Can't you hold me one more time? Ch.3
(by. Dina KD)
one more time
oh ....give me one more time
Can you return to my side once again?
I will always love you
I’ll never regret
I will only love you
Are you fine,
at a place without me by your side?
Hoping you’ll come back,
the times I’ve waited for you
just to hold you one more .........
Semuanya
berkumpul di depan ruang tempat Bu Mayuko dirawat ,sambil memandang
surat kabar yang memberitakan bahwa besok hari pernikahan Masumi Hiyami
dan Shiori Takamiya. Mereka menghela nafas. Mereka tidak mungkin
membenci Masumi ,yang tiap hari menyempatkan diri menengok Bu Mayuko
walau hanya sebentar ,yang semakin hari semakin dingin dan semakin
kurus. Semua orang disana mengerti bahwa yang paling menderita adalah
Masumi. Kehilangan kekasih yang dicintainya dan menikah dengan seseorang
yang tidak ia cintai .
"kita harus melakukan sesuatu" kata Rei "kita harus membalas nenek sihir berjambul itu walau
cuman sedikit " lanjutnya yang memanggil Shiori dengan nenek sihir
berjambul ( >< dapet ide dari group nie ) . " membalasnya ? " kata
Hotta " tentu saja aku ingin ,tapi apa yang harus kita lakukan ,kita
tak punya uang dan kekuasaan " katanya sambil melamun "
harus sesuatu yang ia takuti " kata Hotta lanjutnya " dan tak perlu
banyak uang " .Tiba tiba Rei ,Sayaka dan Taiko tersenyum ,Sayaka
memandang Hotta dengan kagum ( memang pacarnya sie ) " benar Hotta ,kamu
jenius " lanjutnya . Hotta yang setengah melamun tadi terkejut dan
berkata " aku,memangnya aku bicara apa ? " katanya heran ,Taiko menjawab
" benar ,apa yang paling ditakuti si nenek sihir berjambul itu ,apakah
kamu bisa menebaknya ?" tanyanya kepada Hotta ,yang lain menjadi
tertarik dan ikut mendengarkan,Hotta hanya menggelengkan kepala " Masumi
yang mencintai Maya ,Masumi yang menjadi pelindung Maya atau Masumi
menjadi Mawar ungu " kata Rei
,lalu ia mengulurkan tangan dengan telapak menghadap keatas " kita
kumpulkan uang untuk membeli mawar ungu " kata Rei , " aku ikut
menyumbang " kata seseorang dari belakang Rei.
Ternyata
Mizuki yang datang dengan seorang lelaki yang memakai kacamata dan topi
." aku bantu kalian " katanya lagi " nenek sihir itu membikin hariku
tambah susah " kata Mizuki lagi sambil menghela nafas jengkel .Pria
disebelah Mizuki tersenyum ia membuka kacamata dan berkata " berikan
uangnya padaku " kata pria itu .Rei mengenalnya sebagai penghubung Maya
dengan Mawar ungu " akan kupastikan sampai ke tangan nona shiori "
lanjutnya yang ternyata Hijiri .
Hari pernikahan Shiori dan Masumi
Hotel tempat Masumi dan Shiori menikah tampak dihias dengan indah , bahkan Shiori berada di salah
satu kamar untuk merias diri.Shiori memandang wajahnya di Cermin ,ia
nampak cantik dengan gaun pernikahannya yang bak putri raja ,bewarna
putih dengan ekor yang panjang .diatas kepalanya ia menggunakan tiara
berlian ketika semua persiapan telah usai Semua meninggalkannya, seorang
diri di kamar sebelum
berangkat ke gereja. Tiba tiba ia merasakan nyeri di jantungnya ." AHH"
keluhnya.Semenjak pulang dari airport mengantar Maya ,Ia sering
merasakan sakit di dadanya ,rasa nyeri yang amat sangat ,kemudian tanpa
sengaja ia menatap cermin tapi
bukan bayangannya yang terlihat tapi Maya " Anda tahu ,aku seseorang
yang percaya karma ,seseorang pasti mendapat balasan dari perbuatannya "
kata gadis yang berada dalam cermin . Shiori menggelengkan badan "
bukan .....bukan aku "katanya setengah membungkuk ketika rasa sakit itu
datang lagi, kemudian seakan ia melihat bayangan Maya sekali lagi "yakinkah
anda bisa membuat Masumi melupakan aku ?" Shiori mundur sambil
menggelengkan kepalanya "Masumi tak kan pernah mencintai anda karena dia
mencintaiku " bayangan Maya seakan akan muncul dari segala penjuru
kamar dan mengejarnya " karena aku yakin jawabannya adalah tidak ".Ia
menggelengkan kepala dan melarikan diri dari bayangan Maya yang seakan
terus mengejarnya , Shiori ketakutan dan bersembunyi di balik sofa
"
tok tok " terdengar suara orang mengetuk pintu " kiriman untuk Nona
Shiori " kata pengentuk pintu .Shiori melihat sekeliling kamar ,ia tidak
melihat bayangan Maya ,kemudian menuju
pintu,tapi orang yang mengetuk sudah tidak ada ,di bawah hanya ada
kotak panjang yang biasanya digunakan membungkus bunga .Mengira bahwa
hal itu hadiah dari Masumi ,Shiori mengangkatnya dan membawa masuk ke
kamar ,di kartu ucapan hanya tertulis " Selamat atas pernikahan anda "
tanpa ada tanda tangan atau nama pengirim .Shiori Membukanya terkejut ia menjerit dan melemparkan kotak yang ternyata berisi mawar ungu .
Setahun kemudian di Hollywood .LA
( untuk kenyamanan Pembaca ,saya tetap menggunakan bahasa indonesia )
Maya
mengambil minum yang disediakan di lokasi syuting ,ia menggerakkan
badannya yang pegal karena kelelahan kemudian duduk dan menegak hampir
separuh botol ketika Alice sang
produser menyapanya dengan menepuk punggungnya " good job Maya " lalu
duduk disebelah Maya dan mengerutkan dahinya "tidakkah menurutmu kamu
butuh istirahat " ,Maya tersenyum " tidak ,aku belum lelah " katanya
lagi dan mulai beranjak pergi ketika salah satu kru memanggilnya untuk
memulai syuting lagi
Alice
menarik tangan Maya " Maya ,bila kamu mengalami kesulitan jangan ragu
untuk minta bantuan padaku ya ? " ,Maya kembali tersenyum " iya .....iya
" kata Maya tersenyum
*********************
Masumi
termenung melihat Malam di kantornya hanya nampak cahaya dari gedung
gedung ,Masumi menghela nafas ia merindukan bintang bintang ,terutama
bintang hatinya yang berada jauh diseberang benua , mengelus arloji
pemberian Maya yang diberikan setahun yang lalu . Setiap kali Masumi
merindukan Maya ia pasti mengelusarlogi pemberian Maya tersebut .Masumi
tersenyum mengenang kejadian malam itu
Setahun yang lalu malam ketika Masumi mengantar maya pulang
"
Akhirnya anda mengakuinya ,sering aku bertanya dalam hati kapan anda
akan mengatakannya ? " kata Maya ,Masumi memegang tangan Maya yang
berada di pipinya dan bertanya " kamu sudah tahu? " Maya hanya
mengangguk," sebentar ada yang ingin aku lakukan saat anda mengakuinya "
Masumi melihat maya dengan pandangan
bertanya ,Maya memeluk leher masumi "terima kasih ,anda menjadi mawar
ungu ,terima kasih karena anda menjadi pelindungku ,terima kasih karena
menjadi penggemarku " Maya
memeluk Masumi semakin erat " dan terutama terima kasih karena anda
mencintaiku " Masumi menjauhkan maya tapi masih memeluknya salah satu
tangannya menghapus air mata Maya ,mereka hanya berinteraksi dengan
pandangan mata mereka ,Masumi mendekatkan wajahnya dan mencium maya
lembut yang dibalas maya dengan memeluk Masumi lebih erat dan Masumi
menciumnya semakin dalam dan bernafsu ,Hasrat Masumi seakan tidak
terbendung tangan Masumi nampak menyelusuri tubuh Maya ,dan Maya
mengerang ternyata hasratnya juga bangkit membuat tanpa sadar ia membuka
jas Masumi dan menjatuhkannya ke lantai ,ia berkutat membuka dasi
Masumi ,ketika ia berhasil Maya mulai membuka kancing kemeja Masumi satu
persatu sedangkan Masumi tetap mencium Maya dan tangannya mulai membuka
resleting gaun Maya .Tiba Tiba Masumi berhenti dan memandang Maya
dengan hangat dan penuh hasrat " kamu ingin aku berhenti? " Kata Masumi
sambil menahan hasratnya akan Maya yang seakan akan naik
ke atas ubun ubunnya dan mengaburkan akal sehat Masumi,Maya malah
mengalungkan kedua tangan ke leher Masumi merapatkan tubuhnya ke badan
masumi yang telah terbuka " Tidak " kata Maya singkat .Masumi
mengerang dan mencium Maya lagi sambil membuka baju maya ,digendongnya
maya yang hanya menggunakan pakaian dalam ke tempat tidur ,ia membuka
bajunya dan menindih maya ,kembali Masumi menyelusuri tubuh maya diikuti
ciuman bibir masumi . sedangkan Maya membelai rambut dan leher Masumi
.Masumi menanggalkan pakaian dalam Maya,kemudian sekali lagi Masumi
menindih Maya keduanya bersatu dengan kegelapan kamar Maya yang
terdengar hanya suara desahan .Di langit malam nampak sebuah bintang
jatuh .
Mereka
tertidur nyenyak ,Maya tertidur dengan kepala di dada Masumi dengan
tangan memeluk Masumi ,sedangkan Masumi memeluk maya dengan satu tangan .
Entah berapa lama mereka tertidur ,Maya tersenyum dan merona ketika
terbangun mengingat apa yang
baru saja terjadi ,ia menatap Masumi yang masih tertidur .Maya tidak
berani bergerak bahkan ia bernafas dengan hati hati takut membangunkan
Masumi,tapi kemudian Masumi bergerak dan mempererat pelukannya dan
mengecup dahi Maya lembut "
kamu sudah bangun ?" kata Masumi ,ia mengubah kepala Maya dan kemudian
menciumnya dengan lembut pada awalnya tapi kemudian berubah menjadi
tuntutan ,kemudian Masumi mulai mengubah posisinya dan menindih Maya
lagi tanpa menghentikan ciumannya ,Maya seakan melayang dan panas yang
bisa ia lakukan hanya mengerang dan menyelusuri punggung Masumi dengan
tangan kali ini Masumi yang mengerang merasakan tangan Maya ,kali ini
ciumannya turun ke leher Maya sedangkan tangannya mulai membelai
payudara Maya ." Ma...Masumi "kata Maya mendesah ,Masumi mengangkat
wajahnya dan tersenyum ,Maya memandang dengan pandangan bertanya dengan
rona merah di wajahnya "
kemajuan ,kamu memanggilku dengan hanya dengan namaku " ,Maya tersipu
wajah semakin merah dan mulai menggeliat membebaskan dirinya ,masumi
mengerang dan berbisik "Mungil " kemudian mulai menciumi maya lagi "
tidak belajar dari kesalahan ya " bisik Masumi ,sedangkan Maya semakin
memerah pipinya ketika merasakan sesuatu di perutnya " tunggu ...." kata
Maya ketika Masumi mulai menciumnya " aku punya sesuatu buat anda "
Masumi memandang Maya ," sebentar,sebenarnya aku ingin memberikannya
tadi ,tapi kemudian kita .... " kata maya sambil melepaskan diri ,kali
ini Masumi membiarkannya dan meneruskan kalimat Maya "
sibuk ',wajah Maya makin memerah " tutup dulu Mata anda " kata Maya
ketika ia bingung karena di balik selimut ia tidak menggunakan apa apa
,tak mungkin ia keluar dari tempat tidur dengan telanjang,Kali ini
Masumi tersenyum lebar mengerti benar apa yang di benak Maya "Kenapa aku
harus menutup mata " lalu dengan senyum dan mata jahil " aku sudah
melihat semuanya ,untuk apa tutup mata " sambil tertawa kecil melihat
Maya yang salah tingkah ,"Ayolah ,tutup Mata anda sebentar" kata Maya
memohon .Akhirnya Masumi menutup matanya ,sesaat maya tidak bergerak ,
terpaku melihat wajah Masumi dan mengamati wajahnya ,bulu matanya yang
lentik ,hidungnya ,bibirnya ....bibirnya ,maya menahan keinginanya untuk
mencium yang tiba tiba saja muncul " aku buka mataku ya " kata Masumi
menyadari bahwa Maya tidak bergerak ," sebentar ....jangan dulu " kata
Maya langsung terduduk ,mencari sesuatu menutupi tubuhnya ,ia meraih
sesuatu yang terjatuh di dekatnya ternyata kemeja Masumi ," sudah ya aku
buka mataku "kata masumi " jangan dulu ..."kata Maya sambil mengenakan
kemeja itu dan meraih laci yang berada disamping tempat tidurnya ,ia
mengambil sebuah kotak " sudah ,anda boleh membuka mata anda " jawab
Maya sambil kembali ketempat tidur duduk di sebelah Masumi .
Masumi
tersenyum melihat Maya yang menggenakan kemeja yang tentu saja
kebesaran buatnya tapi terlihat menggemaskan di mata Masumi ." bukalah "
kata Maya pelan ,Masumi membukanya ,dalam ada sepasang arloji yang
nampak elegan ,Masumi mengambil yang berukuran besar dan melihatnya
lebih dekat .Arloji tersebut polos tanpa ada angka angka hanya ada
permata yang menunjuk angka 12 ,3 ,6 dan 9 dan masumi arloji ini bukan
barang murah ,apalagi ia pernah melihat iklannya bahwa jam ini
diproduksi untuk memperingati ulangtahun perusahaan yang membuatnya ,dan hanya dibuat tak lebih dari lima unit .
Masumi
melihat maya " berkat anda ,aku memiliki uang cukup untuk membeli ini
,anda yang memaksa membayar biaya operasi Bu Mayuko " Maya mengambil
arloji tersebut dan membantu Masumi Memakainya ,Masumi mengambil arloji
satunya dan memakaikannya ke Maya.Masumi mengamati arlogi tersebut ,Maya
tersenyum " anda suka? ". Masumi mengangguk kepala tanpa mengangkat
matanya dari tangannya yang berhias arloji tersebut .
Masumi
menatap Maya " seharusnya kamu tidak perlu memberiku hadiah semahal ini
,uangnya ..." kata Masumi terputus ketika Maya menutup bibirnya dengan
tangan " sekali ini saja , bisakah anda menerima tanpa protes " kata
Maya ,Masumi menganggukkan kepala karena tangan Maya masih menutup
bibirnya ,Masumi tiba tiba menarik Maya hingga terjatuh di dada Masumi
dan kembali mencium maya hingga kehabisan nafas dan mengubah posisi
sehingga sekali lagi Maya tertindih " ap...apa yang anda lakukan ?"
tanya Maya ketika Masumi membiarkannya bernafas ,Masumi tersenyum dan
menjawab " aku hanya ingin kemejaku kembali " selesai menjawab ,Masumi
kembali mencium Maya sambil membuka kancing kemeja.
******************************
itu
kejadian setahun yang lalu ,Tapi bagi masumi kenangan itu seakan akan
terjadi kemarin atau berabad abad yang lalu ,tak seharipun atau
sedetikpun ia bisa melupakan Maya .ia mengelus arloji itu " ,Maya aku
merindukanmu " kata masumi lirih .
Shiori
duduk di ruang tamu di tempat tinggalnya bersama Masumi ,ia menghela
nafas .Hari sudah malam dan seperti biasa Masumi belum pulang ,bahkan
ada kalanya ia tidak pulang .Di ruang makan nampak beberapa macam
masakan yang tampak lezat tapi semuanya sudah dingin . Hari ini ulang
tahun pernikahan mereka yang pertama .Shiori ingin merayakannya berdua
,ia hanya berharap dengan perayaan ini hubungannya dengan suaminya itu
akan membaik .
Ingatannya kembali pada hari pernikahannya setahun yang lalu
Setelah
selesai mengucapkan sumpah .Shiori yang labil tiba tiba pingsan .Yang
membuat semua orang panik .Shiori dilarikan ke Rumah sakit .Dokter yang
memeriksa menyatakan bahwa Shiori terkena serangan jantung .Hal ini
membuat keluarga Takamiya terkejut .Shiori memang lemah semenjak kecil
tapi karena anemia bukan jantung .Dokter mengingatkan sebaiknya bulan
madu ditunda sehingga kesehatan Shiori pulih .Tapi perintah dokter itu
membuat Masumi tidak menyentuhnya sampai sekarang . Shiori teringat
ketika ia sadar hal pertama yang ia tanyakan " mana ......suamiku " kata
shiori " mana ...Masumi " ketika ia tidak melihat suaminya yang baru
saja ia nikahi .Semua terdiam Masumi memang datang tapi hanya sebentar
ketika mengetahui bahwa Shiori kena serangan jantung ,ia hanya tersenyum
sinis dan pergi meninggalkan rumah sakit entah kemana .
Shiori
menghela nafas walau kesehatannya memburuk Masumi hanya menjenguk
sebentar menanyakan keadaannya kemudian pergi seakan akan istrinya
adalah orang asing " sebegitukah kamu mencintai Maya hingga tertanam
begitu dalam hatimu " setetes air mata Shiori "hingga tiada kesempatan
untuk masuk dalam hatimu " .
Ia
mendekati meja makan yang penuh dengan makanan diujung meja tampak air
yang menggenang karena es tempat menyimpan anggur mencair ,ia tersenyum
sendu ,dan mengambil botol anggur dan gelas dan berlalu dari ruangan
tersebut .
"
Maya " kata Alice ,Shoting telah berakhir dan Alice sedang mengantarnya
pulang ke apertement . Ia melihat Maya yang hampir tertidur ,tak terasa
Alice menghela nafas .Semenjak pertama kali bertemu maya gadis ini
membangkitkan naluri keibuannya ,Maya nampak polos tapi bukan berarti
lemah ,gadis ini begitu ulet ,pantang menyerah dan sopan .Sikap yang
jarang dimiliki gadis jaman sekarang .
Ia
merasa Maya menyembunyikan sesuatu ,ia bekerja keras seperti budak
belian ,ia mengerutkan dahi berpikir karena dari hasil laporan gadis ini
tiidak memiliki hutang .Satu satunya noda dai karier Maya pada waktu
dikucilkan dari dunia drama gara gara mabuk dengan para pengendara motor
. Ini juga membikin penasaran setelah mengenal Maya ia merasakan tak
mungkin gadis ini punya kelakuan seperti itu .Ia tenggelam dalam
pikirannya hingga sampai di gedung apertement Maya ." maya " katanya
sambil menggoyangkan badan maya .
Maya
mengambilkan minuman untuk Alice . Maya memang merasa dekat dengan
wanita yang berusia hampir separuh abad tersebut ." Maya ,katakan terus
terang sebenarnya ada apa ? " Maya kelihatan bingung balik bertanya "
memangya saya kenapa ?" dengan muka bingung maya bertanya ." maya sudah
hampir 6 bulan aku bertanya ,jangan katakan tidak ada apa apa ? Kenapa
kamu bekerkja keras seperti ini ?" Maya tersenyum " Tidak ada apa apa
kok ?" .Tiba tiba Alice memukul kepala Maya dengan majalah " Kamu
bekerja hingga uangmu tidak cukup kamu simpan di lemari" komentarnya
,Maya hanya mengelus kepala yang tadi dipukul " sayangnya aku butuh uang
sekamar " kata Maya setengah melamun "aih,gadis ini benar benar deh
......."katanya gemas" katakan padaku atau kau takkan mendapatkan
pekerjaan "
"
Anda pasti bercanda kan ? " kata Maya terkejut ,Alice melihat Maya "
aku serius " kata Alice ,Maya cemberut ia cukup mengenal bahwa ia akan
melakukan apa yang ia katakan . Sekali lagi maya menghembuskan nafas dan
mulai menceritakan apa yang telah terjadi .
" Lalu apa keinginan kamu Maya ",kata Alice sambil meminum " menghancurkan Takamiya "kata Alice ," tidak ,aku hanya ingin Masumi
bebas "kata Maya sambil menggelengkan kepala "Bagaimana bila Masumi
ternyata mencintai istrinya " kata Alice kemudian " maka aku tak kan
mengganggunya seumur hidupku " melihat wajah Maya " hmm ...kelihatannya
kamu percaya dengan lelaki itu " kata Alice.
Maya
tertawa " tidak ,aku tidak memiliki percaya diri bila menghadapi Masumi
Hiyami "kata Maya setengah melamun sambil mengelus arloji yang
melingkar di pergelangan tangannya ."Luangkan waktumu besok ,Maya " kata
Alice " akan kuperkenalkan kamu dengan seseorang " lanjutnya ." dengan siapa? " kata Maya " seseorang yang bisa membuat impian kamu terwujud" .
Maya
memandang dengan ingin tahu, disini ia tidak melihat satupun rumah
,hanya pepohonan rindang disebelah kanan sedangkan di sebelah kiri ada
sebuah danau ,pemandangan yang benar benar asri .Maya menoleh ke Alice
dan bertanya " Alice ,kita tidak tersesat kan ?" Alice tersenyum Tidak
sebentar lagi kita sampai,sebenarnya kita sudah sampai " Maya melongo "
tapi tak ada 1 pun rumah " katanya lagi .alice tersenyum " kita masih
melihat halamannya " Maya menatap Alice " jadi batas nya mulai mana ?"
kata Maya ."Dari jalan besar tadi " kata alice ,Maya menghadap belakang "
tapi ....tapi ....itu .......jauh ....luas ...?,Alice tersenyum
"duduklah dengan baik "
**************************
"jadi kamu yang namanya Maya Kitajima " tanya william .ia kelihatan terkejut
.Ia mengetahui gadis ini secara tidak sengaja ,Ketika itu ia berada di
Jepang untuk urusan bisnis . Temannya yang mengetahui kegemarannya akan
drama memberikan sebuah tiket pertunjukan . Yang awalnya ia tolak . Ia
merasa tak kan ada drama yang lebih baik daripada drama yang dipentaskan
di negaranya yaitu Amerika, Temannya menertawakannya bahkan
menantangnya bertaruh .Malam itu ia kalah bertaruh tapi William tak
pernah menyesal karena ia terpesona dengan Bidadari Merah yang diperankan oleh Maya.gadis itu seakan menjadi Bidadari yang mempesona.Semenjak itu ia mengikuti perkembangan karir Maya ,ketika temannya di jepang mengatahui bahwa ia menjadi fans
maya .Ia memberikan beberapa video rekaman drama yang dimainkan Maya
dan William semakin kagum .Tapi dilihat seperti ini ,dia seperti gadis
kebanyakan .
Jika
kamu setuju dengan persyaratan aku .Aku akan membantumu agar keluarga
Takamiya melepaskan Masumi "Maya memandang William " dan apa
persyaratannya ?" kata Maya memandang William dengan sedikit curiga "
William tersenyum " jangan khawatir aku seorang pengusaha dengan nilai
nilaiku sendiri ,aku punya batasan apa yang boleh atau tidak boleh aku
lakukan " katanya lembut " aku ingin kamu menjadi model iklan produk
produk perusahaanku dan kamu bermain di drama yang aku buat " Maya
memandang tidak percaya " hanya itu ?" .William tertawa " iya hanya itu
,tapi aku ingin kamu melakukan dengan segenap kemampuanmu " ,kali ini
Maya tersenyum " tentu saja ,aku tidak pernah main main dengan
pekerjaanku "
*****************************
"Anda
bercanda kan?" kata Maya melihat tumpukan buku dan dokument yang
bertumpuk di mejanya " tidak " kata Alice " bintang iklan berarti
membawa nama perusahaan Maya jadi pelajari ya ?"kata Alice tanpa belas
kasihan " apakah tidak ada yang memberitahu anda tentang aku di sekolah"
kata
Maya sambil membolak balikan beberapa dokument dengan wajah kecut "
sebenarnya sudah " kata Alice " tapi kamu sudah tanda tangan kontrak
lagipula ini salah satu syarat agar William mau membantumu " kata Alice "
jadi berjuanglah " kata Alice beranjak pergi. Ketika ia berbalik ia
masih melihat Maya terpaku melihat mejanya. Alice mendesah " Maya ,apa
yang paling kamu kuasai ?" Maya mengkerutkan hidung " akting " .Alice
menganggukan kepala dan berkata " saat kamu mendapat peran apa yang kamu
lakukan selain menghafal naskah " ,Maya memandang Alice dengan tertarik
" mengetahui segala sesuatu tentang peran itu seperti latar belakang "
,Alice tersenyum mendekati maya "benar temukan 'Maya si bintang iklan '
dan ini adalah latar belakang yang diperlukan untuk menemukannya. " Maya
termenung memikirkannya dan Alice meninggalkannya sendiri .Maya
memandang tumpukan buku dan dokument sekali hmmm......demi Masumi pikir
Maya membulatkan tekad ." Aku takkan Menyerah " kata Maya sekali lagi .
Masumi aku akan memelukmu lagi kata Maya dalam hati " sekali lagi aku
akan memelukmu dan kali ini aku tak kan melepaskannya lagi"kata Maya
pelan.
*******************************
( Bersambung )

Tidak ada komentar:
Posting Komentar