Sabtu, 14 April 2012

The owner of My heart 5 end



    Masumi melihat Maya yang tertidur dipelukannya di sofa panjang apartement Maya . Mereka seakan melepas rindu ,mereka bertengkar sebanyak mereka berciuman .Masumi mencium dahi  Maya .Gadis itu hanya bergerak sebentar mencari posisi nyaman dan melanjutkan tidurnya ,kelohatan sekali bahwa Maya terasa lelah ,tak tega Masumi menggendong Maya dan membawanya ke kamar Maya. Ia meletakkan Maya di tempat tidur ,melepas alas kaki gadis itu dan menyelimutinya .Masumi melakukan dengan hati hati agar Maya tidak terbangun . Dinyalakan lampu disamping tempat tidur Maya dan melihat Maya masih tertidur dengan nyenyaknya .Masumi menghela nafas ,ia membiarkan dirinya memperhatikan Maya sepuasnya .Masumi tiba tiba tertawa pelan membayangkan apa komentar lawan bisnis dan pegawainya bila melihatnya sekarang ,memperhatikan gadis yang lebih muda 11 tahun darinya yang sedang tidur tanpa berdaya, “ ah Mungil ,kau benar benar menyihirku “ kata pria itu sambil mengecup bibir kekasihnya itu .
    Sejam kemudian ia meninggalkan apartement Maya ,besok ia akan menhadap ke rumah keluarga Takamiya untuk membatalkan pertunangannya dengan Shiori. Ia menghela nafas panjang ,udara malam yang menyejukkan ternyata tidak bisa mengenyahkan gelisah di hati pria itu “ Hmmm ….nampaknya badai akan kembali menerjang  “ kata Masumi sambil masuk ke dalam mobil dan melaju di kegelapan malam.
                                                    ******************************
Seminggu kemudian, Di keluarga Takamiya ………………..

    Ayah Shiori nampak mondar mandir di depan kamar anaknya ,dan nampak marah  kerena hampir seminggu ini Shiori mengurung dirinya dikamar ,apa lagi  Shiori hampir hampir bisa dikatakan tidak makan . Dan yang membuatnya murka walau telah berkali kali Masumi telah ditelepon .Tak sekalipun Masumi datang setelah mengutarakan keinginannya untuk membatalkan pertunangan dengan putrinya . “ Tak seorang pun boleh memperlakukan anakku seperti ini , tak seorangpun “ katanya sambil meninggalkan rumah keluarga Takimaya.

    Kakek Shiori menghela nafas mendengar cucunya tak mau keluar dari kamar dan bahkan tidak mau makan . Ia menoleh ke arah pelayan setia nya dan bertanya “ Bagaimana menurut pendapatmu Tama , aku sudah bicara dengan Eisuke Hayami ,dan lebih mengejutkan lagi ternyata bahkan Eisuke tidak mengetahui rencana pembatalan pertunangan dari Masumi putranya, aku  sudah mendengar kabar bahwa hubungan mereka memang tidak dekat ,apalgi setelah kematian ibunya”
    “ Kelihatannya Tuan Muda Hayami tidak lagi menuruti kemauan ayahnya . Yang saya takutkan tuan Muda Masumi bukan orang bodoh ,pasti beliau punya rencana bila kita tidak mengabulkannya ,Tuan Besar “
    “ Sebenarnya aku juga berpikiran yang sama ,kurasa lebih baik kita hati hati ,suruh orang untuk menyelidiki hal ini dengan jelas ,dan juga kirim orang untuk mengawasi Masumi
    “ Nyonya , ada paket untuk anda ,kata seorang pelayan sambil menyerahkan sebuah amplop besar kepada ibunda Shiori . Nyonya itu hanya mengangguk ,mengucapkan ucapan terimakasih dengan suara pelan , Wanita paruh baya ini sedang resah memikirkan putri satu satunya .Berkali kali ia mencoba membujuk Shiori untuk keluar dari kamar atau makan tapi putrinya hanya diam dan menangis . Ia sampai hilang akal membujuknya .
                                                  ***********************
Kediaman Bu Mayuko ……………
        Maya masuk ke kediaman Villa Bu Mayuko di luar kota Tokyo. Maya yakin para pengurus persatuan drama telah memberitahu Bu Mayuko bahwa Daito merupakan penyelenggara drama  Bidadari merah dan Maya sebagai pemegang hak Bidadari Merah telah memberikan persetujuannya .Untuk selanjutnya Maya menjadi Artis Daito .
        Maya menarik nafas sebelum masuk ke dalam kamar Bu Mayuko yang berhadapan dengan kebun . Maya terkesiap karena wajah Bu Mayuko tampak pucat dan sedikit lebih kurus. “ Bu …..Mauko …….apa anda sa…..kit? “ tanya Maya dengan wajah khwatir .
        Bu Mayuko tersenyum ,Maya bisa melihat Bu Mayuko lebih tenang dan entah kenapa Maya bisa merasakan suasana damai . ” aku tidak apa apa ,Maya “  . Ia memandang Maya sesaat lalu bertanya “ sebaliknya aku merasa kamu gelisah ,Maya ,apakah kegelisahanmu karena Daito yang menjadi penyelenggara Bidadari Marah atau karena hal lain ? “ tanya Bu Mayuko .
    “ Ehm …..begitu …lah apa anda marah karena Daito yang menyelenggarakannya ? tanya Maya pelan . “ Tidak “ jawab Bu Mayuko .Maya yang dari tadi menunduk terkejut dan mengangkat wajahnya “ eh …benarkah “ tanya Maya terkejut . “ Karena yang menyelenggarakan bukanlah Eisuke tapi Masumi “ kata Bu Mayuko “ kau sedikit terlambat Maya ,Masumi Hayami baru saja pu ………….” Tapi ia tidak meneruskan ucapannya ketika Maya langsung beranjak ,dan seakan ingin mengejar “ ….. lang sekitar satu jam yang lalu “ lanjut Bu Mayuko kemudian .
    “ Eh …” kata Maya ,ia kembali duduk dengan wajah memerah . Bu Mayuko menghela nafas dan “ kamu tidak pernah berubah Maya .Jadi ada apa dengan kalian berdua .Tadi saat aku menyebutmu ,Masumi bertingkah sepertimu .Jika itu dirimu aku tidak aneh tapi Masumi Hayami hmmmm…….dia memang bertingkah aneh semenjak bertandang ke kampung Bidadari Merah .”
    “ Kami ….kami ….saling menyukai “ kata Maya berbisik , bahkan Bu Mayuko hampir tidak mendengar “ APA ? “ tanya lagi sambil tak percaya “ kami saling menyukai “ kata Maya lebih keras . Sesaat hanya kesunyian yang ada , Maya menundukkan wajah dalam hati ia berpikir gurunya itu akan marah ,tapi betapa terkejutnya ia ketika mendengar Bu Mayuko malah tertawa “ HA….ha…ha …haa ,aduh aku tak pernah menyangka ,kalian seperti kucing dan anjing ….hahahahahaha ……”
    “ Apa anda tak marah Bu “ tanya Maya pelan ,” Tidak “ kata Bu Mayuko tersenyum selintas wajah Ichiren melintas di pelapuk matanya . Tersenyum lembut  “ pantas ….kamu kelihatan cantik Maya ,ternyata sedang jatuh cinta ….hahahahahahaha” kata Bu Mayuko .Tapi sentyum itu menghilang ketika menyadari sesuatu “ ta…pi bukankah Masumi memiliki tunangan ? Gadis dari keluarga Takimiya “ Maya menganngguk “iya …..Masumi dijodohkan dengannya ,dan sekarang ia berusaha membatalkannya “ kata Maya pelan.
    Bu Mayuko mengerutkan wajah “ keluarga takimaya bukan orang sembarangan Maya ,di kemudian hari kamu harus lebih berhati hati “ katanya pada murid kesayangannya itu . Maya mengamati gurunya dan menyadari keseriusan gurunya .
    Maya hanya sebentar ,setengah jam kemudian Maya sudah meninggalkan kediaman Bu Mayuko . Genzo sedang membereskan sajian di atas meja ketika Bu Mayuko berbicara “ Apakah kamu mendengarnya Genzo ? Maya jatuh cinta dengan Masumi Hayami “katanya kepada pelayannya yang setia . Genzo tersenyum “ saya tak kan percaya ,bila Maya tidak mengatakannya sendiri “ .Sekali lagi Bu Mayuko tertawa dan kemudian berkata  “ aku percaya Masumi akan menjaga Maya dengan baik “ Tapi kemudian teringat seseorang wajahnya nampak mengeras “ Genzo telpon seseorang untukku ,aku ingin bicara  dengannya .” Genzo langsung bertanya “Anda ingin berbicara dengan siapa ,Nyonya ? “ Bu mayuko menghela nafas sebelum menjawab “ Eisuke Hayami “. Membuat pelayan setianya tertegun dengan membawa baki di tangannya .
                                                                        *************************
Kediaman Keluarga Hiyami ………………….
    Eisuke Hayami memandang kolam ikan koi kesayangannya dari balik jendela kamar . Nampak tukang kebun merapikan taman dan membersihkannya. Ia teringat masa lalunya . Teringat pula kenapa ia tertarik pada Masumi kecil yang berhasil membersihkan kolam ikan tanpa sedikitpun mengotori tangannya .
    Kemudian ia teringat ibu Masumi,ia menghela nafas . Wanita itu  tak pernah membantahnya sekalipun . Walaupun ia tahu wanita itu selalu cemas .Beberapa kali ia menangis dalam diam tiap kali ia melihat perlakuan keluarganya terhadap dirinya dan Masumi . Kemudian kaca memantulkan bayangan Kimono Bidadari Merah yang menghias kamarnya , ujung lengannya masih gosong ,bekas terbakar. Eisuke mendesah waktu itu ia merasa lega karena kimono itu selamat dari api ,bahkan ia tak peduli wanita yang menjadi istrinya mati atau tidak .
    Tapi sekarang semenjak ia bertengkar dengan Masumi. Wanita itu muncul di mimpinya .Seperti dulu dia hanya diam tapi matanya menyorotkan tuduhan dan perasaan benci .Dulu itu tak menganggunya tapi sekarang Eisuke merasa gelisah .
    “ Tuan “ kata Asa pelayan setianya ,” ada telpon untuk anda “ katanya . Eisuke melihat ada perasaan gugup dan heran diwajah pembantunya itu . “ Jika itu Masumi aku tak mau bicara dengannya sampai ia setuju menikah dengan Shiori “ kata Eisuke ,tapi Asa diam ,hingga pria tua itu menatap pembantunya itu “ Bukan tuan Muda Masumi ,tuan ,tapi ……..” pelayan itu tampak ragu “ siapa ? “ tanya Eisuke mengerutkan alisnya “ Nyonya Mayuko “ kata Asa pelan . Tapi itu seperti Halilintar bagi Eisuke “ APA!!!! ” teriak Eisuke terkejut .

Kantor Masumi ………….
    Masumi tersenyum lega . Ia menandatangani perjanjian dengan perusahaan korea dan perusahaan Amerika .Dan untuk tiga tahun kedepan Daito akan tetap aman walaupun keluarga Takamiya menarik inventasinya . Ia melihat amplop besar kiriman dari Hijiri . Tersenyum ketika mengatahui kalau itu adalah laporan keuangan perusahaan Takamiya . Masumi mengerutkan alisnya semakin dalam ketika menangkap kejanggalan kejanggalan dalam laporan tersebut . Jelas ada yang menggunakan uang perusahaan dan menyamarkannya sebagai pengeluaran perusahaan ,dan dilihat dari jumlah yang digelapkan tak mungkin dilakukan oleh pegawai perusahaan biasa. Lebih terkejut lagi beberapa pengeluaran tersebut digunakan untuk proyek yang dikerjakan dengan Daito  “ Hmmm …………. Rupanya mau mencari kambing Hitam “ gumam Masumi . Ia meraih telpon ,” Mizuki bawa kemari laporan keuangan kerjasama Daito dan Takamiya dan juga seteko kopi “ Masumi menghela nafas “ banyak yang harus dikerjakan “
    *******************************************
    Wanita itu tampak membuka amplop ,beberapa foto nampak terjatuh  saat ia membukanya.Diambilnya foto tersebut dan langsung mengerutkan dahi “ gadis ini nampak biasa biasa saja ,kenapa bisa membuat masumi bertekuk lutut ?” katanya dengan heran ketika melihat wajah Maya Kitajima . Ibunda Shiori nampak terkesiap ketika melihat foto Maya saat berperan sebagai Bidadari merah.Gadis itu tidak hanya mempesona tapi juga cantik  seperti bidadari turun dari langit. Ia membanting foto itu ke meja dan meraih laporan tentang Maya Kitajima

Maya Kitajima
Lahir : 20 Febuary 19xx
Pendidikan : lulusan SMA Hitotsuboshi tahun 19xx
………………………..
Kemudian ia membaca keterangan tentang Maya bagaimana ia merintis kariernya sebagai pemain drama ,kemudian tentang dikucilkannya ia dari dunia  drama karena ia tertangkap mabuk dengan genk motor . Dan kemudian diketahui hanya jebakan untuk menjatuhkan Maya yang dilakukan oleh Norie Otobe .Dan ia mendapat balasan setimpal karena ia kemudian dijatuhkan oleh Artis berbakat Ayumi Hikamewa dalam drama “ Potret Karmila “ dan Daito pun tidak tinggal diam Norie Otabe tak kan bisa kembali menjadi artis di mana pun dan sampai kapan pun.Daito dengan kekuasaannya memastikan hal itu Norie Otabe tidak hanya di black list oleh Daito tapi semua agency dan yang bergerak di bidang yang sama dengan Daito jika melanggar berarti menjadi musuh Daito .
    Sekali lagi Nyonya Muda Takamiya itu mengerutkan dahi . Jelas sekali Masumi Hayami peduli dengan gadis itu sejak lama . Ia membaca laporan itu kembali dimana Maya Kitajima sempat vakum dari dunia drama Nasional ( Jepang ) . Tapi membuat gebrakan lewat perannya “ Puck “ lewat drama “ Mimpi di Tengah Musim Panas “ membuat panggung Orion sepi dari penonton . Dijelaskan pula bahwa Maya Kitajima menang mutlak dalam audisi 2 putri dan
bermain dengan saingannya Ayumi Himekawa dan drama itu sukses besar. Drama itu membuka kesempatan bagi Maya Kitajima untuk merintis kariernya di bidang drama .Ia menerima peran sebagai “ Jaen “ di drama “ Gadis Srigala “  Walaupun beberapa pihak berusaha mengagalkan pentas ini akhirnya Pentas ini berhasil diselenggarakan dan menyabet hampir semua katogori di ajang penghargaan nasional dan membuka peluang maya sebagai calon Bidadari Merah yang kemungkinannya hanya 1 %.
    Selanjutnya ia membaca dalam diam. Makin membaca laporan itu ia semakin mengerutkan dahi mengetahui kepedulian Masumi pada gadis itu . Ia membuka lembaran selanjutnya dan terpaku ketika melihat foto yang ada disana yang terpampang disana .Foto orang tua Maya .
    “Tak mungkin ……ini benar benar tak mungkin jadi Maya adalah anaknya , Seharusnya aku sudah menduganya mereka memiliki nama keluarga yang sama “. Kertas itu berjatuhan di lantai .Tapi Wanita itu tak menghiraukannya . Tangannya yang gemetar itu  memegang dahinya “ ini  benar benar tak mungkin “ katanya seperti kaset rusak dan air mata mulai mengalir di matanya .
    “ Nyonya …..nyonya “ kata pelayan dibalik pintu . Ibunda Shiori  terkejut dan membereskan dokument itudan menyembunyikan di laci , Ia mengusap air matanya dan membuka pintu “ ada apa ? “ katanya sambil melihat pelayannya panik . “ Nona …..nyonya ,dia marah marah di kamarnya, Nyonya .Semua barang barang dilempar “
    Sekali lagi wanita paruh baya yang masih menampilkan kecantikannya itu mendesah dan bergegas ke kamar putrinya
    “ Aku tak peduli bagaimana caranya ,gadis ini ………..” kata pria berjas itu sambil melemparkan sebuah foto diatas meja “ tidak boleh menganggu kehidupan putriku lagi “ kata pria paruh baya itu menahan geram “bunuh gadis itu …….”
                         ******************************
    Restaurant ini tampak tenang hanya beberapa orang di dalamnya . Seperti biasa Bu Mayuko mengenakan baju hitamnya sedang meninum teh di depan pria tua yang nampak gugup . ‘Pesona wanita itu masih mempengaruhiku ‘ kata Eisuke dalam hati. Ia berdehem sebelum berbicara “ Aku yakin anda mengundangku kesini bukan untuk menikmati teh jadi katakan ada apa ?”
    Bu Mayuko tersenyum simpul “ Seperti biasa Eisuke selalu langsung ke pokok masalah ,baiklah ,aku ingin bertemu denganmu karena ingin menanyakan sesuatu “ Eisuke mengerutkan alis putihnya dan bertanya “ tentang apa ?”Bu mayuko menatap tajam “ Apa yang kamu lakukan bila putramu menolak menikahi gadis pilihanmu?”
    Eisuke tak bisa menyembunyikan perasaan terkejutnya “ Ap….a? “ ia melihat wajah Bu Mayuko semakin dingin tanpa menyisakan kehangatan sedikitpun “ Jangan katakan kamu tidak mengatahui alasan mengapa Masumi menolak gadis itu ?”. Kali ini Eisuke balas menatap tajam      “ Apa maksudmu ? “ Bu Mayuko tertawa pelan dan menjawab “ Bila kamu berani menyentuh sehelai rambut dari Maya .aku akan menggunakan kekuatan terakhirku dan saat itu orang yang pertama kali pergi adalah Masumi Hayami dan anda dapat menghitung mundur kehancuran Daito “
    Eisuke semakin menatap tajam Bu Mayuko yang malah tersenyum “ Apakah anda berpikir aku akan membiarkan setelah apa yang anda lakukan terhadapku juga Ichiren ? Satu satunya alasan aku tidak melakukan apa pun karena Masumi berbeda denganmu . Kamu mungkin membuatnya dingin dan gila kerja,tapi kamu gagal membuatnya “ tak berperasaan “ seperti dirimu “
    Kata “tak berperasaan’ itu  menohok pria tua itu, dulu ia tak pernah peduli orang berbicara tantangnya ,tapi mendengar wanita ini membicarakannya langsung di depannya membuat hatinya seperti tertusuk belati .
    “Aku tak kan membiarkan Maya melewati jalan yang sama denganku ,Jadi ingat ini pelindung Maya bukan hanya aku ,tapi juga Masumi Hayami dan aku akan pastikan pengurus persatuan drama akan di pihak Maya dan juga beberapa pemegang sahammu akan membela Masumi Hayami “ Katanya sambil bangkit dari kursi dan tanpa berkata apa apa ia meninggalkan restouran itu .
               **************************
    Masumi menyelesaikan pekerjaannya dan mengeluh ketika rasa penat menyerangnya . Dipejamkan matanya sambil menyandarkan dirinya ke kursi kesayangannya . Malah bayangan Maya yang muncul ,tersenyum manja padanya. Rasa rindu kembali muncul ,ingin sekali ia pergi ke apartement Maya tapi tak mungkin . Karena Masumi tahu bahwa beberapa orang mengawasi kegiatannya dengan ketat . Yang tidak diketahui orang tersebut Masumi sudah mengatahui bahwa ia dibuntuti . Untuk sementara ia membiarkannya . pintu diketuk dan tanpa menunggu jawaban Mizuki sang sekretaris masuk “ Bapak memanggil saya ?” tanya.Masumi “ Copy semua berkas ini menjadi 2 dan kirimkan salah satunya ke Rumah . Pastikan  ayah sendiri yang menerimanya “
                                *************
    “ PERGI !!!! Tinggalkan aku sendiri “ kata Shiori kepada pelayannya sambil melempar sebuah vas bunga. Untung sang pelayan cukup gesit menghindar ,sehingga menghantam sisi pintu kamar tepat saat itu Nyonya Takamiya masuk .Kedua pelayan yang ada di dalam dan yang mengikuti nyonya itu serempak terkejut “ Nyo …nya ,Anda tidak apa apa ?” kata pelayan tersebut sambil mendekati wanita tersebut . Tapi nyonya itu hanya tersenyum menenangkan pelayannya “ Aku tidak apa apa ,bisa kalian tinggalkan kami berdua saja ?”
    Ia mendekati putrinya ,yang langsung terdiam ketika menyadari bahwa ia hampir saja mencelakai ibunya ,ia merengkuh anaknya dalam pelukannya “ anakku ,ibu rindu dengan Shiori yang lama ,walau ia memiliki tubuh yang lemah tapi  ia memiliki hati yang kuat “,kemudian dengan lembutnya ia menghapus air mata yang keluar dari mata anaknya ,seakan tak menyadari bahwa air matanya sendiri telah runtuh “ ibu “ kata Shiori dengan lemah dan tak lama kemudian Ia menangis dan memeluk ibunya lebih erat seakan ingin mengutarakan rasa putus asa dan kesedihannya  yang mengendap didadanya.
    Seakan teriris hatinya melihat anaknya menangis pilu seperti ini “ ceritakan pada ibu ,nak . Apa yang membuatmu sedih ,apa yang membuatmu menderita ,apa yang membuat mu gundah?  Lalu Shiori menceritakan semuanya.
              Shiori menceritakan semuanya bagaimana ia mencintai Masumi , bagaimana ia tidak sengaja mengetahui bahwa Masumi Hayami adalah Mawar Ungu . Seseorang yang menjadi pelindung Maya dan penggemar berat nya. Bagaimana ia menjebak Maya Kitajima agar jelek dimata Masumi tapi semua malah menjadi bumerang baginya . setelah menceritakan pada ibunya ,Shiori merasa sedikit lega .Tapi kemudian ia menyadari bahwa ibunya diam membisu . Betapa terkejutnya Shiori ketika melihat wajah ibunya pucat “ IBU “ pangginya kemudian .
    Wanita yang dipanggil ibu itu memandang putrinya ,air mata jatuh lalu dengan pelan ia berkata “ Shiori ,ibu tahu ini bukan saat yang tepat ,tapi maukah kamu berjanji pada ibu ? katanya pelan.
    “Ibu ingin aku berjanji apa ?” tanya Shiori . Lalu dengan tegas wanita itu berkata “ jangan jalani hidup seperti Ibu “ Shiori nampak terkejut  sambil membeliakkan matanya yang bengkak karena menangis “ I …bu !”
    “Seandainya ibu tahu ,Masumi mecintai wanita lain . Ibu tak kan pernah merestui pertunangan ini . “ Kata kata ibunya seperti halilintar yang menyambarnya “ IBU ! “ kata Shiori terkejut .
    Wanita itu tersenyum sedih “ Dulu ibu seperti dirimu . Mencintai pria yang dijodohkan padaku .Ayahmu…… ,dulu ibu menganggapnya pria paling sempurna ,tampan ,dari keluarga terkemuka dan juga kaya . Karenanya ibu setuju menikah dengannya , yang ibu tak pernah ketahui sebelumnya  adalah ayahmu memiliki kekasih yang dicintainya tapi tidak direstui oleh keluarga Takamiya . Ia terpaksa menikahi ibu atau dia kehilangan warisannya “
    Ibunda Shiori menerawang mengingat masa lalunya “ Awalnya ibu merasa bahagia ,kami saling berusaha mencintai ,berusaha dan terus berusaha hingga kami lelah.”
    Ia mengusap air mata “ Lalu aku mengatahui ,ayahmu tetap berhubungan dengan wanita itu . Ibu benar benar merasa marah dan sakit hati . Jadi melakukan sesuatu , Ibu berhasil menjebak keluarga wanita itu . Ibu setuju membebaskan ayahnya dari penjara  asal ia setuju menikahi pria lain .Dan demi menyelamatkan ayahnya ia pun setuju “
     Shiori menahan nafas ,tak pernah sekali pun ia menduga ibunya yang lembut mampu berbuat seperti itu “ lalu apa yang terjadi ,Bu “ kata Shiori “ wanita itu menikah .Tapi di malam pengantin Ia bunuh diri dengan melompat dari hotel tempat resepsi pernikahan diadakan dengan cincin pemberian ayahmu “
    Ia menatap anaknya “ Ia memilih mati daripada dimiliki pria lain” Shiori menggenggam tangan ibunya yang terasa dingin “ Kemudian ayahmu tahu apa yang kulakukan . Ibu takkan lupa ,tatapan mata ayahmu menjadi penuh kebencian , Ia memandang ibu seperti monster yang paling menjijikan . Dan sejak saat itu ayahmu membenci Ibu “
    “ Shiori ,Ibu mohon ,jangan jalani hidup seperti ibu .Seumur hidup hanya mengejar bayangan .” Shiori meneteskan air mata .walau ibunya selalu tersenyum tapi Shiori tahu semenjak ia mengerti dunia , Ibunya tak pernah bahagia “ Tapi bu ,aku mencintainya ,aku benar benar mencintainya “ kata Shiori tersedu.
    Wanita itu membiarkan putrinya menumpahkan kesedihannya “ Tapi Masumi ,dia tidak mencintaimu ,nak ? Kamu harus bisa menerima kenyataan itu ? Aku tahu pasti sakit sekarang . Tapi akan jauh lebih sakit bila kalian menikah nanti dan segalanya tak berjalan seperti harapanmu . Ibu tahu rasanya ,ibu menjalaninya tiap detik .Percayalah nak ,kamu tak kan ingin menjalaninya “
    “ Lagipula walau kamu kehilangan Masumi ,kamu masih punya ibu ,ayah dan kakek . Sedangkan gadis itu jika ia kehilangan Masumi ,dia memiliki siapa ? Bukan kah kamu sendiri yang bilang kalau Masumi pelindung gadis itu ? Apakah kamu tega mengambil satu satunya yang dimiliki gadis itu ?
    Air mata Shiori masih saja turun . Tapi ia mulai mengerti bahwa cepat atau lambat ia akan kehilangan Masumi .Dan semakin lama ia melepaskannya semakin besar luka yang dirasakannya .
    Tanpa dketahui ,diluar seseorang mendengarkannya . Pria tua itu menyandarkan tubuhnya ke dinding . Saat ia muda ia menggunakan segala cara untuk memperluas kekayaan dan kekuasaan perusahaan . Termasuk putra putranya . Ia menjodohkannya dengan kawan kawan bisnisnya yang menurutnya bisa membantu perusahaannya . Tanpa memikirkan perasaan putranya . Kini mendengar pengakuan menantunya . Ia seperti tertimpa batu besar . Lalu seperti orang yang kalah ,ia menjauh dari kamar cucunya .
                                    ***********************

    Eisuke kembali ke rumahnya dalam keadaan membisu .Tak seorangpun berani menganggunya .Sampai ia melihat Mizuki datang membawa amplop berukuran besar .  Ia bisa mendengar Mizuki berdebat dengan Asa .” Biarkan Mizuki masuk ,Asa ?”
    Mizuki masuk dan memberi hormat pada Tuan Eisuke “ Tuan Eisuke “ sapa Mizuki . Pria tua itu hanya mengangguk dan bertanya “ ada apa ?” katanya pelan .” Tuan Masumi ingin anda memiliki ini ,Tuan .” Lalu ia menyerahkan dokument tersebut ke Pak Asa yang berdiri di samping Eisuke. “ Dokument apa ini ? “ Tanya Eisuke . “ Dokument keuangan dan perkembangan proyek kerjasama antara Takamiya dan Daito “ jawab Mizuki
    Eisuke mengerutkan alis “ Walau pihak Takamiya ingin Masumi yang memegang proyek ini , aku  memberikan kesempatan pada ponakan aku untuk menjalankan proyek ini . Jadi kenapa Masumi yang memberikan laporan ?”
     “ Menurut saya lebih baik ,anda membaca laporan ini sebelum terlambat ?” kata Mizuki dengan pelan namun tegas. Membuat kerutan di wajah keriput Eisuke makin dalam.
                                           ****************************
5 hari kemudian ……..   
    “Cut “ kata sutradara iklan itu dengan puas “ Bagus ,Maya ,syuting sudah berakhir terimakasih untuk semuanya .”Yang langsung disambut tepuk tangan seluruh kru dan pemain yang terlibat di iklan ini . Maya tersenyum dan ikut bertepuk tangan . Ia mulai beranjak ke ruah ganti ketika Maria datang dengan mengerutkan alis “ Maya ,maaf  aku tak bisa menemanimu pulang ,Pak Sutradara ingin mengatur jadwal pengambilan untuk besok. “ Maya tersenyum “ iya tidak apa apa tapi nanti kamu pulang dengan siapa ? Apa lebih baik aku menunggumu ??. Maria langsung menggeleng ,Maya memang tidak seperti artis lain yang pernah ia tangani , Maria sampai terkejut pada awalnya ,Maya ternyata begitu polos,mudah percaya ,ceroboh tapi berhati baik . Tak pernah sekalipun Maya menyuruhnya dengan kasar tak peduli seberapa capek atau jengkelnya Maya . Ia selalu minta tolong daripada memberi perintah ,padahal ia merupakan artis Utama dari Daito ,setelah bergabung dengan perusahaan tsb. Padahal kebanyakan artis selalu lebih menganngap asisten menajer sebagai pelayan “ Tidak perlu Maya ,anda harus pulang dan beristirahat besok jadwalnya padat ,aku sudah menyimpan jadwal untuk besok di tas anda.
    Maya memasuki mobil sambil menyapa sang sopir Pak Shanau yang masih muda ,perangainya sopan dan ceria ,ia memiliki istri dan anaknya yang masih berusia 9 bulan ,di dasbord ada foto istri dan anaknya sedang tertawa.” Pulang ke Tokyo ,Nona Maya “  Maya mengangguk “iya ,langsung pulang ke apertement saja ya pak ? “ kata Maya sambil membayangkan berendam di air panas untuk mengurangi pegal pegal ditubuhnya .
              Maya mulai terkantuk kantuk ketika  melewati jalan yang berliku ,disebelah kanan tebing ,sedangkan disebelah kiri nampak jurang ,sambil serengah mengantuk Maya menikmati pemandangan yang tersedia di sekitarnya .            Saat itu ia melihat  Pak Shanau nampak sedikit waspada . 
                 ” ada apa ,Pak ?” ,baru selesai Maya berbicara nampak mobil model jeep Wrangler yang besar menabrak bumper belakang Mobil “ AHHHK” Maya berteriak kaget . Pak Shanau berusaha mengendalikan mobil ,ia menambah kecepatan tapi jelas mobil Jeep itu tidak membiarkannya . Ia juga menambah kecepatan . Jeep itu berusaha menabrak sisi belakang Mobil . Tapi Pak Shanau Tidak membiarkannya “Nona ,lebih baik anda menelpon polisi ,juga Pak Hijiri “ kata Pak Shanau dengan konsentrasi penuh ia mengendalikan Mobil .
          Tampak beberapa kali mobil itu oleng ditabrak dari belakabf dengan Mobil besar itu . “ Maya mengeluarkan HP nya dan menghubungi polisi “ Sial tidak ada sinyal “ kata Maya panik ,” Nona ,di bawah jok saya ,ada sebuah tas ambil ,disana ada telpon satelit , tekan 1 ,itu nomor darurat “ Maya langsung berusaha menarik Tas itu <tapi sulit karena mobil yang ditumpangi beberapa kali oleng ke kiri dan kekanan , Membuatnya kesulitan merah tas itu .
Sementara itu ………………
Kantor Daito ……………
    Masumi seperti biasa sibuk dengan setumpuk dokument. Ketika Mizuki memberi tahu bahwa Nona Shiori Takamiya datang . Masumi terkejut dan was was . Ini pertama kalinya mereka bertemu setelah Masumi mengutarakan keinginannya memutuskan pertunangan ini .
    Perasaan bersalah melanda Masumi . Shiori tetap rapi dan cantik . Tapi jelas ia nampak lebih kurus dari biasanya, dan matanya masih sedikit bengkak , memang sekilas orang tak kan melihatnya . “ Masumi “ katanya ketika Masuk ke ruangan tersebut “ Shiori …….. “ katanya pelan . Sesaat keduanya terdiam dan nampak canggung . “ Boleh aku duduk ? “ tanya Shiori kemudian “ eh …iya silahkan “ Masumi menepis rasa canggung yanga ada ,ia tersenyum dan bertanya “ apa kamu ingin minum sesuatu ? “ tanya Masumi seraya duduk di belakang meja yang berukuran besar itu .
    “ A….da yang ingin aku bicarakan ?” kata Shiori sedikit ragu . Masumi mengangguk ,”Maafkan aku Shiori ,jika tentang pertunangan .Keputusan aku sudah bulat ,Aku …..kita tidak bisa melanjutkannya “ kata Masumi pelan namun Tegas .
    Shiori tersenyum “ Aku tahu ……………..  karena itu aku ke sini  “ Masumi nampak terkejut “ A…pa ?” Untuk pertama kalinya Shiori menatap Masumi sejak masuk ke ruangan ini . Ada luka terbayang di mata Shiori membuat Masumi semakin merasa bersalah “ Aku setuju kita membatalkan pertunangan ini dengan 1 syarat “ Masumi menatap Shiori dengan waspada “ A…pa syaratnya ? “ Tanya Masumi .
    Shiori mencoba tersenyum “ Tak perlu memasang tampang seperti itu ,Masumi ,aku tidak meminta sesuatu yang aneh “ Masumi membalas senyum itu dan “ Maaf ,apa syaratnya ?” tanyanya lagi “ Beri aku sedikit harga diri Masumi .Biarkan pembatalan pertunangan ini berasal dari keluarga Takamiya bukan keluarga Hayami . Aku yang membatalkan pertunangan ini “
    “ Setuju ……” kata Masumi pelan setelah terdiam beberapa saat ia bertanya kembali “Hanya itu ? Bolehkah aku bertanya kenapa kamu setuju pembatalan pertunangan ? “ . Shiori mengambil nafas dalam “ Mungkin suatu hari nanti ….. aku akan menyesali keputusan ini ,tapi aku tahu ….. kamu tak kan pernah menyesali keputusan ini “ .
    Kembali kesunyian melanda keduanya “ kau benar ,Shiori . Aku tak kan pernah menyesal membatalkan pertunangan ini , tapi …….. aku ingin kamu tahu aku menyesal telah melukaimu ,sungguh “
    Tanpa disadari Shiori meneteskan air mata . Ia menatap Masumi dan berkata “jika aku mengatakan tidak menyesal ,jika aku mengatakan sedih dan kecewa, jika aku mengatakan tidak sakit hati aku pasti bohong . Tapi ……. Aku tidak bodoh jika kita meneruskannya ,akan banyak orang yang terluka dan mungkin yang paling terluka adalah aku .”
    Kembali keduanya terdiam . Kemudian Shiori mulai beranjak dari tempat duduknya “ aku rasa aku harus kembali ,mengenai hal yang lainnya , biar keluarga Takamiya dan Hayami yang merundingkannya .” Tanpa menunggu jawaban Shiori melangkah keluar tapi saat ia membuka pintu kantor ,Shiori menoleh air matanya menghiasi di kedua pipinya dan berkata “ Selamat tinggal Masumi Hayami “ katanya dengan tersenyum lalu tanpa menoleh lagi ia meninggalkan kantor tersebut .
    Shiori berada di depan lift ketika Masumi merngejarnya “ Shiori Tunggu “ , Masumi setengah berlari di tangannya ada sebuah amplop berukuran besar . “ Berikan ini kepada kakek ,Shiori “ Shiori menerima dan bertanya “ Apa ini ? “ tanya wanita bersanggul itu pelan , “ Ucapan terimakasih karena kamu setuju tentang……….. “ Masumi ragu mengucapkannya . Shiori hanya berkata “ …ohh “ katanya .Tepat saat itu pintu lift terbuka . Saat pintu lift hendak menutup Masumi menahannya “ sekali lagi maafkan aku ,Shiori dan semoga dengan dokument itu ayahmu bisa selamat “ katanya pelan. Kemudian dengan berlahan pintu lift itu mulai menutup . Terdengar bunyi Ting pelan ketika lift tertutup rapat “ selamat tinggal ,Shiori “ katanya pelan. Tanpa beranjak dari depan lift.
     *********************************
    Sekali lagi Maya berusaha meraih tas itu ,gagal ,karena tubuhnya terlempar ke arah sebaliknya . Tapi Maya tetap berusaha ,akhirnya ia berhasil meraih tas itu > Dibukanya tas itu . Lalu setelah ia menaikan antena , Maya langsung menekan angka 1 . Terdengar nada tunggu pada deringan kedua ada yang mengangkat tapi belum sempat Maya bicara mobil jeep itu berhasil menabrak mobil membuat kehilangan kendali dan berputar di jalan “ AKHHHHH “ teriak Maya ketika mobil tersebut masuk ke dalam jurang .
    Hijiri yang mengangkat telpon tersebut mengenali suara Maya ,tapi setelah terdengar bunyi tabrakan dan teriakan Maya . tidak terdengar suara apa apa lagi . Hijiri langsung memerintahkan anak buahnya untuk melacak mobil tersebut dari GPS dan memberikan laporan kepada Masumi .
    Masumi baru saja menyelesaikan rapat ketika Hijiri menelpon “ APAAAAAA ?” teriak Masumi . Beberapa saat Masumi tidak bisa mengeluarkan suara . Membuat cemas Mizuki yang berada di dekatnya . Ia langsung meraih Hp dan Pak Masumi yang limbung . “ Halo “ kata Mizuki ,ketika terdengar suara memanggil Pak Masumi dari ujung telpon . hijiri mengerutkan alis “ ini siapa ? “ tanyanya ketika bukan Masumi yang menjawab “ Saya sekretaris Pak Masumi , Pak masumi ………..sedikit …….banyak ……..shock “ kata Mizuki ketika melihat wajah bossnya pucat . “ ada apa ?” katanya pelan “ Maya hilang .kelihatannya kecelakaan mobil “ Hijiri . Mizuki terkesiap dan bertanya “  APAAAA, lalu bagaimana keadaan Maya ,lalu siapa an……….? “ belum selesai Mizuki bertanya Masumi merebut hanphone tersebut dan mengeluarkan beberapa perintah . “ Mizuki ,siapkan helicopter “Mizuki hanya mengangguk dan mengangkat telpon .
    Mizuki menghubungi Rei dan kawan kawan Maya lainnya .Bu Mayuko yang mendapat berita tentang Maya mendapat serangan jantung . Dan dilarikan ke Rumah sakit . Membuat suasana semakin tegang karena Bu Mayuko belum juga sadar .padahal dokter telah berusaha semaksimal mungkin .
     Masumi mengkoordinasi dengan polisi untuk mencari Maya ,sedikit sulit karena tebing tersebut cukup curam dan dalam ,dan dipenuhi oleh tumbuhan lebat . Lebih lebih cuaca tak mendukung dan hari mulai beranjak malam membuat perasaan Masumi makin kacau . Tidak hanya itu Masumi meminta Hijiri memanggil semua bantuan yang bisa digunakan untuk mencari Maya .
                                          *************
Kediaman Keluarga Takamiya …………..
    Shiori memasuki kamar kakeknya ,ia melihat kakeknya nampak melamun “ kakek “ panggilnya pelan .Betapa terkejutnya Shiori ketika melihat kakeknya menangis “ Kakek ,anda kenapa ? apakah ada yang sakit ?” tanya Shiori panik . Tapi kakek tua itu malah merangkul cucunya “ kakek tidak apa apa ,………………….. Maafkan kakek ,Shiori ,tak pernah aku menyangka bahwa malah aku yang melukaimu “  Tapi Shiori malah tersenyum dan menghapus air mata dari wajah keriput itu “ Jangan kakek ,aku mohon jangan menangis ,walau mungkin saat ini aku belum bisa terlalu menerimanya ,belum rela melepaskan Masumi ,tapi aku tahu ini yang terbaik ,bukan salah kakek ,bukan salah Masumi . Jadi aku mohon kakek jangan sedih , Saat ini Shiori hanya bisa bersandar pada kakek ,mendapat kekuatan dari kakek .Jika kakek menangis hati Shiori akan semakin sedih ,jadi aku mohon jangan menangis “ Tapi Shiori juga menangis . Ia kembali memeluk kakeknya dan mengeluarkan kesedihannya disana .
    Setelah beberapa saat ,air mata keduanya menyurut . Kemudian ia teringat amplop pemberian Masumi “ ah iya ,kakek “ katanya sambil melepaskan pelukan kakeknya . Ia menyerahkan amplop tersebut  . “ apa ini ?” kata kakek itu bertanya pada cucunya “ dari Masumi ,Ia bilang semoga dengan ini bisa menyelamatkan ayah “ . Kakek Shiori mengerutkan alisnya ketika mendengar penjelasan dari cucunya itu . Ia mulai akan membuka amplop itu ketika telpon berdering . Diangkatnya telpon tersebut “ Apa Masumi pergi untuk mencari Maya Kitajima  yang hilang “
    Shiori membeliakkan mata ketika mendengar kabar itu “ Tidak ada “ kata kakek Shiori “ itu bukan urusan kita jangan ikut campur “ katanya ke anak buahnya yang mengikuti Masumi. “ Hentikan saja , tidak perlu lagi mengikuti Masumi lagi “ katanya kemudian .
    Shiori meninggalkan kamar kakeknya dengan perasaan kalut . Dalam hati ia mempertanyakan apakah kecelakaan ini murni kecelakaan atau ada orang ingin mencelakakan Maya.
    Ia melewati kamar kedua orangtuanya . ketika mendengar orangtuanya betengkar . Shiori mendesah keduanya memang tak pernah akur sampai nama Maya dan dirinya disebut . Shiori langsung berhenti berjalan . Ia mendengarkan “ Kamu membenciku karena aku penyebab kekasihmu mati ,tapi kamu melakukannya kepada orang lain ,APA YANG KAMU PIKIRKAN ? “ kata wanita itu menatap suaminya dengan pandangan tak mengerti “ Apa kamu ingin Masumi semakin membenci Shiori ? “ katanya lagi sambil mondar mandir di dalam kamar . Laki laki di depannya langsung menjawab “ Aku memang berharap perempuan itu mati .Tapi kejadian ini bukan aku yang memerintahkannya  .Aku memang berniat menghabisinya .Tapi aku membatalkannya “katanya dengan pelan .
    Saat ia menyadari posisi Maya . Laki laki itu teringat Nariko kekasihnya dulu .Maya berada di posisi yang sama . Ia merasakan betapa putus asanya saat itu . Tidak bisa bersama dengan orang yang dicintainya malah harus menikah dengan wanita lain . Hingga detik ini ,disudut hatinya terdalam masih tersimpan kenangan indah bersama kekasihnya . Ia melupakan wanita yang dicintainya dengan berjudi .
    Walau ia merasa jengkel dengan Masumi karena menyakiti putrinya  tapi dalam hatinya ,Ia mengagumi Masumi .Seandainya aku dulu berani seperti itu. Hal itu yang selalu melintas di kepalanya . “ Bukan aku yang melakukan “ katanya lagi saat melihat wajah tak percaya pada wanita yang menjadi istrinya itu .
    HP di sakunya berdering “Ada apa ? “ kata ayah Shiori ketika mengetahui “ APA , Ada yang menggunakan namaku untuk mengambil uang perusahaan ?” .” Kamu ada dimana ? “ tanyanya ke anak buahnya . “ Baik temui aku di kantor “
    “ Aku harus pergi “ katanya sambil mengambil jas dan tas kerjanya . Shiori langsung bersembunyi . Entah kenapa dia sembunyi . Ia hanya merasa lebih baik seperti itu . Dan tanpa menunggu jawaban laki laki itu keluar dari kamar .
    Wanita itu meraih Hp nya dan memutar sebuah nomor “ Kamu sudah mendengar apa yang terjadi “ kata wanita itu pelan “Cari gadis itu sampai ketemu .Aku ingin gadis itu selamat tak peduli berapa biaya yang aku keluarkan . Maya Kitajima harus selamat “ lalu ia menutup telpon. Saat itu lah Shiori masuk ,matanya mencerminkan perasaan hatinya lalu dengan bingung ia bertanya pada ibunya “ Kenapa Maya Kitajima  penting bagi ibu ? kenapa Ibu ingin Maya selamat ? “
    Tapi wanita itu hanya tersenyum “ apa yang kamu bicarakan nak ? Kamu hanya salah mendengar “ Tapi Shiori tidak melepaskan ibunya “ IBU ,aku masih tahan bila Masumi sibuk mengurus Maya ,tapi IBU adalah ibuku kenapa ibu peduli padanya , JELASKAN PADAKU BU ? “ Shiori dipenuhi oleh amarah .
    Wanita itu memandang anaknya , seakan tahu ini waktunya membuka rahasia lainnya . Rahasia yang membuatnya merasa bersalah sepanjang sisa hidupnya “Karena aku telah membunuh ayah Maya Kitajima “ Jawaban yang tak disangka sangka itu membuat Shiori terkejut “ A…PA ?”

 
Maya mengerang ketika seseorang mengguncang tubuhnya “ augh “ kata Maya pelan,dan membuka mata .Mobil yang ditumpanginya terbalik . “ Nona “ kata seseorang sambil berusaha menariknya kluar dari mobil . Samar samar Maya teringat apa yang terjadi .Saat itu ia menekan angka 1 dan ia menoleh ke arah belakang tepat saat mobil tersebut menabraknya dan seakan di slowmotion . Maya bisa melihat mobil itu berputar putar sebelum akhirnya jatuh masuk ke jurang .
            Dibantu Pak Shanau ,Maya berhasil keluar . Saat itu Maya menyadari kaki kiri Pak sanau Terluka demikian kepalanya mengeluarkan darah . Maya menggerakkan tangan kirinya yang nampaknya terluka “ Augh” ketika mencoba menggerakkannya.
            “ Nona ,anda tidak apa apa ?” kata Shanau pelan . “Selain tangan kiriku dan kepalaku ,aku baik baik saja “ dengan dibantu Pak Shanau Maya berusaha duduk .Ia menyandarkan diri ke pohon. Ia melihat Pak Shanau dengan kaki terseret mencari sesuatu di dalam mobil . Maya memejamkan mata ketika rasa pusing di kepalanya menyerang .

            Pak Shanau nampak mengutak ngatik sesuatu yang diambilnya dari bawah mobil  . Tak Lama kemudian alat itu berkedap kedip . Pak Shanau tampak puas “ apa itu Pak shanau ?” tanya Maya . “ alat ini agar kita ditemukan ,Nona “ katanya ,kemudian kembali ia mencari sesuatu di mobil .Ia menemukan apa yang dicari tapi sayang antena telpon satelit itu patah .
            Masumi dan Hijiri  mengikuti dua  anggota SAR yang mencari Maya . Sejak Maya menghilang Masumi belum berhenti . Mereka berhenti ketika jalan bercabang . Akhirnya mereka berpencar .
            Tiba tiba dari alat yang dipegang Hijiri berbunyi pelan . hijiri langsung menoleh ke arah tuannya  dan berkata “ alat GPS nya kembali menyala “  Masumi langsung mendekati Hijiri dan mereka nampak semangat karena lokasi Maya tidak jauh dari tempat mereka .
            Masumi langsung menghubungi petugas SAR . Dan memberitahu lokasi Maya dan menyiapkan bantuan yang diperlukan sementara Masumi dan Hijiri  menuju ke TKP ( jadi inget OVJ deh >< ) .
                        *****************************
            Shiori memandang wajah ibunya dengan terkejut . Tanpa diminta lagi ibunya bercerita “ Malam itu ayahmu mengetaui perbuatan ibu kepada kekasihnya . Kami bertengkar hebat . Ibu pergi ke Hotel milik Pamanmu di Yokohama .Ibu ingin melupakan yang terjadi jadi ibu minum minuman keras . Ibu melakukannya bahkan hingga pagi hari . Entah kenapa setelah semalaman minum ,ibu malah ingin kembali ke Tokyo “ kata ibunya pelan . Air matanya jatuh “ Saat itu jalanan masih sepi ,tapi karena ibu mabuk ,ibu tidak terlalu menguasai mobil .”
            Wanita itu berhenti beberapa saat suaranya menjadi parau “ Aku tak melihatnya sampai semuanya terlambat . Pria itu berdiri menunggu Bus. Ia sedang membaca sebuah kartu dan ditangan lainnya memegang sebuah dasi .Dan aku menabraknya tanpa ampun “
            “Kartu yang dipegangnya melayang jatuh di kaca depan” kata Ibu shiori pelan , “Selamat Hari Ayah ,Aku yang selalu mencintaimu ,putrimu Maya” Air matanya makin deras “tulisan khas anak kecil ,dan aku membunuh ayahnya “ Shiori begitu terkejut ,ia memeluk ibunya.
            “Aku yang membuat Maya Kitajima yatim piatu “ katanya pelan “ Apakah kamu tahu bagaimana ibu Maya meninggal ? “ Shiori menggeleng “TBC akut ditambah dengan daya tahan yang kurang karena tidak memiliki gizi yang cukup “
            “ Setelah kematian Suaminya ,Mereka kehilangan rumah ,Jadi ia bekerja di sebuah restoran Mie dan tinggal diatas loteng yang lembab . Jika aku tidak membunuh suaminya Ibu Maya takkan meninggal “
            “ itu tak benar ,Bu ,itu bukan salah ibu ,itu Takdir “ kata Shiori yang ikut meneteskan air mata.” Ta….pi bagaimana ibu ……..?” Shiori tidak mampu melanjutkannya “ kenapa ibu tidak dipenjara ?” kata ibunya melanjutkan perkataan anaknya “ Koneksi ,Ibu membayar seseorang untuk bertanggung jawab dan di penjara .Dengan bantuan keluarga ibu berhasil menghindari penjara “
                                             *************
Rumah sakit ……………….
            Bu mayuko merasa terbangun di suatu tempat yang indah ,akhirnya ia mengenali tempat ini ,lembah plum .Tempat di mana ia menghabiskan watu dalam pengungsian masa perang . Ia berjalan cahaya sangat terang di depan , memunculkan sesosok bayangan . Saat ia mengangkat tangannya baru ia menyadari sosok dirinya bukanlah Mayuko tua tapi sosok masa muda yang penuh dengan kecantikan .
            Sesosok bayangan itu akhirnya sampai di depan Bu Mayuko . Akhirnya ia bisa melihat  Ichiren yang mendekati .Mayuko tersenyum dan memeluknya yang dibalas dengan hangat oleh Ichiren. “ Aku selalu merindukanmu Ichiren “ katanya pelan . Tapi Ichiren hanya diam .
            Baru disadari oleh Mayuko ternyata di belakang ada dua sosok wanita . Betapa terkejutnya ketika bu Mayuko mengenalinya sebagai Haru Kitajima ibunda Maya . Ibu Haru berbeda dengan yang diingatnya nampak muda ,dengan bibir tersenyum dengan mata berbinar . Bila seperti ini beliau begitu mirip dengan Maya  Dan dia datang dengan  sesosok wanita lainnya yang tidak dikenalinya .
            “Terimakasih telah menjaga anakku “ katanya dengan suara bergaung seakan datang dari tempat yang jauh “ Tapi bukan sekarang  waktunya anda datang ke mari . “ katanya lagi.
            Ichiren memegang lengan Mayuko ,dan memandanginya seakan tak rela melepaskannya “ Mereka benar tinggal satu tugas yang belum kamu selesaikan ,sedikit lagi dan kita tak kan pernah berpisah lagi “ kata Ichiren yang bersuara sama seperti Ibu haru .
            “Lindungi mereka ,hanya anda yang bisa “ kata wanita lain yang berwajah penuh kelembutan,sama seperti Bu Haru di bibirnya penuh senyum “ pastikan mereka bersama “
            Ichiren tersenyum “ Waktunya untuk kembali Mayuko “ lalu seakan terdorong Bu Mayuko terjatuh dalam pusaran yang gelap menjauh dari tempat yang tenang dan terang tadi .
             Bu Mayuko terbangun dengan nafas tersegal , para dokter berlari menghampiri dirinya . Bu Mayuko memandang sekelilingnya  menyadari bahwa ia berada di Rumah sakit. Maya dan Pak Shanau mendengar suara langkah kaki  mendekat . Mereka langsung merasa girang . Mereka berdua hampir saja berteriak seandainya salah satu mereka yang mendekat berbicara “ Ingat ,bunuh gadis itu ,jangan sampai meninggalkan jejak .Mereka berdua sudah mengalami kecelakaan pasti telah terluka . Tapi pastikan jangan meninggalkan jejak “
            Maya dan Pak Shanau terbeliak karena  terkejut . Lalu keduanya malah bersembunyi  Pak Shanau berbisik “ Nona,kita tak bisa begini ,kita harus lari ,jika kita disini . Mereka bisa menemukan kita “ Maya menangguk “ Bagaimana dengan bapak , kaki bapak luka ? “ kata Maya juga berbisik .
            “ Saya masih bisa ,ingat begitu aku menyuruh anda lari . Anda harus lari sekuat tenaga “ katanya pelan . Maya mengangguk . “ Lihat ….itu mobilnya “ kata salah satu orang tersebut . Maya merasakan dadanya berdegup kencang seakan seperti gemuruh. “ Siap ….. “kata Pak Shanau . “ sekarang “ Keduanya berlari ketika ketiga orang tersebut sibuk memeriksa rongsokan mobil “ ITU MEREKA “ salah satu dari ketiga orang tersebut “ Maya berlari dengan cepat ,tapi kemudian “ AKH …..” Pak shanau terjatuh . Darah menetes makin deras dari luka di kakinya .
            “ LARI ….,NONA LARI “ kata Pak Shanau . Ia tak lagi berusaha lari , Malah mengambil dahan pohon yang cukup besar . Sedangkan ketiga orang makin mendekat “ ta…..pi “ kata Maya Ragu .
            “ Lari NONA “ kata Pak Shanau sambil mengayunkan dahan kepada para pengejarnya . Maya yang ragu kembali berlari beberapa kali ia melihat Pak Shanau yang sekarang dikeroyok tiga orang.
            Maya menjerit ketika seseorang memegang bahunya ,menangkap Maya yang hampir terjatuh “ tapi betapa leganya Maya ketika mengetahui yang  datang adalah Masumi “ Mungil “ panggil Maya sambil memeluknya .
            Tapi Maya langsung melepas pelukannya “ Pak Shanau …..ia dikeroyok “kata Maya “ mereka berusaha membunuhku “ Wajah Masumi langsung berubah ketika mendengar ucapan maya . Hijiri yang dari tadi diam tanpa menunggu perintah menuju tempat di mana Maya berlari . Benar saja Pak Shanau dihajar oleh ketiga orang tersebut .
            Masumi lalu mengikuti Hijiri . Ternyata di belakang Masumi ada beberapa anggota SAR . Beramai ramai mereka mengikuti kedua orang tersebut . Hijiri telah menumbangkan seorang yang menghajar Pak Shanau yang kini pingsan , Masumi lalu mengirimkan bogem mentahnya ke pengejara lainnya . Para Anggota SAR berhasil melumpuhkan yang lain. Dan sisanya malah merawat luka Pak Shanau . Akhirnya Maya selamat .
            Maya telah selesai diperiksa . dokter mengatakan suatu keajaiban bahwa Maya hanya mengalami beberapa luka dan memar .Bahunya sedikit terkilir ,dada maya mengalami memar,kepalanya gegar otak ringan , tapi tak ada yang membahayakan jiwa.
            Pak Shanau tak seberuntung Maya ,luka dikakinya ternyata cukup serius , dan gara gara terkena pukulan ,tulang rusuknya patah di beberapa tempat . Jadi dia menjalani perawatan di RS.
            Maya menolak opname ,ia merasa lebih baik istirahat di rumah . Tapi bahkan Masumi juga tidak dapat menahan keinginan Maya melihat Bu Mayuko setelah mendengar penjelasan dari teman temannya .
            Maya mendekati Bu Mayuko ,yang penuh dengan slang . Maya hampir menangis dan merasa bersalah menyadari karena dirinya Bu Mayuko mendapat serangan jantung . Bu Mayuko terbangun ketika mendengar seseorang mendekatinya. Bu Mayuko melihat Maya datang dan tersenyum lega melihat muridnya selamat .
            “ Bu Mayuko , bagaimana perasaan anda sekarang “ kata Maya pelan , Bu mayuko kembali tersenyum ‘” aku tidak apa apa “ katanya parau .” Syukurlah kau selamat………….. “katanya pelan . Hanya itu yang terlontar dari bibir bu Mayuko karena beliau kembali tertidur.
            Maya kembali ke apartemennya ,serasa meninggalkan tempat ini seabad yang lalu padahal baru tadi pagi ia meninggalkannya . Masumi membawanya ke tempat tidur dan menyuruhnya tidur. Dan Maya merasa dirinya sangat lelah . Ia  merasakan Pak Masumi menjauh ,tangannya yang dari tadi menggenggam tangan Maya mulai lepas,tapi Maya tidak membiarkannya . Maya membuka matanya dan melihat Masumi duduk di tepi ranjang . “ Istirahatlah ,mungil “ kata Masumi pelan.
            Masumi hampir saja meledak ketika mendengar penjelasan dokter,benar Maya memang tidak memiliki luka yang membahayakan jiwanya tapi jelas akan membuat gadis itu kesakitan untuk beberapa hari .”Jangan tinggalkan aku “ kata Maya “ sedari tadi aku ketakutan ,takut tidak bisa bertemu anda lagi ,jadi ……aku mohon jangan pergi “ kata Maya. Masumi merebahkan tubuhnya di sebelah Maya memeluknya dengan lembut karena ia tahu tubuh gadis yang dicintainya penuh dengan lebam dan goresan . “ Aku tidak akan ke mana mana “ kata Masumi lembut .Maya meletakkan kepalanya di dada Masumi ,ia menjerit pelan ketika menggerakkan tangan lupa bila bahunya terluka .” menyebalkan “ kata Maya cemberut “ padahal aku ingin memeluk anda “ kata Maya kesal .
            Masumi tertawa kecil,” sabarlah “katanya sambil mengelus rambut hitam Maya . “ Setelah ini  kamu boleh memelukku sesuka hatimu “ kata Masumi pelan. Tapi Maya malah terdiam . Ia masih ingat situasi yang terjadi di samping Masumi masih ada Shiori yang tak mau melepaskan Masumi .Pria itu seakan mengerti apa yang dipikirkan kekasihnya .Sedikit menjauhkan tubuhnya tapi tanpa melepaskan pelukan .Masumi tersenyum mengecup bibir kekasihnya . Seandainya ia tak ingat dengan luka Maya . Ia pasti mencumbuinya sampai puas melepas ketegangan dan rasa frustasi yang menghantuinya sapanjang siang tadi .
            “ aku lupa bilang “ kata Masumi sambil tersenyum “ Shiori telah setuju untuk membatalkan pertunangan “ Maya membeliakkan mata tak percaya “APA!” katanya keras “bisakah anda mengulangi lagi “ katanya ke Masumi . Sekali lagi Masumi tersenyum dibelainya wajah kekasihnya yang masih terkejut “ Shiori setuju membatalkan pertunangan “ Maya mengerjabkan mata mencerna apa yang dia dengar “ benarkah ,Ia telah setuju ?’ kata Maya pelan dengan suara tidak percaya “ tapi …….kenapa ? “ Ia memandang kekasihnya dengan curiga “ Apa anda melakukan sesuatu yang buruk terhadapnya ?” kata Maya pelan . Kali ini Masumi yang cemberut “ Tidak” katanya singkat sambil melepas pelukannya .
            Maya kembali membeliakkan matanya “ Jangan katakan anda marah “ kata maya pelan “ Iya ,aku marah ,apakah kamu selalu memandangku seburuk itu ?” kata Masumi yang masih jengkel . Maya mengernyitkan wajah menahan sakit ketika mengangkat tangannya . Masumi terkejut “ Maya bahumu terluka jang………” kata katanya terhenti ketika tangan Maya membelai wajahnya .”Pria di depanku ini memang aneh ,dia lebih suka dunia menganggapnya menusia dingin ,tapi aku tahu benar hatinya sangat hangat . Dunia mungkin mengenalnya sebagai manusia tidak berperasaan tapi aku tahu bahkan aku tak mengenal orang yang lebih berperasaan daripada dia . Dunia boleh mengenalnya sebagai orang yang gila kerja tapi aku tahu dia melakukan agar para pegawainya terjamin kesejahteraanya . Agar pegawainya bisa memasukan anaknya ke RS yang mengalami kelainan jantung ,agar seorang kakak bisa menyekolahkan adiknya ,agar seorang anak bisa memasukan ibunya ke rumah jompo yang memiliki fasilitas lengkap . Itu adalah orang yang aku cintai . Itu caraku memandangnya “
            “ Entah kenapa Maya ,aku merasa takkan menang darimu “ kata  Masumi lembut sambil mencium telapak tangan Maya yang berada di pipinya .” Sejujurnya Maya …aku sama terkejutnya denganmu ,aku sendiri tidak tahu kenapa ia melepaskan aku.Tapi ketika melihat sikap yang ia perlihatkan ke aku .Aku tahu dia sungguh sungguh “. “Dan sekarang mungil ,kamu harus tidur   “katanya sambil memeluk Maya. Dan tak lama kemudian keduanya tertidur.
                                                  *************************
Pagi hari satu hari setelah kecelakaan  ……………..Kediaman Eisuke Hayami
            Di hadapan Eisuke ia duduk teman lama dan patner bisnisnya ,bahkan hampir menjadi besannya . Ia nampak menua dalam beberapa hari .Ia meminum pelan teh yang disuguhkannya “ Aku yakin ,Anda tahu alasan kedatanganku ,Shiori cucuku ingin membatalkan pertunangannya dengan Masumi “ katanya pelan ,tersenyum tipis ia memandang Eisuke “ aku benar benar ingin kita jadi keluarga tapi sayang…..sekarang kelihatannya sudah tak mungkin lagi “, Eisuke menghela nafas .” Aku benar benar minta maaf “ kata Eisuke pelan . Ia benar benar menyukai Shiori ,dan sampai  sekarang tidak mengerti putranya . Shiori tidak hanya cantik tapi juga berpendidikan  dengan latar belakang yang hebat dan gadis sebaik itu ditolaknya . “ tidak perlu “ kata lawan bicaranya sambil menggelengkan kepala , ia mengeluarkan lembaran kertas dari sebuah tas “ berkat dia ,aku bisa menyelamatkan perusahaanku anakku Hijime dan ponakanmu andil dalam masalah ini . “ ia menatap tajam Eisuke sebelum melanjutkan pembicaraannya “ Jadi katakan padaku ,apa yang akan kamu lakukan dengan ponakanmu itu ? .
            Kali ini Eisuke yang tersenyum dan wajahnya berubah menjadi dingin “ Jika anda mengira ,aku akan melindunginya ,maka  anda salah besar “ . Kakek Shiori tertawa senang “ walau aku mencintai anak keduaku ,tapi kelihatannya ia harus mempelajari pelajaran lainnya ,jadi Eisuke aku ingin mengajukan perjanjian baru ,Kali ini kedua belah pihak akan mengalami keuntungan ,Bagaimana pendapatmu tentang ini ?
                                                *******************
6 Bulan kemudian ………( hari penyerahan  penghargaan Drama Nasional )

            Maya sekali menghela nafas ,6 bulan setelah kejadian kecelakaan tersebut . Otak dari kecelakaan tersebut akhirnya terungkap putra ke dua Takimaya menggunakan kesempatan dalam kesempitan berusaha membunuh maya dan menjebak kakaknya ,ia dibantu oleh keponakan Eisuke yang tidak puas dengan pamannya yang memberikan Daito kepada Masumi .Tapi ia lupa Maya adalah bidadari merah yang diakui oleh Bu Mayuko ,sesuatu yang seharusnya tidak dilakukan oleh ponakan Eisuke adalah mengotak atik Bidadari Merah yang merupakan obsesi Eisuke . Ia langsung di depak dari daito dan menurut sumber yang dipercaya kantor Daito merupakan area terlarang untuknya.
            Wartawan menyantap berita putusnya pertunangan Masumi dan Shiori dengan menjadikan topik utama .Tapi kedua pihak keluarga hanya berkomentar “keputusan berakhirnya pertunangan ini dari keduabelah pihak karena merasa tidak cocok “ .
            Tapi hal itu membuat maya kalang kabut mungkin karena Masumi telah bersama maya dan bisa menyelesaikan perpisahannya dengan Shiori tanpa masalah .Masumi nampak rilex dan beberapa kali tersenyum bahkan membalas sapaan para pegawainya ,membuatnya ia menjadi sasaran ibu ibu yang mencari menantu atau perempuan cantik yang mencari suami .
            Maria masuk ke dalam ruangan dan tersenyum , Maya telah selesai dirias. Maria menahan nafas Maya terlihat sangat cantik . Ia tau banyak laki laki yang mengejar Maya mulai dari aktor ,penyanyi atau pengusaha ,’ tapi maya terlalu polos ‘ dalam hati Maria mengomentari Maya . Ia tau setiap selesai syuting atau pulang dari suatu acara maya selalu pulang , atau ia akan pergi bersama Rei dan teman temannya .Tak sekali pun maya tertarik menerima undangan makan malam berdua dengan seseorang .” Maya,aku bantu anda menggunakan gaun anda “ kata Maria sambil menggandeng  Maya ke tempat ganti.
            “Wah ,Maya ….” Kata Maria makin kagum .Jika tadi Maya nampak cantik kali Maya nampak luar biasa . Maria mengerutkan kening “ Seharusnya anda datang ke acara penghargaan dengan kekasih anda “ katanya sambil merapikan gaun Maya . “ Apakah anda tahu drama Bidadari merah dan anda masuk di nominator hampir disetiap kategori ,seharusnya anda datang bersama kekasih anda “kata Maria . Dan hampir tak percaya melihat wajah Maya sedikit memerah dan berkata pelan “ aku datang bersamanya kok “
            Hal ini membuat Maya gugup dan jantungnya berdegup kencang . Karena hari ini Masumi yang menjadi pengawalnya dan mengumumkan secara ‘ tidak ‘ resmi kalau keduanya berpacaran.” Eh ……” kata Maria tak mengerti . Maya tersenyum malu malu dan berkata “ aku datang bersama kekasihku “
            Belum selesai maya berbicara sebuah ketukan pelan ,Maria bangkit dan membuka pintu . Masumi melangkah masuk , Masumi nampak tampan menggunakan texedo hitam sedangkan di dadanya nampak setangkai mawar ungu menghias  sakunya. Di tangannya pun ia membawa serangkaian mawar ungu yang nampak cantik . Seperti di Astoria ,Masumi nampak tertegun menatap Maya ,sedangkan maya juga tidak sanggup berkata kata .
            Masumi tersadar lebih dulu ketika menyadari Maria mengamati keduanya dengan tatapan ingin tau “ cantik …..” kata Masumi pelan sambil memegang dagu Maya “ cantik adalah kata yang terlalu sederhana untuk mengambarkannya mungil “ kata Masumi tetap pelan ,sedangkan dibelakang mereka terdengar bunyi klik pelan ,Maria meninggalkan keduanya di ruang ganti .Masumi mengusap pipi Maya yang halus dan lembut . Ia menghembuskan nafas dan memeluk Maya erat “ Mungil …aku tergoda membuat riasanmu berantakan” sambil mengecup bahu maya yang terbuka .Keduanya kemudia bersiap pergi ke acara penghargaan drama nasional .
            Lampu blizt menyambut Masumi ketika melangkah keluar mobil di depan carpet merah . Wartawan semakin penasaran ketka mengetahui Masumi Direktur Daito membawa pasangannya datang ke acara ini .Banyak wartawan mendekat ketika Masumi mengulurkan tangan membantu Maya keluar dari mobil . Maya menghembuskan nafas dan meraih tangan Masumi . yang langsung di genggam . Maya memandang wajah masumi yang tersenyum dan entah bagaimana semua kegelisahan dan kegugupannya menghilang.
            ********************************************
            Masumi melangkah masuk ke apertement Maya ,Maya nampak semakin cantik dan bahagia .Ia meletakkan piala yang didapat Maya diatas meja , dan mendekati Maya ,memeluknya “ Bahagia mungil? “ tanya Masumi lembut ,sambil mengecup pipi maya “sangat ….sangat sangat sangat bahagia “ kata Maya sambil memeluk leher Masumi “ terima kasih “ kata Maya pelan di telinga kekasihnya “ datang bersamamu membuat kebahagianku semakin sempurna “
            Masumi melepas pelukannya kemudian duduk dan menarik maya ke atas pangkuannya “ Hmm salah mungil ,kamu yang membuatku menjadi laki laki paling beruntung “ kata masumi pelan ,sambil mengamati wajah kekasihnya ,Maya nampak malu , ‘ada yang ingin aku lkukan dari tadi mungil “ bisik masumi yang langsung mencium Maya . Berapa kali ia mencium maya dalam 6 bulan ini , sudah tak terhitung lagi banyaknya tapi tetap saja Masumi menginginkannya lebih dan lebih. Ia merasa takkan bisa hidup tanpa ciuman dan belaian Maya .Setelah beberapa saat Masumi melepaskan Maya “ mu …mungil kita harus berhenti “ kata masumi mengendurkan  pelukannya . Maya menyembunyikan wajah di leher masumi ,menikmati aroma Masumi yang selalu membuatnya mabuk .” aku tak sabar … “ kata Masumi sambil membelai bahu maya yang terbuka ,Maya menghela nafas ,belaian masumi selalu membuatnya terasa gila “ masumi……” rintih Maya ketika belaian masumi menjalar ke bagian tubuhnya yang lain .” aku benar benar …..tak sabar Mungil …..aku akan membuatmusegera menjadi istriku  “Ia akan menciunm Maya lagi ketika Hpnya berbunyi . Masumi menggerutu ,ia mengangkat Hpnya tanpa membiarkan Maya mengubah posisinya.” Hallo ,Mizuki …..selalu menelpon pada saat yang tepat ‘” gerutu Masumi . Disebrang sana Mizuki tersenyum ia bisa membanyangkan adegan apa yang diganggunya ini . Ia memberikan laporan singkat yang membuat gerutuan Masumi makin panjang .
            “ Ada apa “ kata Maya saat Masumi menutup telpon , ia melepaskan diri dari Masumi . Masumi sedikit cemberut “ para wartawan dan paparazzi berkumpul di depan ,aku rasa mereka mengikuti kita “ kata Masumi “ aku harus pulang sebelum mereka berpikiran macam macam “ katanya sambil merapikan pakaiannya. Maya tersipu pakaian masumi berantakan karena dirinya . “ A…..pa ? ada wartawan ? “ kata Maya kuatir.
            “ masumi duduk di depan Maya yang sama berantakannya seperti dirinya .” jangan kwatir ,tidak akan terjadi sesuatu yang buruk “ katanya sambil mengecup Maya .” aku janji …bersabarlah sebentar dan kita akan bersama sama selamanya “Maya mengalungkan kedua tangannya ke leher Masumi dan bertanya “ seberapa cepat ? “ kata Maya manja , membuat Masumi gemas dan disela sela ciumannya ia menjawab “ secepatnya “
            Malam semakin bergulir tapi keduanya seakan tak peduli dengan dunia sekitarnya bahkan ketika Hp masumi berbunyi berulang kali .
                                              ********** Tamat *******************

Senin, 02 April 2012

Can't You hold Me One More Time ? ch 5 End

Can’t You Hold Me Once More Time?
Chapter 5
(by. Dina KD)


The beautiful times we had,
 they’re all memories now
The tears I shed when I
missed you like crazy
Hoping you’ll come back,
 time stood still
to hold you once more........

                "Kenapa ? Anda tidak percaya saya ? " tanya maya sambil duduk di sofa dihadapan Shiori .Kata kata Maya kembali tergiang ngiang di kepalanya " aku akan kembali ,Pada saat itu aku akan mengambil Masumi kembali.Dan tak seorangpun yang bisa menghalangiku  aku "
                " tidak ,karena aku adalah  istrinya "kata Shiori .Kembali maya tersenyum memandang Shiori dengan sedikit berpikir"benarkah ,apakah kamu menjadi kekasih yang dicintainya bukan sekedar istri"
kali ini senyum maya mengembang "melihat anda ....melihat Masumi ,aku rasa tidak mungkin ".Shiori memandang Maya dengan mata melotot " kamu telah bertemu Masumi "Maya memandang Shiori dengan sedikit cemberut " tentu saja sudah ,dia yang kekasihku bukan anda ? " Shiori menatap tajam " bagaimana apakah anda sudah berhasil ? " tanya Maya tersenyum ,Shiori tidak menjawab ,Maya melihat reaksi Shiori dan tertawa kecil " haruskah aku mengatakan ' apa yang kubilang ' kepada anda"lalu maya menggelengkan kepala walau senyum itu masih ada di bibirnya ' ahhhh .....bahkan sampai sekarang anda masih belum mengerti juga "  lalu Maya bangkit dari sofa  "Dan mereka mengatakan aku yang bodoh ......." lalu ia menoleh ke arah shiori " selamat berbelanja ,aku harus pergi ,goodbye " lalu Maya melangkah pergi ,meninggalkan Shiori yang masih mematung di kursi dimana ia duduk .
                Maya merasa bersalah ,ia merasa melakuukan sesuatu yang salah .Dia benci Shiori ,tadi ia terlalu menuruti perasaan melampiaskan rasa marah yang sudah ia pendam selama dua tahun .Tanpa disadari Maya ia menghela nafas .Ayumi memperhatikan Maya sambil menanti kasir yang sedang menyelesaikan transaksi kartu creditnya. Ia melihat Maya mendatangi Nyonya Hiyami ,dan melihat reaksi wanita itu terhadap Maya membuat hatinya penasaran .Ayumi memang mengenal Shiori ,tapi tidak akrab hanya sekedar kenal saja .
                Ayumi mendekati Maya yang seperti melamun ,ia menepuk " Waaa..." teriak maya sambil memegang dadanya ,tapi ternyata Ayumi juga terkejut hingga menjatuhkan belanjaannya " Ayumi ,apakah kamu ingin jantungku copot " ,Ayumi mengambil belanjaannya kemudian menjawab " yang bener saja " kata Ayumi ,sambil menyeret Maya keluar .
                Mereka berdua berjalan sepanjang trotoar tanpa memperdulikan bahwa kedua gadis tersebut menarik perhatian orang yang sedang melewati terotoar ."wah ,aku lupa ,aku berjalan dengan artis top Jepang ,pantas semua melihat kemari " kata Maya " artis Top Jepang ,apa tidak keliru ,bukannya yang disebelahku artis intersional " balas Ayumi .Maya hanya tertawa kecil dan memandang Ayumi " apa kamu tahu apa yang kurindukan sekarang ini ? " tanya Maya ,Ayumi tersenyum " ice cream " jawabnya .
                "Aku mohon,bisakah ayahmu menjadi Sutradara di film ini ?" kata Maya sambil memakam es cream coklat kesayangannya itu .Ayumi memandang Maya " bagaimana kalau kamu sendiri yang bicara dengan beliau  nanti malam " jawab Ayumi ," mama juga merindukanmu " kata Ayumi .
                **************************
                Maya sibuk mempersiapkan rapat berkat Ayumi dan Masumi ,Pak hikemawa setuju menjadi sutradara  dan ini akan menjadi rapat produksi pertama .Telpon berbunyi yang langsung diangkat oleh Maya " Apa ,ada tamu diloby " kata maya selesai mendengar resepsionis hotel " baik ,saya akan turun ,terimakasih " kata maya kemudian .
                Pak Asa mendekati Maya ,kemudian membungkuk memberi salam sebelum ia bicara " Nona Kitajima ,Tuan Eisuke Hiyami ingin bertemu dengan anda sekarang " Maya menaikan alisnya ketika mendengar kata ' sekarang ' kemudian ia tersenyum " Maafkan saya ,tapi jadwal hari ini cukup padat ,akan saya luangkan nanti siang " kata Maya selesai itu ia akan beranjak ,ketika pria tersebut menghentikannya dengan berdiri di hadapan Maya ,sekali lagi Maya menaikkan alisnya " ini permintaan atau perintah " kata maya " jika ini permintaan ,anda tidak boleh memaksa ,tapi jika ini perintah ...." kata maya " siapa tuan Eisuke Hayami hingga berani memerintahku " sambil menatap tajam Pak Asa ,kemudian Pak Asa  menundukkan kepala " Maafkan saya ,tapi " Maya masih menatap " Lihat baik baik ,Jika bukan aku yang menginginkan perjanjian ini ,apakah Daito bisa selamat ? ,Pak Asa menatap Maya terkejut sehingga melangkah mundur . Maya segera berlalu dari hadapan laki laki itu.
                Maya menyiram wajahnya dengan air dari wastafel di kamar kecil hotel ,tangan dan tubuhnya gemetar tak terkendali seakan akan Maya akan jatuh tiap saat " menakutkan " kata maya sambil memegang dahinya ,Tangannya nampak bergetar hebat .Maya berusaha mengendalikan dirinya " tenang Maya ....tenang ,kamu harus tenang " kata Maya seolah membujuk dirinya sendiri untuk tenang , Sesaat maya menutup matanya dan menenangkan dirinya dan mengambil nafas panjang .Ia membuka pintu kamar kecil itu " ini panggungmu Maya " . Maya mengangkat wajahnya dan membuka matanya ,kembali menjadi Maya yang tenang dan terkendali ,ia kemudian keluar dari kamar kecil itu.
                Di Kamar kecil ,nampak seseorang membuka pintu dari salah satu lamar kecil yang tersedia di sana ,Orang tersebut menghela nafas dan tersenyum bersamaan " bahkan dia tak sadar kalau salah masuk kamar kecil pria " yang Ternyata Albert "dasar Maya "katanya kemudian . 
                ***********************************
                Kediaman Hiyami ,di kolam ikan nampak Eisuke memberi makanan pada ikan ketika pelayan memberikan sebuah telpon " ya Asa ,apa yang terjadi ? kenapa Maya belom kemari " tanyanya pada asistennya " Apa ,ia menolak datang sekarang " Kemudian Eisuke terdiam mendengarkan keterangan dari ASa " ya sudah ,kamu tunggu Maya hingga siang nanti ,ingat apa pun yang terjadi bawa gadis itu kemari " Eisuke menutup telponnya " ia benar benar berubah " kata Eisuke seakan bertanya pada dirinya sendiri.
                Maya tiba di Rumah Masumi tepat tengah hari ,ia memasuki ruang tamu dan terkejut ternyata paman ice cream yang ia sukai ternyata Eisuke " seharusnya saya bisa menduganya "katanya . " aku dengar kamu sukses di luar negri bahkan menebus Broadways " kata Eisuke setelah mereka duduk dengan nyaman di ruang tamu yang luas  " Benar ,aku menyukai tantangan dan aku mendapat pengalaman yang berharga di sana  " jawab Maya "lalu Kenapa kamu kembali ? " Eisuke lalu bertanya ,Maya tidak dapat menyembunyikan rasa gelinya " kenapa saya tidak boleh kembali ? " Eisuke mamandang Maya kaku " ahhh...apakah karena menantu ahhh bukan ...bukan  tapi  besan anda " Wajah eisuke semakin kaku kelihatan sekali ia menahan kesabaran " Aku bertanya kepadamu sekali lagi kenapa kamu kembali? "dengan nada yang biasa membuat para pegawainya ketakutan ,tapi Maya malah memandang dingin dan sinis
" Bukankah hak anda sudah hilang ketika anda menyutujui pencurian  donor jantung Bu Mayuko "Maya menggelengkan kepala tanda tak mengerti " saya kira anda mencintai bu Mayuko ....atau paling tidak Bidadari merah " lalu Maya tersenyum " hari ini saya baru  sadar anda tak pernah mencintai orang lain selain diri anda sendiri" Eisuke mencoba tersenyum walaupun nampak kaku ,ia merasa terkejut karena Maya mengetahui keterlibatannya atas kejadian 2 tahun yang lalu " apa ....maksudmu aku terlibat ? Kurasa kamu salah "katanya ," benarkah ,beberapa detail tentang Bu Mayuko hanya beredar di Daito ,seperti kapan Bu Mayuko mendapatkan donor ? terang Maya " apakah anda tahu bahwa donor itu didapat secara mendadak ? "lanjut Maya " lalu tentang tiga orang tersebut "kata Maya " mereka bekerja di perusahaan keamanan yang terikat kontrak dengan Daito di Hokaido "Maya memandang Eisuke " jangan katakan anda tidak tahu itu ? tanya Maya .Kemudian Maya berdiri "aku kembali ...karena Jepang adalah rumahku " Eisuke yang masih  memandang Maya kembali bertanya
" lalu perjanjian 2 tahun yang lalu ?" Kali ini mata Maya seakan bersinar " perjanjian itu tidak mengatakan aku harus pergi selamanya .lalu aku juga berjanji akan meninggalkan Masumi saat itu ,dan aku sudah penuhi janji itu ,aku sudah pergi"kembali Maya tersenyum lebar " aku tidak melanggar perjanjian " Eisuke terpaku ,Gadis di depannya benar benar berubah gadis yang dulu lugu kini bisa membalas kata katanya 
                " Tidakkah yang harus anda pikirkan sekarang apa yang harus anda ucapkan saat Masumi mengetahui anda ternyata terlibat ? Satu satunya alasan Masumi tetap di Daito karena " ayahnya " tidak terlibat atas kejadian itu" kata maya sambil menekan kata ayahnya ," Hal itu adalah  satu satu tali penghubung antara kalian dan anda  telah menghancurkannya  " Kali ini Eisuke sedikit memucat " ahhh ...anda akan memakai " hutang " karena membesarkan Masumi ?" kata Maya " benarkan ,anda akan  memakai itu ? " Maya mengucapkan dengan Tegas
                "Masumi tidakkah sudah membayarnya ,menjadi seseorang yang bahkan tidak boleh punya keinginan ,tidak boleh punya impian ,hanya boleh menjadi " boneka" yang harus menurut keinginan anda seumur hidupnya " Serang Maya " Masumi tidak memiliki utang apa pun pada anda .Ia telah membayar beserta bunga bunganya " Maya memandang Eisuke seperti binatang marah  " lagipula jika anda melakukan ,akan kuhancurkan Daito sehingga tak tersisa " Eisuke terkejut ,memandang Maya yang dingin tanpa sadar tangannya yang memegang tongkat berkeringat ,Maya tersenyum dingin " jangan tantang aku melakukannya Tuan Eisuke karena kali ini aku mampu dan Bisa ".Maya meraih sebuah dokument yang tergeletak di Meja yang bertuliskan " Laporan Tahunan Daito " ,kemudian Maya meletakkan di depan Eisuke " semoga laporan ini menghangatkan malam dingin anda ,selamat siang " kata maya beranjak pergi" apa yang terjadi dengan Maya yang dulu " tanya Eisuke , Maya menghentikan langkahnya dan menoleh " kalian membunuhnya ketika membiarkannya meninggalkan kekasihnya menderita ,ketika melihat kekasihnya  seperti Mayat hidup ,kalian benar benar membunuhnya "  kemudian maya berhenti sejenak sebelum meneruskan kalimatnya " Jika anda memilih hidup seperti ini ,hidup sendiri ,kesepian dan mati sendiri itu pilihan anda ,tapi tak akan aku biarkan Masumi menempuh jalan yang sama ,kali ini aku yang akan melindungi Masumi " kata Maya sambil meninggalkan rumah keluarga Hayami .
                 ***********************************
                Hijiri menelpon Masumi dan memberitahukan bahwa Maya datang ke kediaman Hayami atas undangan  Eisuke . Masumi langsung menuju hotel tempat Maya menginap meninggalkan rapat yang berlangsung dan sekretaris yang kebingungan .
                Maya tidak kosentrasi pada rapat yang berlangsung ," Maya " kata Pak Hikemawa menepuk pundak Maya sehingga gadis itu terkejut ,Maya nampak pucat." Maya kamu tidak apa apa " tanyanya kemudian ." tidak apa apa ,saya tidak apa apa kok ,mungkin kecapaian " kata maya sambil mencoba tersenyum ." Maya ,lebih baik kamu istirahat saja nanti kamu sakit " kata Tony ," benar ,lagipula ada kami " sahut Albert " Stephani " kata Albert memanggil seorang wanita yang bergegas datang " antar nona Maya ke kamarnya dan pastikan ia istirahat " Maya ingin protes tapi tatapan tiga pria didepannya tidak memeperbolehkannya .
                Maya duduk di tempat tidur untuk menyenangkan Stephani ,ia setuju untuk istirahat ,tapi pikirannya berkata sebaliknya " jadi ...seperti inikah yang dialami...Masumi tiap hari " kata Maya pelan," begitu...." Maya tidak meneruskan kalimatnya ,ia menautkan kedua tangannya dan menyembunyikan wajah,ia menangis tanpa Maya sadari ia menangis semakin keras  ,ia mengenal Masumi ,walaupun semua orang menganggapnya dingin dan tidak berperasaan tapi Maya mengetahui bahwa Masumi sebenarnya baik ,dan setiap kali melakukan sesuatu yang melawan hatinya ,Masumi sedih " pantas Masumi menjadi dingin ,ia harus menyembunyikan semua perasaan tidak sukanya " kata Maya pelan .
                Masumi bergegas masuk ke hotel ,ia menemukan Albert dan Tony berbicara di loby ,Masumi segera mendekati mereka " Maya apakah dia baik baik saja " tanya Masumi begitu tiba dihadapan mereka .Tony yang menjawab " tidak ,Maya tidak baik ,semenjak pulang tadi siang " Masumi kemudian bertanya " Dimana Maya sekarang " ,Albert yang menjawab " di kamarnya " Masumi langsung lari menuju lift ,Tony menelepon seseorang " Stephani jangan pergi dulu ,tunggu sampai Masumi sampai sana ,dan tempatkan beberapa penjaga di sekitar kamar Maya "katanya sambil menutup telpon ," Ahhhh aku jadi rindu dengan Sandra " kata Tony yang merindukan tunangannya itu ,yang hanya disambut dengan tawa Albert.
                Masumi masuk dalam kamar Maya ,ia melihat Maya sedang tertidur dengan air mata yang belum mengering di pipinya .Masumi duduk di tepi Ranjang dan melihat wajah Maya dengan sedih ,diulurkan tangannya dan menbelai alis maya ,kemudian air mata Maya yang membasahi pipinya ,Masumi mendesah " apa yang harus aku lakukan Mungil  ,agar kamu tidak menderita seperti ini " kata Masumi dengan wajah penuh kesedihan .
                Maya terbangun ,'aku pasti bermimpi ,karema masumi ada di sini' kata Maya dalam hati ,tapi kemudian Masumi mempererat pegangannya di tangan Maya yang sedari tadi ia pegang " Masumi " panggil Maya pelan . " bagaimana ,kamu baik baik saja " tanya Masumi sambil membantu Maya duduk ,Maya menganggukkan kepala " aku tidak apa apa hanya kecapaian " jawab Maya tersenyum menenangkan Masumi ," tapi kenapa ayah memanggilmu " tanya Masumi ,ia melihat perubahan wajah Maya " apa yang ayah katakan Maya " kejar Masumi .Maya tersenyum " tidak ada  apa apa kok " jawab Maya ,jelas Masumi tidak percaya ,karena terlihat jelas di wajahnya " aku akan bertanya pada ayah " kata Masumi beranjak pergi ,tapi Maya mempererat pegangan tanggannya " Jangan pergi ,kumohon jangan pergi " kata maya ," masumi .boleh aku minta sesuatu " tanya Maya ,Masumi kembali duduk " tentu saja ,kalau aku bisa ,tentu akan kuberikan ,kamu ingin apa? " tanya Masumi ." bisakah kamu memelukku " jawab Maya ,Masumi langsung memeluknya  .Maya kembali tersenyum 'serasa pulang ke rumah ' kata maya dalam hati menikmati hangat dan keharuman wangi tubuh Masumi " apakah kamu tahu ,sepanjang kesibukan aku hari ini ,aku hanya  ingin memeluk anda " kata Maya ,yang disambut masumi dengan mempererat pelukannya .
                Masumi masuk ke dalam Rumah Hayami ,hanya beberapa kali dalam 2 tahun ia menginjak rumah ini ,Masumi sudah menganggap ini bukan rumahnya lagi . Ia langsung masuk ke dalam kamar ayahnya ,pak Asa dan beberapa pelayan mencoba menghalangi Masumi tapi tidak berhasil .Eisuke melambaikan tangan menyuruh pelayan itu keluar ,Masumi langsung bertanya " apa yang ayah katakan pada Maya " Eisuke mengerutkan dahi ddan bertanya " Maya tidak memberitahu " ,Maumi diam tidak menjawab tapi Eisuke mengerti bila Maya tidak menjawab . Beberapa saat hanya kesunyian yang menyelingkup di dalam ruangan itu " Jika terjadi sesuatu pada Maya ,aku sendiri yang akan mengahancurkan Daito " kata Masumi pelan tapi tegas " MASUMI " kata Eisuke terkejut "kenapa ? Sejak dulu aku sadar yang menjadi anakmu bukan aku tapi Daito " kata Masumi " Jadi aku sudah menyerah " lanjutnya " kali ini ayah ,aku akan melindungi Maya . Jika dengan menghancurkan Daito maka Maya selamat ,akan kulakukan " kemudian Masumi meninggalkan ayahnya sendirian. Dan entah kenapa Eisuke merasa kesepian. Terniang di kepalanya kata kata Maya tadi siang " Hal itu adalah  satu satu tali penghubung antara kalian dan anda  telah menghancurkannya  " .Eisuke mendesah .
                 ************************************
                Maya memandang gedung perusahaan Takamiya sejenak teringat kejadian dua tahun yang lalu ,Ia menoleh ke arah Albert dan bertanya " bagaimana ,Apakah semua sudah datang " Albert mengangguk . Maya tersenyum dan melangkah ke dalam gedung .ketika Maya tiba di kantor Shinosuke ,ada tiga orang disana ,Shinosuke ,Noriko istri Shinosuke ,dan tentu saja Shiori .
                " Jadi jika anda tidak dapat membayar sesuai dengan kontrak maka asset Perusahaan Takamiya akan disita ,demikian pula dengan villa yang baru anda beli di pulau Jeju " kata Maya diiringi tatapan terkejut dari Shinnosuke" Maaf nyonya Naoko padahal villa itu baru dihadiahkan pada anda " komentar Maya ,Wanita itu memandang Maya " tapi namaku bukan Nao...ko" lalu wanita itu menoleh pada suaminya " Kamu masih berhubungan dengannya ,kamu sudah berjanji padaku " kata wanita itu sambil berdiri ,Shinosuke berusaha menenangkan istrinya tapi " PLAK " wanita itu menampar suaminya dan berlalu dari kantor itu dengan menangis .
                " Ups " kata Maya sambil memandang Tuan Shinosuke dengan tenang seakan yang terjadi didepannya bukan sesuatu yang luar biasa " sekarang keluarga besar Nyonya Noriko ,takkan membantu anda ,bukan begitu Tuan Shinnosuke " Shinnosuke memandang Maya mengerti bahwa hal tersebut disengaja oleh Maya " Kau ...." kata Shinnosuke dengan suara menggelegar ," ckckckc.....berhati hatilah dengan sikap anda Tuan Shinnosuke,kali ini bukan anda yang memegang kendali "tegur Maya. Tangan Shiori memegang tangan ayahnya ,meminta ayahnya menenangkan diri. 
                " Apa keinginanmu Maya "Tanya Shiori ," permintaanku Nyonya Hiyami sama yang anda aju kan 2 tahun yang lalu " kata Maya sambil menyuruh Stephani memberikan sebuah berkas pada nona Shiori ,SHiori sudah menduganya ketika ia melihat berkas yang diberikan Maya adalah surat cerai  ,ketika ia melihat Maya masuk dalam ruangan ini,Shiori tak pernah menyangka ini ,Maya yang dulu dianggapnya lemah bisa membalasnya seperti ini .
                " jika aku tak mau " kata Shiori ," selain kehilanggan harta kalian ,aku akan memberikan kebebasan pada anda ,pilih antara kakek atau  ayah anda yang masuk penjara " kata Maya ." Kau .....kejam " kata Shiori yang tanpa disadarinya langsung  berdiri  .Tapi mendengar itu Maya tertawa dingin dengan sorot mata menajam " jangan kuatir nona shiori ada yang lebih kejam dari aku misalnya mencuri donor jantung untuk seseorang yang sedang sekarat "  Shiori jatuh terduduk ,tahu bahwa ia kalah.
Shiori mengejar Maya " Tunggu Maya ,,,ada yang ingin aku tanyakan " kata Shiori ,Maya menoleh dengan pandangan bertanya " dulu saat kita bertemu kamu pernah berkata aku tidak mengerti sesuatu ,sebenarnya apa itu ?" tanya Shiori . Maya tersenyum dan menjelaskannya " mencintai seseorang hanya lah urusan satu orang ,menjalin hubungan dan menikah adalah hal yang dilakukan bersama ,ibarat rumah ,cinta dan kepercayaan butuh kerjasama keduanya berhasil .Tidakkah kamu menderita selalu bertahan sendirian " lanjut Maya .Tanpa menunggu reaksi Shiori Maya melangkah "tunggu " kata Shiori ." satu pertanyaan lagi " apakah ...kamu pernah bersamanya " Kata shiori pelan ,Maya menatap bingung Shiori mengulang pertanyaannya " apakah kamu pernah melakukannya bersama Masumi ?" ,sesaat Maya tampak ragu kemudian tersenyum " Tidak ,selama Masumi menjadi suamimu aku tak pernah melakukannya " Kemudian Maya keluar dari gedung Takamiya .Shiori pucat pasi " mereka melakukannya " dengan perasaan kalah ,ia melangkah memasuki kantor ayahnya .
                                                *****************************************
                Shiori menunggu Masumi di ruang kerjanya ,ia duduk terdiam disofa tanpa berkata apa apa ,ia telah menandatangani surat cerai dan sekarang ia membawanya kemari .Shiori tetap memegang surat cerai beberapa kali ia mempererat pegangannya seakan ragu memberikannya pada Masumi .
                Hingga hari ini ia masih berharap Masumi membuka dirinya dan menerima cintanya walaupun Shiori merasa Masumi semakin jauh tapi ia masih berusaha ,tapi hari ini Shiori harus mengakui pernikahannya telah berakhir,Setetes air mata jatuh di tangan Shiori ,menangisi cintanya yang bertepuk sebelah tangan .
                Masumi memasuki ruangannya ,terkejut melihat ' istrinya ' seakan tidak menyadari kedatangannya karena melamun,ia tahu bahwa Shiori menunggunya hampir 1 jam " Shiori,Maaf tadi ada tamu ,ada keperluan apa hingga mencariku " kata Masumi.Shiori tersenyum ,seperti mengejek dirinya sendiri " aku istrimu ,dan kamu bertanya seakan aku rekan kerja  yang sedang melakukan transaksi" Masumi nampak diam sejenak ,kemudian menjawab pelan " bukannya pernikahan kita memang perjanjian bisnis ".
                Shiori langsung menatap Masumi dengan pandangan terluka dan bertanya "itu kah sebabnya kamu tak pernah menganggapku istri ?" Masumi memandang keluar dari jendela ,Shiori bisa memandang wajah Masumi dari pantulan jendela ,wajah penuh kesedihan . Beberapa saat tidak ada yang bicara " aku teringat pertama kali bertemu denganmu " kata Masumi " menggunakan kimono ,kamu kelihatan cantik " lanjutnya " sesaat aku terpana dan terpesona ,kamu memiliki kecantikan berbeda dari kecantikan yang aku lihat tiap hari " Masumi menerawang seakan menembus kenangan "Kemudian aku melihatmu membantu Maya yang terjatuh dan kamu memberikan saputanganmu untuk membersihkan lukanya " Masumi tersenyum " saat itu aku berpikir mungkin aku takkan mencintainya tapi dengan kelembutannya aku bisa belajar hidup dengannya sehingga aku setuju bertunangan denganmu " Tapi semua berubah ,kamu berubah  menjadi wanita yang tidak aku kenal" lalu ia berbalik memandang Shiori " apakah kamu tahu ,aku tak pernah berniat mengaku bahwa akulah Mawar Ungu ,tapi karena dirimu aku mengaku padanya,karena apa yang kamu lakukan padanya aku mengaku " Masumi memandang Shiori yang terkejut "seandainya kamu tidak melakukan apa pun ,aku takkan mengaku dan mungkin kita memiliki pernikahan yang bahagia " kali ini Shiori memucat .
                 " Apakah kesalahanku begitu besar hingga kamu tidak mau memaafkan aku "kata shiori " mungkin ,jika kamu tidak melakukannya 2 tahun yang lalu "kata Masumi ,ia tersenyum ketika melihat Shiori hendak membantah " sejak kamu muncul di rumah sakit ,aku tahu kalau kamu terlibat " .Shiori terdiam sesaat " kamu juga sering melakukannya ,Jangan katakan sebagai direktur daito kamu tak pernah melakukan hal yang sama ? " Tanya Shiori ,Masumi memandangnya " iya ,kamu benar aku melakukannya ,tapi aku melakukannya pada lawan lawanku ,bukan pada orang yang aku  cintai " kata Masumi .Shiori terhenyak ,terngiang kata kata Maya "Jika aku saja bisa menangkapnya ,menurutmu apakah  Masumi merasakan juga? Dia jauh lebih pandai dariku  " .
                Shiori mendekati meja kerja Masumi dan meletakan berkas penceraian itu diatas meja " ini untukmu " kata Shiori .Masumi mendekat dan membacanya ,ia terkejut tapi sebelum berkomentar ,Shiori berkata " Maya yang melakukannya ,ia menukar ini dengan kebebasan ayahku " kata shiori " bercerai denganmu atau ayah masuk penjara " terang Shiori . Ia menatap Masumi " jika Maya itu bukan suatu kesalahan kan ? Jika aku yang melakukan itu merupakan kesalahan"  Masumi hendak menjawab " jangan ,jangan mungkin lebih baik aku tak tahu apa jawabanmu ,karena apa pun jawabanmu itu tetap akan membuatku sakit hati " selesai berkata demikian shiori menuju pintu " Shiori " panggil Masumi " Maafkan aku ....maafkan aku "Shiori hanya berhenti sejenak sebelum keluar dari ruangan itu .
                Masumi mengetuk pintu kamar Maya ,Maya yang membukanya ,ternyata di dalam ada Albert ,Tony dan Stephany.Melihat Masumi yang datang ketiganya langsung sibuk memasukkan barang barang mereka bersiap untuk mengundurkan diri ." Maya apa yang kamu lakukan " tanya Masumi dengan suara penuh kemarahan .Ketiga orang itu langsung menghentikan kegiatannya " aku melakukan apa yang harus aku lakukan " kata Maya dengan dingin ." itu berbahaya ,apakah kamu menyadarinya ,Takamiya tidak bisa diremehkan ,kenapa kamu tidak mempercayaiku " kata Masumi dengan perasaan terluka dan memegang lengan Maya "jadi seumur hidupku apakah aku harus selalu lemah " kata Maya ,berusaha melepaskan dari Masumi " kamu selalu bertanya apakah aku mempercayaimu tapi kamu sendiri apakah percaya aku " dengan sekuat tenaga Maya melepaskan dirinya menatap Masumi dengan terluka " melihat reaksimu kau juga tidak mempercayaiku " pegangan itu terlepas Maya berlari keluar dari kamar .
                " Dasar brengsek ..." maki Toni sambil mendekati Masumi ,tapi belom selesai ia bicara . Sebuah tinju melayang ke arah Masumi ,yang membuatnya terjatuh .Tony hanya bisa melongo ketika mengetahui bahwa Albert telah memukul Masumi demikian pula Stephani yang dari tadi hanya berdiri diam .
                " Apakah kamu tahu bagaimana Maya melewati dua tahun ini ,tak peduli dia terluka ,tak peduli dia keletihan ataupun tidak suka ,ia tetap berjuang karena ia ingin kembali ke sisi anda secepatnya." kata Albert " menurutmu kenapa kami bertahan di " peperangan " yang bahkan bukan milik kami ,karena Kami merasakan kesungguhan Maya " lanjut albert " Maya berhati lembut menurutmu dia tidak menderita melakukan sesuatu yang melukai orang lain" Tony menyahut "Menurutmu kami disini karena apa ? Kami menghiburnya, dari tadi Maya menangis " Masumi yang dari tadi berdiri diam langsung keluar dari kamar tanpa mengucapkan apa apa .
                " hei..." kata Tony hendak mengejar Masumi tapi ditahab Albert ,Albert tampak tersenyum" apa yang kamu lakukan ,biarkan saja ,Masumi mencari Maya " Tony hanya bisa ber oh begitu pula Sthephani ." lebih baik saya beristirahat saja ,entah kenapa saya merasa capek " kata Stephani ,yang disambut ketawa Tony " capek apa ,daritadi kamu diam saja ,tidak membantu " ,Sthephani hanya tersenyum masam dan menjawab " aku kan tidak bisa bahasa Jepang seperti kalian ,jadi mana ngerti omongan kalian " katanya Albert hanya bisa geleng geleng kapala .Dihatinya Albert merasa sedih karena terasa sesuatu yang hilang .
                 Masumi berlari menyelusuri jalan ,Maya belum ditemukannya ,di Apertement gadis itu tidak ada ,ia telah menelpon Studio Kid dan mendapat jawaban maya tidak ada di sana ,Masumi juga telah menelpon teman teman Maya dan tak seorangpun yang tahu " Maya ,kamu ada dimana ? " tanya Masumi ,ia bahkan pergi ke taman dimana ia pernah bermain perahu dengan Maya ,tapi Maya jelas tidak kelihatan .
                tiba tiba Masumi berhenti dan berteriak " Ayunan " sehingga beberapa orang yang didekatnya melonjak kaget .Tapi Masumi telah berlalu.  
                Maya menggerakkan ayunan yang didudukinya dengan pelan ,air matanya mengalir ia merasa marah dan sedih karena sikap Masumi ," Masumi jahat " kata Maya tiba tiba ," kenapa tak pernah mau mendengarkan aku ,selalu semaunya sendiri ,MASUMI JAHATTTTTTTTTTT " teriak Maya kesal .
                "Maafkan aku ,aku tak bermaksud melukaimu " Kata Masumi yang tiba tiba muncul di hadapan Maya .Gadis itu mengusap air matanya dan memandang marah pada Masumi " pergi sana ,aku nggak Mau bertemu denganmu lagi ,pergi sana" Masumi berlutut di depan Maya dan " dengarkan aku ,Mungil ,aku minta maaf "Maya menoleh tidak mau melihat Masumi " pergi ,bukannya kamu marah karena aku meminta Shiori bercerai denganmu ,pergi " kata Maya terluka .Masumi memeluk Maya ,gadis itu langsung memberontak sekuat tenaga tapi sayang pertemuannya dengan keluarga Takamiya sudah menguras tenaganya ,apalagi sesudahnya Maya menangis dan berlari .Sebentar saja Maya sudah kehabisan tenaga ,apalagi Masumi semakin mempererat dekapannya setiap kali Maya meronta .
                "lepaskan aku " kata Maya setelah berhenti berontak .Masumi yang tadi melonggarkan pelukannya saat maya tidak lagi berontak semakin mepererat pelukannya ." Maya dengar ....dengarkan aku dulu " kata Masumi " aku hanya tak ingin terjadi apa apa denganmu ,Takamiya bukan lawan yang bisa diremehkan " kata Masumi "Karena dirimu ,aku bisa bertahan hingga hari ini ,karena aku mencintaimu ,aku hidup sampai sekarang " kata Masumi ,disembunyikan wajahnya di bahu Maya " jika terjadi apa apa denganmu ,apa yang harus aku lakukan ? " ,ia menjauhkan diri dari Maya ,air mata Maya belum kering ,Masumi mengusapnya " jika aku kehilangan dirimu ,bagaimana aku bisa hidup "kata Masumi lembut tapi entah kenapa Maya bisa merasakan ketakutan Masumi " Maaf ,aku tidak bermaksud kasar ,aku hanya kalut ,mereka takkan melepaskanmu dengan mudah " Maya tersenyum " mereka takkan bisa berbuat macam macam denganku ,William akan pastikan itu " Kata Maya " Masumi ,aku melakukannya karena aku harus melakukannya ,bukan hanya dirimu tapi juga untukku " kata maya ," aku menyukai pelindunganmu membuatku merasa disayang ,dibutuhkan dan dimiliki " lanjut Maya " tapi dilain pihak aku juga ingin sejajar denganmu ,aku juga ingin bisa melindungimu walau hanya sekali ,aku ingin melakukannya ,aku mohon jangan marah karena aku mencintaimu dan berpisah denganmu seperti hidup di neraka " kata Maya sambil memeluk Masumi lagi ," aku tidak marah ,kumohon jangan berbuat sesuatu yang membuatku khawatir "
                " aku sudah menandatangani surat cerai itu " kata Masumi ketika mereka sampai di apertemen Maya ,Masumi memandang lekat Maya ,membuat maya salah tingkah dan merona " apa yang anda lakukan "kata Maya masih tersipu .Masumi tersenyum " memandang milikku " kata Masumi sambil merangkul Maya dan mulai menciumi wajah Maya ,Maya mengalungkan tangannya ke leher Masumi membuat ciuman itu menjalar kemana mana ,pipi ,dahi ,hidung dan bibir Maya menjadi sasaran ciuman Masumi ,tapi itu tak cukup Masumi mulai menciumi leher Maya ,tangannya mulai bergerak membuka Baju Maya satu per satu ,tapi tangan Maya juga tidak diam setelah berhasil membuka jas dan dasi Masumi ,Maya mulai membuka kancing Masumi ,tapi mungkin karena kurang pengalaman Maya kesulitan membukanya .Kedua melepas ciuman mereka dan nafas mereka tampak memburu,  ia mengangkat Maya dan membawanya kekamar. Memandang Maya yang hanya menggunakan pakaian dalam, membuat hasratnya bangkit dibukanya kemejanya dengan kasar hingga beberapa kancing kemejanya lepas ,tapi Masumi tidak peduli, ia berbaring di samping maya ,kembali mencium maya hingga ia merasa melayang, berenang di lautan asmara hingga tidak memeperdulikan hal lainnya .
                Maya terbangun ,badannya terasa pegal pegal ,Masumi seakan tidak pernah puas ,mereka bercinta semalaman entah berapa kali ,Maya merona .Dilihatnya Masumi tertidur pulas ,Maya tersenyum dan mengecup pipi Masumi ,tak ada reaksi ,Masumi benar benar tidur nyenyak .Dilihatnya jendela ufuk timur memerah tanda pagi menjelang menghiasi cakrawala .Maya memandang kagum sudah lama ia tidak memandang langit seindah ini . Ia bangkit tiba tiba terasa haus .Ia menoleh ke penjuru kamar ,dan tidak melihat bajunya .Wajah Maya memerah ketika menyadari bajunya berada diruang tamu ,kembali dikenakannya kemeja Masumi dan keluar kamar .
                Masumi terbangun ,ia kebingungan ketika tidak melihat Maya ,tiba tiba Masumi merasa takut disambarnya celana dan dikenakan keluar ,ia tersenyum ketika melihat Maya memandang langit " ia menoleh ke Masumi dan tersenyum " Masumi lihatlah pagi ini langit tampak indah " Masumi sesaat tak bergerak .Matanya melembut Maya tampak luar biasa cantik dengan sinar matahari yang menyinari wajah dan tubuhnya .Maya nampak seperti Bidadari pikir Masumi ,tersenyum Masumi bergumum pelan " Bidadari Merah milikku " sambil mendekati Maya dan memeluknya dari belakang .Beberapa saat mereka diam menikmati hangatnya sinar mentari pagi .
                Masumi mulai menciumi Maya, membuat Maya meronta ," Masumi tidakkah anda harus ke kantor" tanya Maya ,"Ahh ,mulai bersifat seperti istri" kata Masumi menggoda Maya hingga Maya bersemu merah. Kemudian tanpa disangka sangka Masumi menggendongnya seperti dulu ketika dipaksa balik ke rumah Masumi. Maya yang terkejut berteriak dan memukul punggung Masumi yang berada di depannya ' Masumi apa yang kamu lakukan " katanya jengkel dan memukul Masumi Lagi " turunkan ak..." kata katanya terputus ketika Masumi menghempaskan pelan ke tempat tidur dan secepat kilat menindih Maya " Masumi ...." kata Maya pelan ketika Masumi membiarkannya bernafas setelah mencium bibirnya lama " bukannya... anda harus ...ke ...kantor "kata Maya terbata bata karena Masumi  menggelitik telinga Maya dengan ciumannya " benar....." kata Masumi di telinga Masumi " karenanya ...aku ingin kemejaku kembali " kata Masumi dan menutup bibir Maya dengan ciuman panjang .
 
                                                          ( The End )