
“ tapi betapa leganya Maya ketika mengetahui yang datang adalah Masumi “ Mungil “ panggil Maya
sambil memeluknya .
Tapi
Maya langsung melepas pelukannya “ Pak Shanau …..ia dikeroyok “kata Maya “
mereka berusaha membunuhku “ Wajah Masumi langsung berubah ketika mendengar
ucapan maya . Hijiri yang dari tadi diam tanpa menunggu perintah menuju tempat
di mana Maya berlari . Benar saja Pak Shanau dihajar oleh ketiga orang tersebut
.
Masumi
lalu mengikuti Hijiri . Ternyata di belakang Masumi ada beberapa anggota SAR .
Beramai ramai mereka mengikuti kedua orang tersebut . Hijiri telah menumbangkan
seorang yang menghajar Pak Shanau yang kini pingsan , Masumi lalu mengirimkan
bogem mentahnya ke pengejara lainnya . Para Anggota SAR berhasil melumpuhkan
yang lain. Dan sisanya malah merawat luka Pak Shanau . Akhirnya Maya selamat .
Maya
telah selesai diperiksa . dokter mengatakan suatu keajaiban bahwa Maya hanya
mengalami beberapa luka dan memar .Bahunya sedikit terkilir ,dada maya
mengalami memar,kepalanya gegar otak ringan , tapi tak ada yang membahayakan
jiwa.
Pak
Shanau tak seberuntung Maya ,luka dikakinya ternyata cukup serius , dan gara
gara terkena pukulan ,tulang rusuknya patah di beberapa tempat . Jadi dia
menjalani perawatan di RS.
Maya
menolak opname ,ia merasa lebih baik istirahat di rumah . Tapi bahkan Masumi
juga tidak dapat menahan keinginan Maya melihat Bu Mayuko setelah mendengar
penjelasan dari teman temannya .
Maya
mendekati Bu Mayuko ,yang penuh dengan slang . Maya hampir menangis dan merasa
bersalah menyadari karena dirinya Bu Mayuko mendapat serangan jantung . Bu
Mayuko terbangun ketika mendengar seseorang mendekatinya. Bu Mayuko melihat
Maya datang dan tersenyum lega melihat muridnya selamat .
“
Bu Mayuko , bagaimana perasaan anda sekarang “ kata Maya pelan , Bu mayuko
kembali tersenyum ‘” aku tidak apa apa “ katanya parau .” Syukurlah kau
selamat………….. “katanya pelan . Hanya itu yang terlontar dari bibir bu Mayuko
karena beliau kembali tertidur.
Maya
kembali ke apartemennya ,serasa meninggalkan tempat ini seabad yang lalu
padahal baru tadi pagi ia meninggalkannya . Masumi membawanya ke tempat tidur
dan menyuruhnya tidur. Dan Maya merasa dirinya sangat lelah . Ia merasakan Pak Masumi menjauh ,tangannya yang
dari tadi menggenggam tangan Maya mulai lepas,tapi Maya tidak membiarkannya .
Maya membuka matanya dan melihat Masumi duduk di tepi ranjang . “ Istirahatlah
,mungil “ kata Masumi pelan.
Masumi
hampir saja meledak ketika mendengar penjelasan dokter,benar Maya memang tidak
memiliki luka yang membahayakan jiwanya tapi jelas akan membuat gadis itu
kesakitan untuk beberapa hari .”Jangan tinggalkan aku “ kata Maya “ sedari tadi
aku ketakutan ,takut tidak bisa bertemu anda lagi ,jadi ……aku mohon jangan
pergi “ kata Maya. Masumi merebahkan tubuhnya di sebelah Maya memeluknya dengan
lembut karena ia tahu tubuh gadis yang dicintainya penuh dengan lebam dan
goresan . “ Aku tidak akan ke mana mana “ kata Masumi lembut .Maya meletakkan
kepalanya di dada Masumi ,ia menjerit pelan ketika menggerakkan tangan lupa
bila bahunya terluka .” menyebalkan “ kata Maya cemberut “ padahal aku ingin
memeluk anda “ kata Maya kesal .
Masumi
tertawa kecil,” sabarlah “katanya sambil mengelus rambut hitam Maya . “ Setelah
ini kamu boleh memelukku sesuka hatimu “
kata Masumi pelan. Tapi Maya malah terdiam . Ia masih ingat situasi yang
terjadi di samping Masumi masih ada Shiori yang tak mau melepaskan Masumi .Pria
itu seakan mengerti apa yang dipikirkan kekasihnya .Sedikit menjauhkan tubuhnya
tapi tanpa melepaskan pelukan .Masumi tersenyum mengecup bibir kekasihnya .
Seandainya ia tak ingat dengan luka Maya . Ia pasti mencumbuinya sampai puas
melepas ketegangan dan rasa frustasi yang menghantuinya sapanjang siang tadi .
“
aku lupa bilang “ kata Masumi sambil tersenyum “ Shiori telah setuju untuk
membatalkan pertunangan “ Maya membeliakkan mata tak percaya “APA!” katanya
keras “bisakah anda mengulangi lagi “ katanya ke Masumi . Sekali lagi Masumi
tersenyum dibelainya wajah kekasihnya yang masih terkejut “ Shiori setuju
membatalkan pertunangan “ Maya mengerjabkan mata mencerna apa yang dia dengar “
benarkah ,Ia telah setuju ?’ kata Maya pelan dengan suara tidak percaya “ tapi
…….kenapa ? “ Ia memandang kekasihnya dengan curiga “ Apa anda melakukan
sesuatu yang buruk terhadapnya ?” kata Maya pelan . Kali ini Masumi yang
cemberut “ Tidak” katanya singkat sambil melepas pelukannya .
Maya
kembali membeliakkan matanya “ Jangan katakan anda marah “ kata maya pelan “
Iya ,aku marah ,apakah kamu selalu memandangku seburuk itu ?” kata Masumi yang
masih jengkel . Maya mengernyitkan wajah menahan sakit ketika mengangkat
tangannya . Masumi terkejut “ Maya bahumu terluka jang………” kata katanya
terhenti ketika tangan Maya membelai wajahnya .”Pria di depanku ini memang aneh
,dia lebih suka dunia menganggapnya menusia dingin ,tapi aku tahu benar hatinya
sangat hangat . Dunia mungkin mengenalnya sebagai manusia tidak berperasaan
tapi aku tahu bahkan aku tak mengenal orang yang lebih berperasaan daripada dia
. Dunia boleh mengenalnya sebagai orang yang gila kerja tapi aku tahu dia
melakukan agar para pegawainya terjamin kesejahteraanya . Agar pegawainya bisa
memasukan anaknya ke RS yang mengalami kelainan jantung ,agar seorang kakak
bisa menyekolahkan adiknya ,agar seorang anak bisa memasukan ibunya ke rumah
jompo yang memiliki fasilitas lengkap . Itu adalah orang yang aku cintai . Itu
caraku memandangnya “
“
Entah kenapa Maya ,aku merasa takkan menang darimu “ kata Masumi lembut sambil mencium telapak tangan
Maya yang berada di pipinya .” Sejujurnya Maya …aku sama terkejutnya denganmu
,aku sendiri tidak tahu kenapa ia melepaskan aku.Tapi ketika melihat sikap yang
ia perlihatkan ke aku .Aku tahu dia sungguh sungguh “. “Dan sekarang mungil
,kamu harus tidur “katanya sambil memeluk Maya. Dan tak lama
kemudian keduanya tertidur.
*************************
Pagi hari satu hari setelah kecelakaan ……………..Kediaman Eisuke Hayami
Di
hadapan Eisuke ia duduk teman lama dan patner bisnisnya ,bahkan hampir menjadi
besannya . Ia nampak menua dalam beberapa hari .Ia meminum pelan teh yang
disuguhkannya “ Aku yakin ,Anda tahu alasan kedatanganku ,Shiori cucuku ingin
membatalkan pertunangannya dengan Masumi “ katanya pelan ,tersenyum tipis ia
memandang Eisuke “ aku benar benar ingin kita jadi keluarga tapi
sayang…..sekarang kelihatannya sudah tak mungkin lagi “, Eisuke menghela nafas
.” Aku benar benar minta maaf “ kata Eisuke pelan . Ia benar benar menyukai
Shiori ,dan sampai sekarang tidak
mengerti putranya . Shiori tidak hanya cantik tapi juga berpendidikan dengan latar belakang yang hebat dan gadis
sebaik itu ditolaknya . “ tidak perlu “ kata lawan bicaranya sambil
menggelengkan kepala , ia mengeluarkan lembaran kertas dari sebuah tas “ berkat
dia ,aku bisa menyelamatkan perusahaanku anakku Hijime dan ponakanmu andil
dalam masalah ini . “ ia menatap tajam Eisuke sebelum melanjutkan
pembicaraannya “ Jadi katakan padaku ,apa yang akan kamu lakukan dengan
ponakanmu itu ? .
Kali
ini Eisuke yang tersenyum dan wajahnya berubah menjadi dingin “ Jika anda
mengira ,aku akan melindunginya ,maka
anda salah besar “ . Kakek Shiori tertawa senang “ walau aku mencintai
anak keduaku ,tapi kelihatannya ia harus mempelajari pelajaran lainnya ,jadi
Eisuke aku ingin mengajukan perjanjian baru ,Kali ini kedua belah pihak akan
mengalami keuntungan ,Bagaimana pendapatmu tentang ini ?
*******************
6 Bulan kemudian ………(
hari penyerahan penghargaan Drama
Nasional )
Maya sekali menghela nafas ,6 bulan
setelah kejadian kecelakaan tersebut . Otak dari kecelakaan tersebut akhirnya
terungkap putra ke dua Takimaya menggunakan kesempatan dalam kesempitan
berusaha membunuh maya dan menjebak kakaknya ,ia dibantu oleh keponakan Eisuke
yang tidak puas dengan pamannya yang memberikan Daito kepada Masumi .Tapi ia
lupa Maya adalah bidadari merah yang diakui oleh Bu Mayuko ,sesuatu yang
seharusnya tidak dilakukan oleh ponakan Eisuke adalah mengotak atik Bidadari
Merah yang merupakan obsesi Eisuke . Ia langsung di depak dari daito dan
menurut sumber yang dipercaya kantor Daito merupakan area terlarang untuknya.
Wartawan menyantap berita putusnya
pertunangan Masumi dan Shiori dengan menjadikan topik utama .Tapi kedua pihak
keluarga hanya berkomentar “keputusan berakhirnya pertunangan ini dari
keduabelah pihak karena merasa tidak cocok “ .
Tapi hal itu membuat maya kalang
kabut mungkin karena Masumi telah bersama maya dan bisa menyelesaikan
perpisahannya dengan Shiori tanpa masalah .Masumi nampak rilex dan beberapa
kali tersenyum bahkan membalas sapaan para pegawainya ,membuatnya ia menjadi
sasaran ibu ibu yang mencari menantu atau perempuan cantik yang mencari suami .
Maria masuk ke dalam ruangan dan
tersenyum , Maya telah selesai dirias. Maria menahan nafas Maya terlihat sangat
cantik . Ia tau banyak laki laki yang mengejar Maya mulai dari aktor ,penyanyi
atau pengusaha ,’ tapi maya terlalu polos ‘ dalam hati Maria mengomentari Maya
. Ia tau setiap selesai syuting atau pulang dari suatu acara maya selalu pulang
, atau ia akan pergi bersama Rei dan teman temannya .Tak sekali pun maya
tertarik menerima undangan makan malam berdua dengan seseorang .” Maya,aku
bantu anda menggunakan gaun anda “ kata Maria sambil menggandeng Maya ke tempat ganti.
“Wah ,Maya ….” Kata Maria makin
kagum .Jika tadi Maya nampak cantik kali Maya nampak luar biasa . Maria
mengerutkan kening “ Seharusnya anda datang ke acara penghargaan dengan kekasih
anda “ katanya sambil merapikan gaun Maya . “ Apakah anda tahu drama Bidadari
merah dan anda masuk di nominator hampir disetiap kategori ,seharusnya anda
datang bersama kekasih anda “kata Maria . Dan hampir tak percaya melihat wajah
Maya sedikit memerah dan berkata pelan “ aku datang bersamanya kok “
Hal ini membuat Maya gugup dan
jantungnya berdegup kencang . Karena hari ini Masumi yang menjadi pengawalnya
dan mengumumkan secara ‘ tidak ‘ resmi kalau keduanya berpacaran.” Eh ……” kata
Maria tak mengerti . Maya tersenyum malu malu dan berkata “ aku datang bersama
kekasihku “
Belum selesai maya berbicara sebuah
ketukan pelan ,Maria bangkit dan membuka pintu . Masumi melangkah masuk ,
Masumi nampak tampan menggunakan texedo hitam sedangkan di dadanya nampak
setangkai mawar ungu menghias sakunya.
Di tangannya pun ia membawa serangkaian mawar ungu yang nampak cantik . Seperti
di Astoria ,Masumi nampak tertegun menatap Maya ,sedangkan maya juga tidak
sanggup berkata kata .
Masumi tersadar lebih dulu ketika
menyadari Maria mengamati keduanya dengan tatapan ingin tau “ cantik …..” kata
Masumi pelan sambil memegang dagu Maya “ cantik adalah kata yang terlalu
sederhana untuk mengambarkannya mungil “ kata Masumi tetap pelan ,sedangkan
dibelakang mereka terdengar bunyi klik pelan ,Maria meninggalkan keduanya di
ruang ganti .Masumi mengusap pipi Maya yang halus dan lembut . Ia menghembuskan
nafas dan memeluk Maya erat “ Mungil …aku tergoda membuat riasanmu berantakan”
sambil mengecup bahu maya yang terbuka .Keduanya kemudia bersiap pergi ke acara
penghargaan drama nasional .
Lampu blizt menyambut Masumi ketika
melangkah keluar mobil di depan carpet merah . Wartawan semakin penasaran ketka
mengetahui Masumi Direktur Daito membawa pasangannya datang ke acara ini
.Banyak wartawan mendekat ketika Masumi mengulurkan tangan membantu Maya keluar
dari mobil . Maya menghembuskan nafas dan meraih tangan Masumi . yang langsung
di genggam . Maya memandang wajah masumi yang tersenyum dan entah bagaimana
semua kegelisahan dan kegugupannya menghilang.
********************************************
Masumi melangkah masuk ke apertement
Maya ,Maya nampak semakin cantik dan bahagia .Ia meletakkan piala yang didapat
Maya diatas meja , dan mendekati Maya ,memeluknya “ Bahagia mungil? “ tanya
Masumi lembut ,sambil mengecup pipi maya “sangat ….sangat sangat sangat bahagia
“ kata Maya sambil memeluk leher Masumi “ terima kasih “ kata Maya pelan di
telinga kekasihnya “ datang bersamamu membuat kebahagianku semakin sempurna “
Masumi melepas pelukannya kemudian
duduk dan menarik maya ke atas pangkuannya “ Hmm salah mungil ,kamu yang
membuatku menjadi laki laki paling beruntung “ kata masumi pelan ,sambil mengamati
wajah kekasihnya ,Maya nampak malu , ‘ada yang ingin aku lkukan dari tadi
mungil “ bisik masumi yang langsung mencium Maya . Berapa kali ia mencium maya
dalam 6 bulan ini , sudah tak terhitung lagi banyaknya tapi tetap saja Masumi
menginginkannya lebih dan lebih. Ia merasa takkan bisa hidup tanpa ciuman dan
belaian Maya .Setelah beberapa saat Masumi melepaskan Maya “ mu …mungil kita
harus berhenti “ kata masumi mengendurkan
pelukannya . Maya menyembunyikan wajah di leher masumi ,menikmati aroma
Masumi yang selalu membuatnya mabuk .” aku tak sabar … “ kata Masumi sambil
membelai bahu maya yang terbuka ,Maya menghela nafas ,belaian masumi selalu
membuatnya terasa gila “ masumi……” rintih Maya ketika belaian masumi menjalar
ke bagian tubuhnya yang lain .” aku benar benar …..tak sabar Mungil …..aku akan
membuatmusegera menjadi istriku “Ia akan
menciunm Maya lagi ketika Hpnya berbunyi . Masumi menggerutu ,ia mengangkat
Hpnya tanpa membiarkan Maya mengubah posisinya.” Hallo ,Mizuki …..selalu
menelpon pada saat yang tepat ‘” gerutu Masumi . Disebrang sana Mizuki tersenyum ia bisa membanyangkan
adegan apa yang diganggunya ini . Ia memberikan laporan singkat yang membuat
gerutuan Masumi makin panjang .
“ Ada apa “ kata Maya saat Masumi menutup
telpon , ia melepaskan diri dari Masumi . Masumi sedikit cemberut “ para
wartawan dan paparazzi berkumpul di depan ,aku rasa mereka mengikuti kita “
kata Masumi “ aku harus pulang sebelum mereka berpikiran macam macam “ katanya
sambil merapikan pakaiannya. Maya tersipu pakaian masumi berantakan karena
dirinya . “ A…..pa ? ada wartawan ? “ kata Maya kuatir.
“ masumi duduk di depan Maya yang
sama berantakannya seperti dirinya .” jangan kwatir ,tidak akan terjadi sesuatu
yang buruk “ katanya sambil mengecup Maya .” aku janji …bersabarlah sebentar
dan kita akan bersama sama selamanya “Maya mengalungkan kedua tangannya ke
leher Masumi dan bertanya “ seberapa cepat ? “ kata Maya manja , membuat Masumi
gemas dan disela sela ciumannya ia menjawab “ secepatnya “
Malam semakin bergulir tapi keduanya
seakan tak peduli dengan dunia sekitarnya bahkan ketika Hp masumi berbunyi
berulang kali .
********** Tamat *******************
Langganan:
Postingan (Atom)

