Rabu, 29 Mei 2013

JANGAN MENYERAH ( ONE SHOT )

1                                                                JANGAN MENYERAH 
                                                                       ( DINA KD )

  " Aku mencintaimu,Pak masumi " hampir sepelan angin yang berdesir seakan kalah oleh debur ombak yang mengalun tiada berhenti " aku benar benar mencintai anda " katanya lagi sambil memandang lelaki dihadapannya yang tampak kabur karena tirai air mata yang mengalir " bersama atau tidak ,ada atau tidak tak kan mengubah perasaanku pada anda ,jadi ......aku mohon ...jangan ucapkan kata berpisah .....karena aku bisa mati "



            “ pergilah ke Izu ,Nona akan bertemu dengan seseorang yang anda cari “ kata pria itu pelan ,menatap Maya yang Nampak pucat . Maya membeliakkan matanya yang sembab . “ Apa yang anda cari ada di Izu ,mungkin ini  kesempatan terakhir anda untuk bertemu dengannya “kata Hijiri sekali lagi “ Tidakkah anda ingin bertemu Mawar Ungu “
                                                                         ***************

            Udara malam yang dingin menyambut Maya di Izu malam ini ,Angin mengibarkan rambut Maya, Ia mempercepat langkah kakinya . Langkah kakinya terhenti ketika melihat pria yang dicintainya memandang langit malam yang suram . Kesedihannya Nampak diseluruh tubuhnya ,seakan hanya angin yang mampu meredamkan gejolak yang terjadi di jiwanya .
            udara malam menusuk hingga ke relung hati ,Maya memandang pantai yang gelap ,ia menatap langit yang kelam ,angin mengeringkan air mata yang sedari tadi mengalir . Maya mendesah " Angin ....tak bisakah kau sampaikan perasanku " setetes air mengenai wajahnya yang sarat kesedihan "hujan ........turunkan air mengalirkan perasaanku padanya " . Tiba tiba ia mendengar suara langkah kaki .Walau dalam gelapnya malam ia mengenalinya bayangan yang mendekat  " waktu ...... Tak bisakah membantuku …….bisakah kamu melindungi perasaannya ,pria yang lebih penting bahkan dari hidupku .karna aku tak ingin mengucapkan kata kata perpisahan dengannya "
            “ Mungil ………” kata Masumi , Melihat wanita yang dicintai berdiri di depannya ,hati Masumi seperti tercabik cabik . Wanita dihadapannya adalah wanita yang ia damba lebih dari apa pun . Hatinya seakan terbelah antara tanggung jawab atau……..wanita di hadapannya .
            Air mata Maya kembali mengalir .Sekali lagi ia melihat kearah laut yang kelam. “ mawar ungu …….. anda tahu aku berjanji padanya untuk menjadi bidadari merah terhebat . Apa anda tahu selama ini aku bertahan karena mawar ungu . Aku tak peduli dunia berkata apa tentangku selama mawar ungu mempercayaiku, tak peduli kesempatan aku hanya 1 % atau 50 % atau 100 % selama dia mempercayainya ,aku akan berjuang ,aku akan melawan ,aku akan bertahan ….hanya untuknya .
            Masumi yang memandang laut tersenyum getir “ kamu mengatahuinya …… kau mengatahuinya ……apa hijiri yang memberi tahumu “ katanya lagi . Maya mengembangkan senyum walau air matanya masih saja mengalir “ tanpa diberitahu pun aku sudah tahu bahwa anda lah Mawar Ungu “ Untuk pertama kali di malam itu senyum Maya mengembang “ tak perlu menjadi jenius untuk mengatahui andalah Mawar Ungu “
“ hahahahaha ……” Masumi tertawa ,tapi sejurus kemudian entah kenapa tawa itu berubah menjadi keheningan .Keduanya memandang lautan yang diiringi nyanyian debur ombak yang entah kenapa seakan menyampaikan kesedihan mereka .
“ Mungil ….. maafkan aku. Aku benar benar minta maaf ….. aku ……aku …..” Masumi tak bisa meneruskannya ,kali ini air mata Pak masumi runtuh . tangannya mengepal berusaha menahan kesedihan yang membuncah di dadanya . Tak tahu bagaimana caranya menyampaikan perasaannya . Keputusannya kali ini tidak hanya melukai wanita yang dia cintai tapi melukai hatinya .” hanya ……. Lupakan saja aku “ lanjutnya pelan . keheningan kembali menyelimuti keduanya .
“ Pak masumi selama di perjalanan ke Izu ,aku memikirkannya …… kenangan apa yang beharga terjadi sepanjang hidupku . Apakah anda tahu kenangan berharga milikku dipenuhi oleh anda atau berkat anda . Jadi bagaimana aku bisa melupakan anda …… bisakah anda melupakanku ? “
Masumi menghela nafasnya panjang “ kamu tahu jawabnya Maya ,walau pun aku bisa mengatakan sebaliknya tapi …….sejujurnya ……… aku tak kan bisa melupakanmu “ Masumi memejamkan matanya ,tangannya kembali mengepal sembari menguatkan dirinya " Aku mencintaimu,Pak masumi " hampir sepelan angin yang berdesir seakan kalah oleh debur ombak yang mengalun tiada berhenti " aku benar benar mencintai anda " katanya lagi sambil memandang lelaki dihadapannya yang tampak kabur karena tirai air mata yang mengalir " bersama atau tidak ,ada atau tidak tak kan mengubah perasaanku pada anda ,jadi ......aku mohon ...jangan ucapkan kata berpisah .....karena aku bisa mati "
“ Maya ……..” kata Masumi ,tapi kata katanya tertahan ,seakan baru menyadari keadaan Maya , gadis itu Nampak gemetar dari ujung kaki hingga rambutnya ,walaupun gelap Masumi yakin wajah gadis yang dicintai pucat pasi ,dipeluknya gadis itu , kehangatan dan wangi Maya menyelimutinya ,dan entah bagaimana bisa menenangkan perasaannya yang terombang ambing yang mengendap dalam hatinya .Gadis dalam pelukannya yang ia cintai tapi apa yang harus dilakukan pada Shiori . Rasa bersalah yang membuat memilih keputusan ini .Tapi sekarang saat Maya dipelukannya ,merasakan kehangatan .kesedihan dan air mata Maya . Ia tak yakin sanggup menjalankan pilihannya .
“Apa yang harus aku lakukan Mungil , laki laki macam apa aku ini bila aku meninggal kan Shiori ,ia sakit gara gara aku “ kata Masumi . Maya mendongakkan wajahnya “ lalu wanita macam aku ini bila mengatahui pria dicintainya menuju jurang kehancuran tanpa mencegahnya “ . Dipeluknya pria yang dicintai itu semakin erat menikmati moment ini .” Aku tak pernah meminta anda meninggalkannya , aku juga tidak meminta untuk memilihku saat ini . Aku hanya minta …… jangan menyerah ……aku mohon …jangan menyerah . Tak peduli berapa lama yang anda butuhkan ,aku akan tetap menanti “
“Mungil …..” kata Masumi pelan ,ia tak bisa mengatakan apa apa . Gadis dalam pelukannya begitu mencintainya ,begitu mempercayainya . Perasaan Masumi melambung , walau Masumi mengatahui perasaan Shiori tapi Masumi malah menganggapnya sebagai beban tapi berbeda dengan Maya , Ia seakan melayang ke langit ke tujuh .
Ia memandang wajah gadis yang dipeluknya dan entah siapa yang memulai wajah mereka semakin mendekat . Lalu Masumi mencium gadis itu ,dan keberadaan mereka berdua seakan menghilang dalam hangatnya pelukan.
Maya tak yakin bagaimana wajahnya yang terasa panas ,ia masih  mencengkram jas Masumi ,tangannya masih gemetar . Tapi hal yang membuatnya sedikit bersyukur tangan masami tak kalah gemetar .Sedangkan wajahnya masih tersembunyi didada Masumi . Ia dapat merasakan bibir Masumi yang menempel di puncak kepalanya . Menyadarinya dan mengingat bibir masumi membuatnya Maya gemetar kembali.
Masumi mempererat pelukannya ,saat menyadari Maya gemetar “ dingin ……” Tanya nya pelan ,Maya hanya menggeleng pelan . “ Maya ……aku merasa tak adil jika memintamu menunggu tapi …..aku tak akan menyerah …..selama kamu nenungguku ….aku tak akan menyerah ….. aku akan berjuang , Badai ini mungkin lama dan berliku tapi aku akan memintamu sekali lagi untuk mempercayaiku .” Maya melonggarkan pelukannya ,dan memandaang Masumi dan tersenyum manis “aku mempercayai anda ,aku selalu mempercayai anda ,apa anda tahu aku perna menyadari sejak kapan menyukai anda ,apa sejak kita berperahu di taman di musim panas itu ,atau saat anda di planetarium malam itu atau …….. saat anda membantuku mencarikan tempat dudukku di gedung itu ,tapi yang membuatku kuat kali ini bukan itu …..yang membuatku bertahan kali ini …..” tiba tiba Maya mengerutkan dahinya seakan akan berpikir dan sekali lagi menyembunyikan wajahnya di dada masumi dan berbisik “ mengetahui perasaan anda yang belum pernah anda ungkapkan “
“ ahh …..” kata Masumi pelan . Saat ia menyadari bahwa dia belum mengungkapkan perasaannya . Dan entah kenapa wajah Masumi memerah , ia menjauhkan badan Maya ,ia mendongakkan wajah Maya yang sudah seperti tomat masak “aku mencintaimu Maya Kitajima , aku benar benar mencintaimu sekarang dan selamanya “
Maya memeluk Masumi kembali ,ia merasakan kebahagiaan yang luar biasa tak peduli apa yang terjadi hari esok . hari ini Masumi miliknya dan kebahagiaan dan moment ini adalah miliknya dan tak seorang pun yang bisa merebutnya . Entah itu Shiori atau bahkan Eisuke .
                          ( the End )